Advertisement
Lemon basil, yang dikenal juga sebagai selasih, adalah tumbuhan herbal tahunan dari famili Lamiaceae. Nama ilmiahnya adalah Ocimum × africanum, hasil persilangan alami antara Ocimum basilicum dan Ocimum americanum. Tanaman ini memiliki batang tegak bercabang, daun oval hijau dengan tepi sedikit bergerigi, serta bunga putih atau keunguan yang tersusun dalam rangkaian. Ciri khas utamanya adalah aroma lemon yang kuat dari daunnya, berasal dari senyawa sitral, limonene, dan metil chavicol, sehingga sering menjadi pengganti kulit lemon dalam masakan.
Tanaman ini suka banget sama tempat yang kena sinar matahari penuh dan tanah yang gembur dengan drainase bagus. Biasanya gampang tumbuh di daerah tropis, baik di pekarangan rumah maupun di ladang terbuka. Karakteristik/ciri-ciri Lemon Basil / Selasih (Ocimum ? africanum):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Sistem perakarannya tunggang, cukup kuat buat menopang tubuh tanaman yang kecil ini. |
| Batang | Batangnya berbentuk segi empat (khas tanaman mint), berkayu di bagian pangkal, dan punya banyak cabang dengan warna hijau hingga sedikit keunguan. |
| Daun | Bentuknya elips atau agak bulat telur dengan pinggiran yang bergerigi halus. Warnanya hijau terang dan kalau diremas bakal keluar aroma wangi khas lemon yang kuat banget. |
| Bunga | Muncul di ujung batang dalam bentuk tandan. Bunganya kecil-kecil, biasanya berwarna putih atau agak keunguan. |
| Buah Dan Biji | Buahnya berisi biji-biji kecil berwarna hitam yang bakal berubah jadi selaput bening (gelatin) kalau kena air, makanya sering disebut selasih. |
5 Manfaat Lemon Basil / Selasih untuk kesehatan.
Minyak atsiri dan ekstrak Ocimum africanum merusak membran lipid mikroba sehingga meningkatkan permeabilitas dan kebocoran ion; citral berinteraksi dengan protein membran dan mengganggu ATPase; linalool dan eugenol menghambat enzim mikroba serta pembentukan biofilm.
Senyawa fenolik dan flavonoid mendonorkan atom hidrogen/elektron untuk menetralkan radikal bebas, mengkelat logam transisi, dan mengaktifkan jalur Nrf2/ARE sehingga meningkatkan enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan glutathione peroksidase.
Eugenol dan asam rosmarinat menghambat enzim COX-2 dan 5-LOX sehingga menurunkan produksi PGE2 dan leukotrien; citral menekan aktivasi NF-κB, menurunkan TNF-α, IL-6, dan IL-1β pada sel yang teraktivasi LPS.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Lemon Basil / Selasih.
Interaksi & Kontraindikasi Lemon Basil / Selasih dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Lemon basil (Ocimum africanum) umumnya aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar sebagai makanan, namun penggunaan ekstrak atau minyak esensialnya dalam dosis tinggi dapat menimbulkan efek samping tertentu. Kandungan senyawa bioaktif seperti estragol dan eugenol yang terdapat di dalamnya dapat bersifat toksik jika dikonsumsi secara berlebihan. Studi toksikologi pada tanaman dari genus Ocimum menunjukkan bahwa paparan jangka panjang terhadap konsentrasi estragol yang tinggi berpotensi menimbulkan risiko genotoksik dan hepatotoksik, meskipun hal ini sangat bergantung pada dosis dan durasi paparan pada manusia.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Lemon Basil / Selasih.