Kunyit untuk Skizofrenia

Kunyit (Curcuma longa) untuk Skizofrenia, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Kurkumin sebagai terapi tambahan pada pasien skizofrenia kronis: uji coba acak tersamar ganda terkontrol plasebo

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT (Uji Coba Acak Terkontrol)
    Sampel:
    40 pasien skizofrenia kronis (18-65 tahun) yang dirawat di rumah sakit jiwa
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin (setara 50 mg kurkuminoid) per hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Kurkumin 500 mg/hari selama 8 minggu secara signifikan memperbaiki gejala negatif dan mengurangi kadar malondialdehid (MDA) dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  2. Efek kurkumin pada fungsi kognitif dan penanda inflamasi pada pasien skizofrenia: uji coba acak tersamar ganda terkontrol plasebo

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT (Uji Coba Acak Terkontrol)
    Sampel:
    60 pasien skizofrenia dengan gangguan kognitif ringan hingga sedang (usia 20-60 tahun)
    Dosis/Durasi:
    1000 mg kurkumin (dengan piperin 5 mg untuk meningkatkan absorpsi) per hari selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kurkumin 1000 mg/hari selama 12 minggu meningkatkan skor memori kerja dan fungsi eksekutif, serta menurunkan kadar interleukin-6 (IL-6) dan tumor necrosis factor-alpha (TNF-α) secara signifikan.
  3. Kurkumin sebagai pengobatan tambahan untuk skizofrenia: ulasan sistematis dan meta-analisis uji coba acak terkontrol

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis / Systematic Review
    Sampel:
    6 uji coba acak terkontrol dengan total 372 pasien skizofrenia
    Dosis/Durasi:
    Rentang dosis 500–1000 mg/hari, durasi 6–16 minggu (berdasarkan studi yang diikutsertakan)
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa kurkumin secara signifikan mengurangi skor total gejala positif dan negatif (PANSS) serta gejala negatif saja. Efek samping tidak berbeda secara signifikan dengan plasebo.
  4. Pengaruh kurkumin terhadap stres oksidatif dan gejala klinis pada pasien skizofrenia: uji coba acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT (Uji Coba Acak Terkontrol)
    Sampel:
    48 pasien skizofrenia rawat inap (usia 18–55 tahun) dengan durasi penyakit >2 tahun
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin per hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Kurkumin 500 mg/hari selama 8 minggu secara signifikan menurunkan kadar MDA dan meningkatkan aktivitas superoksida dismutase (SOD), serta memperbaiki skor gejala negatif pada skala PANSS.
  5. Kurkumin sebagai terapi tambahan untuk gejala negatif skizofrenia: uji coba acak tersamar ganda terkontrol plasebo

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT (Uji Coba Acak Terkontrol)
    Sampel:
    30 pasien skizofrenia dengan dominasi gejala negatif (usia 20–50 tahun)
    Dosis/Durasi:
    800 mg kurkumin per hari selama 12 minggu
    Temuan:
    Kurkumin 800 mg/hari selama 12 minggu secara signifikan memperbaiki skor SANS (Scale for the Assessment of Negative Symptoms) dan meningkatkan kadar brain-derived neurotrophic factor (BDNF) serum.


Cari: