Advertisement
Indigofera tinctoria, atau yang dikenal sebagai True Indigo, adalah perdu tahunan dari keluarga Fabaceae yang berasal dari wilayah tropis Asia dan Afrika. Tumbuhan ini telah menjadi sumber pewarna biru alami paling berharga dalam sejarah peradaban manusia. Secara botanis, tanaman ini memiliki daun majemuk menyirip dengan anak daun kecil berbentuk elips, bunga berwarna merah muda hingga ungu yang tersusun dalam tandan, serta polong berisi biji. Yang menjadikannya istimewa adalah kemampuan daunnya menghasilkan glikosida indikan, yang melalui proses fermentasi dan oksidasi akan berubah menjadi pigmen indigotin yang tidak larut dalam air — zat warna biru legendaris yang dikenal sebagai nila.
Tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis dengan sinar matahari yang cukup. Biasanya ditemukan di lahan terbuka, padang rumput, atau area semak belukar. Tanaman ini cukup tangguh dan bisa beradaptasi di berbagai jenis tanah, asalkan drainasenya baik. Karakteristik/ciri-ciri True Indigo (Indigofera tinctoria):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Tanaman | Semak berkayu yang tingginya bisa mencapai 1 sampai 2 meter. |
| Batang | Batangnya tegak, bercabang, dan punya tekstur agak kasar dengan warna hijau keabu-abuan saat masih muda. |
| Daun | Daunnya bertipe majemuk menyirip gasal. Bentuk anak daunnya bulat telur atau lonjong dengan ujung yang tumpul atau sedikit runcing. |
| Bunga | Bunga berbentuk tandan yang muncul dari ketiak daun, warnanya biasanya merah muda hingga ungu pucat. |
| Buah | Buahnya berbentuk polong (seperti kacang-kacangan) yang ramping, lurus, atau sedikit melengkung, dan berisi beberapa biji di dalamnya. |
| Akar | Memiliki sistem perakaran tunggang yang cukup dalam, khas tanaman legum yang bisa mengikat nitrogen di dalam tanah. |
8 Manfaat True Indigo untuk kesehatan.
Indirubin dan indigo dalam indigo naturalis (dari Indigofera tinctoria) merupakan agonis reseptor aril hidrokarbon (AhR). Aktivasi AhR mendorong diferensiasi sel T regulator, menekan respons Th17/Th1, mengurangi IL-6/IL-1β/TNF-α, dan memperbaiki sawar epitel usus; tryptanthrin menekan COX-2 dan PGE2.
Indirubin menghambat kinase dependen-siklin CDK1/2/4 dan GSK-3β, menyebabkan hentian siklus sel keratinosit; penekanan NF-κB/STAT3 dan sitokin IL-17/IL-23/TNF-α mengurangi proliferasi dan inflamasi kulit.
Indirubin menghambat CDK1/CDK2/CDK4 dan GSK-3β, menghentikan siklus sel pada fase G1/G2, serta menginduksi apoptosis dan diferensiasi pada sel leukemia. Indigo dan indikan mungkin ikut memberi efek melalui metabolit indirubin.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) True Indigo.
Interaksi & Kontraindikasi True Indigo dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
True Indigo (Indigofera tinctoria) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pewarnaan alami dan pengobatan tradisional. Namun, penggunaan ekstrak atau bagian dari tanaman ini dapat menimbulkan beberapa efek samping, terutama jika dikonsumsi secara oral atau diaplikasikan langsung pada kulit yang sensitif. Efek samping gastrointestinal yang umum dilaporkan meliputi mual, muntah, kram perut, dan diare ringan akibat iritasi pada mukosa lambung oleh senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang True Indigo.