African Peach

Nauclea latifolia
Nama
African Peach
Nama Latin/Ilmiah
Nauclea latifolia
Bagian Digunakan
Buah
Rasa
Manis, asam
Nama Lain
Egbeso (Nigeria), tabashiya (Niger), kusia (Ghana), pêcher africain (Senegal), Guinea peach (Sierra Leone).
Asal
Afrika tropis, dari Senegal hingga Sudan.
Kandungan Utama
Alkaloid, saponin, tanin, flavonoid, glikosida

Highlights:

Advertisement


I. Tentang African Peach

African Peach atau yang dikenal dengan nama ilmiah Nauclea latifolia adalah spesies pohon dari famili Rubiaceae yang tumbuh alami di kawasan sabana dan hutan tropis Afrika Barat dan Tengah. Meskipun disebut "peach" atau persik, buahnya sebenarnya berbentuk bulat dengan permukaan kasar dan menyerupai buah beri berwarna kuning hingga oranye saat matang. Tumbuhan ini memiliki batang berkayu yang kokoh, daun hijau mengilap dengan bentuk oval, serta bunga kecil berwarna putih kekuningan yang tersusun dalam bongkol bulat. Ekstrak dari berbagai bagian tumbuhan ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Afrika, terutama untuk mengatasi demam, malaria, diabetes, dan gangguan pencernaan.

Baca Lebih Lanjut
Update: 18 Agu 2026 - 21:51:47
 

II. Ciri-ciri African Peach

Tanaman ini asli dari daerah tropis Afrika. Biasanya tumbuh subur di area hutan sekunder, savana, dan lahan yang agak lembap. Suka banget sama sinar matahari dan bisa bertahan di berbagai jenis tanah. Karakteristik/ciri-ciri African Peach (Nauclea latifolia):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Tumbuh sebagai semak besar atau pohon kecil yang bisa mencapai tinggi 3 hingga 10 meter.
Batang Kulit batangnya kasar, berwarna abu-abu kecokelatan, dan sering terlihat pecah-pecah seiring bertambahnya usia.
Daun Daunnya berbentuk oval atau elips, ukurannya cukup lebar, teksturnya halus, dan tersusun berpasangan di sepanjang ranting.
Bunga Bunganya unik banget, bentuknya bulat seperti bola kecil (mirip kancing atau pom-pom) berwarna putih kekuningan dengan aroma yang cukup harum.
Buah Buahnya berbentuk bulat, permukaannya agak kasar atau berbintil-bintil. Saat masih muda warnanya hijau, kalau sudah matang berubah jadi merah jambu atau kemerahan dan bisa dimakan.

III. Manfaat African Peach

7 Manfaat African Peach untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan analgesik (nyeri sendi, osteoarthritis)

    Ekstrak Nauclea latifolia menghambat jalur NF-κB dan menurunkan ekspresi COX-2, TNF-α, IL-1β, IL-6, serta menurunkan produksi nitrit oksida (NO) pada makrofag. Alkaloid indol dan β-karbolina juga memodulasi respon nyeri baik sentral maupun perifer.

    Senyawa Aktif: Strictosamide, Angustoline, Angustidine
    Tampilkan
  2. Antimalaria

    Alkaloid indol seperti strictosamide menghambat pertumbuhan Plasmodium falciparum, diduga dengan mengganggu detoksifikasi heme dan meningkatkan stres oksidatif pada parasit; beberapa senyawa juga aktif terhadap strain resisten klorokuin.

    Senyawa Aktif: Strictosamide, Naucleamide, Angustine
    Tampilkan
  3. Antimikroba (antibakteri dan antijamur spektrum luas)

    Alkaloid β-karbolina dan indol pada Nauclea latifolia merusak membran sel mikroba, menghambat pompa efluks, dan berpotensi berinterkalasi dengan DNA mikroorganisme; saponin juga berkontribusi terhadap permeabilisasi membran.

    Senyawa Aktif: Naucleamide, Angustoline, Angustidine
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan African Peach

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) African Peach.

  1. Strictosamide (vincoside lactam)

    Golongan: Alkaloid indol monoterpena
    Bagian Tanaman: Kulit akar, kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiplasmodial Terhadap Plasmodium Falciparum Secara In Vitro; Antiinflamasi Dan Antinociceptif Pada Model Praklinis..
    Tampilkan
  2. Naucleamide A

    Golongan: Alkaloid indol monoterpena
    Bagian Tanaman: Kulit akar, kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi In Vitro; Berpotensi Sebagai Antinociceptif, Tetapi Konfirmasi Masih Terbatas Pada Penelitian Awal..
    Tampilkan
  3. Angustoline

    Golongan: Alkaloid indol monoterpena
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Dan Antimikroba Spektrum Terbatas Secara In Vitro..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping African Peach

African Peach (Nauclea latifolia) adalah tanaman yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Afrika untuk mengatasi berbagai kondisi seperti demam, malaria, epilepsi, dan nyeri. Meskipun memiliki potensi farmakologis, konsumsi bagian tanaman ini—terutama akar dan ekstrak batangnya—dapat menimbulkan berbagai efek samping toksik jika tidak digunakan dengan benar. Studi toksikologi pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak Nauclea latifolia mengandung alkaloid aktif (seperti gambirtannine dan vincosamide) yang dalam dosis tinggi dapat menyebabkan efek samping sistemik yang signifikan, termasuk toksisitas pada hati dan ginjal. Gejala keracunan yang sering dilaporkan meliputi mual, muntah, pusing, kelemahan otot, dan gangguan pencernaan akut.

Baca Semua Efek Samping

Bitter Kola

Garcinia kola

Prekese

Tetrapleura tetraptera

Cari: