True Indigo

Indigofera tinctoria
Nama
True Indigo
Nama Latin/Ilmiah
Indigofera tinctoria
Famili
Bagian Digunakan
Daun, Akar
Rasa
Pahit
Nama Lain
Nila (Indonesia), neel (India), tayum (Filipina), añil (Spanyol), indigo (Inggris)
Asal
India, Asia Tenggara
Kandungan Utama
Indikan (indican), indigo, indirubin, flavonoid, dan tanin.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang True Indigo

Indigofera tinctoria, atau yang dikenal sebagai True Indigo, adalah perdu tahunan dari keluarga Fabaceae yang berasal dari wilayah tropis Asia dan Afrika. Tumbuhan ini telah menjadi sumber pewarna biru alami paling berharga dalam sejarah peradaban manusia. Secara botanis, tanaman ini memiliki daun majemuk menyirip dengan anak daun kecil berbentuk elips, bunga berwarna merah muda hingga ungu yang tersusun dalam tandan, serta polong berisi biji. Yang menjadikannya istimewa adalah kemampuan daunnya menghasilkan glikosida indikan, yang melalui proses fermentasi dan oksidasi akan berubah menjadi pigmen indigotin yang tidak larut dalam air — zat warna biru legendaris yang dikenal sebagai nila.

Baca Lebih Lanjut
Update: 15 Agu 2026 - 16:20:03
 

II. Ciri-ciri True Indigo

Tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis dengan sinar matahari yang cukup. Biasanya ditemukan di lahan terbuka, padang rumput, atau area semak belukar. Tanaman ini cukup tangguh dan bisa beradaptasi di berbagai jenis tanah, asalkan drainasenya baik. Karakteristik/ciri-ciri True Indigo (Indigofera tinctoria):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tanaman Semak berkayu yang tingginya bisa mencapai 1 sampai 2 meter.
Batang Batangnya tegak, bercabang, dan punya tekstur agak kasar dengan warna hijau keabu-abuan saat masih muda.
Daun Daunnya bertipe majemuk menyirip gasal. Bentuk anak daunnya bulat telur atau lonjong dengan ujung yang tumpul atau sedikit runcing.
Bunga Bunga berbentuk tandan yang muncul dari ketiak daun, warnanya biasanya merah muda hingga ungu pucat.
Buah Buahnya berbentuk polong (seperti kacang-kacangan) yang ramping, lurus, atau sedikit melengkung, dan berisi beberapa biji di dalamnya.
Akar Memiliki sistem perakaran tunggang yang cukup dalam, khas tanaman legum yang bisa mengikat nitrogen di dalam tanah.

III. Manfaat True Indigo

8 Manfaat True Indigo untuk kesehatan.

  1. Kolitis ulseratif

    Indirubin dan indigo dalam indigo naturalis (dari Indigofera tinctoria) merupakan agonis reseptor aril hidrokarbon (AhR). Aktivasi AhR mendorong diferensiasi sel T regulator, menekan respons Th17/Th1, mengurangi IL-6/IL-1β/TNF-α, dan memperbaiki sawar epitel usus; tryptanthrin menekan COX-2 dan PGE2.

    Senyawa Aktif: indirubin, indigo, tryptanthrin
    Tampilkan
  2. Psoriasis plak

    Indirubin menghambat kinase dependen-siklin CDK1/2/4 dan GSK-3β, menyebabkan hentian siklus sel keratinosit; penekanan NF-κB/STAT3 dan sitokin IL-17/IL-23/TNF-α mengurangi proliferasi dan inflamasi kulit.

    Senyawa Aktif: indirubin, indigo, tryptanthrin
    Tampilkan
  3. Antiproliferatif pada leukemia (data eksperimental dan historis)

    Indirubin menghambat CDK1/CDK2/CDK4 dan GSK-3β, menghentikan siklus sel pada fase G1/G2, serta menginduksi apoptosis dan diferensiasi pada sel leukemia. Indigo dan indikan mungkin ikut memberi efek melalui metabolit indirubin.

    Senyawa Aktif: indirubin, indigo, indican
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan True Indigo

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) True Indigo.

  1. Indikan (indoksil-β-D-glukosida)

    Golongan: Glikosida indoksil (indole glikosida)
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Prekursor Indoksil/indigo; Tidak Memiliki Aktivitas Terapeutik Langsung Yang Mapan; Dipakai Sebagai Penanda Mutu Bahan Baku Indigo..
    Tampilkan
  2. Indirubin

    Golongan: Alkaloid bis-indol
    Bagian Tanaman: Daun (terbentuk selama proses pengendapan indigo)
    Aktivitas Farmakologis:
    Menghambat CDK1/2/5/9; Antiproliferatif Pada Sel Leukemia/limfoma; Antiinflamasi Melalui Supresi NF-κB, IL-6, Dan TNF-α..
    Tampilkan
  3. Tryptanthrin

    Golongan: Alkaloid indolokuinazolin
    Bagian Tanaman: Daun dan akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Melalui Inhibisi COX-2/iNOS; Antibakteri Terhadap Bakteri Resisten; Antijamur; Antiprotozoa; Sitotoksik Terhadap Beberapa Lini Sel Tumor..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi True Indigo

Interaksi & Kontraindikasi True Indigo dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Suplemen zat besi oral

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Tanin dalam Indigofera tinctoria dapat mengikat zat besi dan mengurangi penyerapan. Beri jarak konsumsi minimal 2 jam antara herbal dan suplemen zat besi.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat anti-inflamasi nonsteroid (misalnya ibuprofen, diklofenak)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Efek anti-inflamasi herbal dan NSAID bersifat aditif dan dapat meningkatkan risiko iritasi lambung. Gunakan dosis efektif terkecil sebaiknya setelah makan, serta waspadai nyeri lambung atau perdarahan saluran cerna.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antihipertensi (ACEi/ARB/CCB, diuretik)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Indigofera tinctoria berpotensi menurunkan tekanan darah, sehingga dapat memicu hipotensi jika digunakan bersama obat antihipertensi. Lakukan pemantauan tekanan darah secara berkala dan konsultasikan penyesuaian dosis dengan dokter.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+8)

VI. Efek Samping True Indigo

True Indigo (Indigofera tinctoria) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pewarnaan alami dan pengobatan tradisional. Namun, penggunaan ekstrak atau bagian dari tanaman ini dapat menimbulkan beberapa efek samping, terutama jika dikonsumsi secara oral atau diaplikasikan langsung pada kulit yang sensitif. Efek samping gastrointestinal yang umum dilaporkan meliputi mual, muntah, kram perut, dan diare ringan akibat iritasi pada mukosa lambung oleh senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ True Indigo

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang True Indigo.

Apa itu Indigofera tinctoria dan senyawa aktif apa yang dikandungnya?
Indigofera tinctoria, dikenal sebagai nila sejati atau true indigo, adalah tanaman penghasil pigmen biru indigo. Kandungan fitokimianya meliputi indigo, indirubin, isatin, flavonoid, tanin, dan saponin. Indirubin merupakan senyawa indikoid yang banyak diteliti karena mampu menghambat cyclin-dependent kinase, sehingga berpotensi sebagai antiproliferatif. Sumber: Hoessel, R., et al. (1999). Nature Cell Biology, 1(1), 60–67; Siva, R. (2007). Current Science, 92(7), 899–905.
Bagaimana penggunaan sehari-hari Indigofera tinctoria dalam pengobatan tradisional?
Secara tradisional, daun Indigofera tinctoria ditumbuk menjadi pasta untuk perawatan rambut dan mengatasi uban. Rebusan daun juga digunakan sebagai obat luar untuk luka, gatal, dan peradangan kulit. Sebagian pengobatan tradisional menggunakan rebusan daun secara oral untuk gangguan pencernaan dan masalah hati, tetapi dosis dan keamanan oralnya belum dibakukan. Sumber: Siva, R. (2007). Current Science, 92(7), 899–905.
Apakah Indigofera tinctoria aman dikonsumsi sebagai teh herbal atau jamu?
Saat ini belum ada dosis aman yang dapat direkomendasikan karena uji klinis pada manusia sangat terbatas. Beberapa spesies dalam genus Indigofera mengandung indospicine, asam amino non-protein yang bersifat hepatotoksik. Oleh karena itu, konsumsi oral Indigofera tinctoria harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan sebaiknya di bawah pengawasan tenaga kesehatan. Sumber: Hegarty, M. P., & Pound, A. W. (1970). Nature, 226, 354–355.
Apa manfaat kesehatan dari Indigofera tinctoria yang sudah didukung penelitian ilmiah?
Penelitian in vitro menunjukkan ekstrak Indigofera tinctoria memiliki aktivitas antioksidan dan antimikroba. Indirubin, salah satu komponen utamanya, menunjukkan efek antiproliferatif pada beberapa sel kanker dan berperan dalam regulasi siklus sel. Beberapa kajian praklinis juga melaporkan efek hepatoprotektif, tetapi bukti klinis pada manusia masih belum memadai. Sumber: Hoessel, R., et al. (1999). Nature Cell Biology, 1(1), 60–67; Siva, R. (2007). Current Science, 92(7), 899–905.
Apakah Indigofera tinctoria aman untuk bayi dan anak-anak?
Tidak direkomendasikan. Tidak tersedia data keamanan untuk bayi dan anak-anak. Beberapa senyawa dalam genus Indigofera, seperti indospicine, memiliki potensi toksisitas terhadap hati, sehingga penggunaannya pada kelompok usia ini berisiko. Prinsip kehati-hatian sangat diperlukan. Sumber: Hegarty, M. P., & Pound, A. W. (1970). Nature, 226, 354–355.
Apakah Indigofera tinctoria aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Sebaiknya dihindari karena belum ada bukti keamanan yang cukup untuk kehamilan dan menyusui. Indirubin memiliki aktivitas terhadap pembelahan sel, sehingga penggunaan sistemik tanpa pengawasan tidak dianjurkan. Konsultasi dengan dokter atau ahli fitokimia wajib dilakukan sebelum digunakan oleh ibu hamil atau menyusui. Sumber: Hoessel, R., et al. (1999). Nature Cell Biology, 1(1), 60–67.
Apa efek samping atau risiko toksisitas dari Indigofera tinctoria?
Konsumsi dalam dosis tinggi dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare. Sebagian spesies Indigofera mengandung indospicine yang terbukti hepatotoksik pada hewan, sehingga risiko kerusakan hati perlu diwaspadai. Pemakaian topikal juga dapat memicu iritasi pada kulit sensitif. Sumber: Hegarty, M. P., & Pound, A. W. (1970). Nature, 226, 354–355; Siva, R. (2007). Current Science, 92(7), 899–905.
Apakah Indigofera tinctoria dapat berinteraksi dengan obat-obatan modern?
Data interaksi obat masih terbatas. Karena beberapa laporan menunjukkan aktivitas antioksidan dan efek terhadap metabolisme sel, terdapat potensi interaksi dengan obat antidiabetes, antikoagulan, atau obat yang dimetabolisme oleh enzim hati. Penggunaan bersamaan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker. Sumber: Siva, R. (2007). Current Science, 92(7), 899–905.

Madder

Rubia tinctorum

Henna

Lawsonia inermis

Cari: