Advertisement
Fallopia multiflora, yang lebih dikenal dengan nama Fo-Ti atau He Shou Wu, adalah tanaman merambat asli Asia Timur yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Polygonaceae dan dikenal karena akar bengkoknya yang tebal, yang merupakan bagian utama yang digunakan sebagai ramuan herbal. Secara botani, ia tumbuh subur di lereng bukit dan hutan lebat, dengan batang memanjat yang bisa mencapai beberapa meter. Akarnya sering dipanen setelah tanaman berumur 3–5 tahun dan kemudian diolah melalui proses fermentasi atau pengeringan untuk menghasilkan ekstrak yang kaya akan senyawa bioaktif, seperti stilbenoid, antrakuinon, dan lektin.
Advertisement
Dalam tradisi pengobatan Tionghoa, He Shou Wu dikenal sebagai tonik vitalitas yang membantu "menyehatkan darah" dan "melembabkan rambut". Ia sering digunakan untuk mengatasi kulit kepala kering, mencegah uban dini, serta memperkuat rambut dan kuku. Selain itu, ramuan ini dipercaya dapat memperkuat fungsi ginjal dan hati, serta meningkatkan stamina dan libido. Penggunaan tradisionalnya mencakup pengolahan akar dengan kacang hitam (Phaseolus mungo) untuk mengurangi efek samping pencahar yang terkandung dalam senyawa antrakuinonnya. Khasiat anti-penuaan yang melegenda membuat Fo-Ti dijuluki "herbal awet muda" dalam literatur pengobatan klasik.
Penelitian modern telah mengungkap beberapa mekanisme farmakologis Fallopia multiflora. Senyawa stilbenoid, terutama 2,3,5,4′-tetrahidroksistilben-2-O-β-D-glukosida, menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat dan mampu mengurangi stres oksidatif pada sel-sel kulit dan rambut. Studi pada hewan mengindikasikan bahwa ekstrak He Shou Wu dapat merangsang pertumbuhan rambut dengan memperpanjang fase anagen serta meningkatkan sirkulasi darah pada folikel rambut. Namun, peringatan penting muncul terkait hepatotoksisitas pada beberapa kasus, terutama jika digunakan dalam dosis tinggi atau dalam jangka panjang tanpa pengolahan yang tepat. Oleh karena itu, konsumsi Fo-Ti harus dilakukan di bawah pengawasan praktisi herbal yang berpengalaman, seimbang antara manfaat tradisional dan risiko modern.
Manfaat Fo-Ti / He Shou Wu untuk kesehatan.
Mengaktifkan jalur Nrf2/ARE, meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan glutathione peroksidase; menekan produksi spesies oksigen reaktif (ROS) melalui inhibisi NADPH oksidase dan xanthine oksidase.
Menghambat apoptosis hepatosit melalui regulasi Bcl-2/Bax dan aktivasi Nrf2; menurunkan sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) dan mengurangi stres oksidatif di jaringan hati.
Menghambat agregasi amiloid-β dan fosforilasi tau; mengaktivasi jalur BDNF/TrkB; mengurangi stres oksidatif dan peradangan saraf melalui inhibisi NF-κB dan aktivasi Nrf2.
Menghambat aktivasi NF-κB dan MAPK, menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, dan sitokin pro-inflamasi (IL-1β, IL-6, TNF-α) melalui jalur PI3K/Akt.
Advertisement
Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Fo-Ti / He Shou Wu.