Kava

Piper methysticum
Nama
Kava
Nama Latin/Ilmiah
Piper methysticum
Bagian Digunakan
Akar dan Rimpang
Rasa
Pahit, pedas
Nama Lain
yaqona (Fiji), 'awa (Hawaii, AS), sakau (Pohnpei, Mikronesia), ava (Samoa), kava (Tonga)
Asal
Kepulauan Pasifik Selatan, terutama Vanuatu
Kandungan Utama
Kavalakton (kavain, dihidrokavain, metistisin, dihidrometistisin, yangonin, desmetoksyangonin)

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Kava

Kava, yang memiliki nama ilmiah Piper methysticum, adalah tanaman perdu asli kepulauan Pasifik Selatan, termasuk Vanuatu, Fiji, dan Samoa. Tanaman ini termasuk dalam famili Piperaceae dan dikenal karena akar serta rimpangnya yang digunakan sebagai bahan minuman seremonial dan obat tradisional. Nama spesiesnya, methysticum, berasal dari bahasa Yunani yang berarti "memabukkan," merujuk pada efek menenangkan yang dihasilkan oleh senyawa aktifnya. Secara morfologis, kava memiliki batang tegak dengan ruas yang menebal, daun berbentuk hati, dan sistem perakaran yang kuat. Karena sifatnya yang steril dan diperbanyak secara vegetatif, kava tidak menghasilkan buah yang subur, sehingga budidayanya bergantung pada stek batang.

Baca Lebih Lanjut
Update: 04 Agu 2026 - 13:40:12
 

II. Manfaat Kava

8 Manfaat Kava untuk kesehatan.

  1. Gangguan Kecemasan Umum (Generalized Anxiety Disorder)

    Kavalakton memodulasi kanal klorida yang diperantarai reseptor GABA_A secara alosterik, sehingga meningkatkan inhibisi neuronal dan menurunkan hipereksitabilitas sistem limbik, amigdala, dan korteks prefrontalis. Kavain dan dihydrokavain juga menghambat kanal natrium dan kalsium bergantung-voltase, yang menstabilkan eksitabilitas saraf.

    Senyawa Aktif: Kavain, Dihydrokavain, Methysticin, Yangonin
    Tampilkan
  2. Depresi Cemas / Gangguan Spektrum Kecemasan-Depresi

    Efek menstabilkan suasana hati diperkirakan melalui inhibisi monoamine oxidase-B, regulasi sumbu HPA, dan modulasi transmisi GABAergik/glutamatergik. Kavalakton juga menghambat pengambilan kembali monoamin tertentu sehingga meningkatkan ketersediaan serotonin dan noradrenalin di celah sinaptik.

    Senyawa Aktif: Methysticin, Yangonin, Desmethoxyyangonin
    Tampilkan
  3. Insomnia dan Gangguan Kualitas Tidur

    Aktivitas sedatif-hipnotik muncul dari potensiasi reseptor GABA_A di area batang otak dan korteks, yang meningkatkan onset tidur dan memperpanjang tidur gelombang lambat. Efek penurunan gairah simpatis juga berkontribusi menurunkan kesulitan mempertahankan tidur.

    Senyawa Aktif: Kavain, Dihydrokavain, Dihydromethysticin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


III. Kandungan Kava

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kava.

  1. Kavain

    Golongan: Kavalakton (stirilpiron)
    Bagian Tanaman: Rimpang dan akar lateral (bukan daun/batang)
    Aktivitas Farmakologis:
    Ansiolitik Dan Sedatif; Diduga Memodulasi Kanal Ion Natrium/kalsium Dan Sistem GABAergik. Uji Klinis Manusia Untuk Gangguan Kecemasan Menunjukkan Manfaat Pada Beberapa RCT, Tetapi Heterogen (sumber: Cochrane/Pittler & Ernst, 2003; Sarris Et Al., 2013, PubMed). Untuk Antikonvulsan/relaksasi Otot, Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
  2. Dihidrokavain

    Golongan: Kavalakton (stirilpiron)
    Bagian Tanaman: Rimpang dan akar lateral
    Aktivitas Farmakologis:
    Sedatif, Ansiolitik, Dan Analgesik Pada Model Hewan; Mekanisme Diduga Terkait Kanal Ion Dan GABA. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
  3. Metistisin

    Golongan: Kavalakton (stirilpiron)
    Bagian Tanaman: Rimpang dan akar lateral
    Aktivitas Farmakologis:
    Antikonvulsan, Neuroprotektif, Dan Antiinflamasi Pada Studi In Vitro/hewan. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

Yohimbe

Pausinystalia johimbe

Kratom

Mitragyna speciosa

Cari: