Advertisement
Lactuca virosa, atau yang lebih dikenal sebagai wild lettuce, adalah tumbuhan liar dari keluarga Asteraceae yang berasal dari Eropa, Asia Barat, dan Afrika Utara. Tumbuhan ini telah dikenal sejak zaman kuno sebagai tanaman obat dengan getah putih pahit yang mengandung senyawa aktif seperti lactucin dan lactucopicrin. Getah ini sering disebut sebagai “opium selada” karena efek sedatifnya yang menenangkan, meskipun tidak mengandung opiat sama sekali secara kimiawi.
Tanaman ini suka tumbuh di tempat terbuka yang agak berpasir atau berbatu, seperti pinggir jalan, padang rumput, atau area yang terganggu. Biasanya ditemukan di wilayah Eropa, Afrika Utara, dan kini sudah menyebar ke berbagai belahan dunia. Karakteristik/ciri-ciri Wild Lettuce (Lactuca virosa):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tinggi Tanaman | Bisa tumbuh tinggi banget, rata-rata sekitar 60 cm sampai 2 meter. |
| Batang | Batangnya tegak, biasanya berwarna hijau pucat dengan sedikit semburat ungu, dan permukaannya bisa agak halus atau punya sedikit bulu kasar (duri kecil). Kalau dipotong, bakal keluar getah putih mirip susu. |
| Daun | Daunnya lebar di bagian bawah dan makin mengecil ke atas. Tepi daunnya bergerigi tajam dan di bagian bawah tulang daun utama biasanya ada duri-duri kecil yang bikin terasa kasar kalau disentuh. |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil berwarna kuning cerah, mirip bunga dandelion tapi ukurannya lebih mungil dan terkumpul dalam satu kelompok (malai). |
| Akar | Punya akar tunggang yang cukup kuat untuk menopang tubuhnya yang tinggi. |
| Buah Dan Biji | Buahnya berbentuk biji kecil yang punya 'payung' halus (pappus) supaya gampang terbang terbawa angin. |
5 Manfaat Wild Lettuce untuk kesehatan.
Lactucin dan lactucopicrin diduga mempotensiasi transmisi GABAergik di susunan saraf pusat. Pada model eksperimental, senyawa ini memperpanjang durasi tidur yang diinduksi barbiturat dan menurunkan aktivitas lokomotor, menunjukkan peningkatan inhibisi neuron melalui fasilitasi reseptor GABA-A.
Efek antinosiseptif diduga melibatkan hambatan nyeri sentral dan perifer. Sebagai seskuiterpen lakton, lactucopicrin dan lactucin dapat mengalkilasi gugus tiol enzim pro-inflamasi serta menghambat jalur NF-κB/COX-2, sehingga menurunkan produksi mediator nyeri seperti prostaglandin dan sitokin.
Seskuiterpen lakton seperti lactucin dan lactucopicrin memiliki gugus α-metilen-γ-butirolakton elektrofilik yang dapat menghambat aktivasi NF-κB melalui alkilasi IKK-β atau p65. Hal ini menurunkan transkripsi gen proinflamasi seperti COX-2, iNOS, TNF-α, IL-1β, dan IL-6.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Wild Lettuce.
Interaksi & Kontraindikasi Wild Lettuce dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Wild Lettuce (Lactuca virosa) mengandung senyawa aktif utama seperti laktukarium, yang sering dijuluki sebagai 'opium selada' karena efek sedatif dan analgesiknya yang mirip dengan opiat ringan. Penggunaan tanaman ini, baik dalam bentuk ekstrak, getah, maupun teh, dapat menimbulkan berbagai efek samping mulai dari tingkat ringan hingga berat, terutama jika dikonsumsi dalam dosis berlebihan. Beberapa efek samping yang umum dilaporkan meliputi pusing, mual, muntah, sakit kepala, dan penglihatan kabur. Pada individu yang sensitif, konsumsi tanaman ini juga dapat memicu reaksi alergi seperti dermatitis kontak atau gatal-gatal pada kulit akibat getah lateksnya.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Wild Lettuce.