Bitter Kola

Garcinia kola
Nama
Bitter Kola
Nama Latin/Ilmiah
Garcinia kola
Bagian Digunakan
Biji
Rasa
pahit, kelat
Nama Lain
Orogbo (Nigeria), ugolo (Nigeria), namijin goro (Nigeria), bibie (Ghana), petit cola (Kamerun).
Asal
Afrika Barat, terutama Nigeria, Kamerun, dan Ghana.
Kandungan Utama
Kolaviron, biflavonoid, xanthone, benzofenon, flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, minyak atsiri.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Bitter Kola

Garcinia kola, atau yang lebih dikenal sebagai Bitter Kola, adalah tanaman anggota famili Clusiaceae yang berasal dari kawasan hutan hujan tropis Afrika Barat dan Tengah. Pohonnya dapat tumbuh hingga 15 meter, dengan buah berwarna kuning kecokelatan yang berisi biji pahit berwarna krem. Meski kerap disamakan dengan kola lain (seperti Cola acuminata), keduanya berbeda genus. Biji Garcinia kola dikunyah langsung karena dipercaya memberikan efek stimulan ringan, tetapi rasa pahitnya yang khas menjadi identitas utama tumbuhan ini.

Baca Lebih Lanjut
Update: 18 Agu 2026 - 19:52:34
 

II. Ciri-ciri Bitter Kola

Tanaman ini asli dari hutan hujan tropis di Afrika Barat dan Tengah. Suka banget sama tempat yang lembap, tanah yang subur, dan biasanya tumbuh liar atau dibudidayakan di dataran rendah hingga ketinggian sedang. Karakteristik/ciri-ciri Bitter Kola (Garcinia kola):

Bagian Ciri-Ciri
Pohon Bisa tumbuh tinggi banget, sampai 12-25 meter. Batangnya tegak dengan kulit kayu yang biasanya berwarna abu-abu kecokelatan dan mengandung getah kuning.
Daun Daunnya berbentuk lonjong atau elips, warnanya hijau tua mengkilap, dan teksturnya agak tebal seperti kulit.
Bunga Bunganya punya warna krem atau kehijauan dengan aroma yang khas, biasanya muncul dalam kelompok kecil.
Buah Bentuknya mirip buah manggis tapi lebih lonjong. Kulit buahnya halus, berwarna jingga kecokelatan saat sudah matang.
Biji Nah, ini bagian yang paling terkenal. Di dalam buahnya ada 2 sampai 4 biji lonjong yang tertutup selaput. Bijinya bertekstur keras, warnanya cokelat, dan punya rasa yang unik; pahit di awal tapi lama-lama bikin lidah jadi agak manis.

III. Manfaat Bitter Kola

8 Manfaat Bitter Kola untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan nyeri sendi

    Kolaviron dan biflavonoid menekan aktivasi NF-κB, menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, IL-1β, dan IL-6, serta menghambat 5-LOX. Efek ini mengurangi edema, nyeri, dan infiltrasi sel inflamasi pada jaringan.

    Senyawa Aktif: Kolaviron, Biflavonoid GB-1/GB-2, Kolaflavanone
    Tampilkan
  2. Antidiabetes dan kontrol glukosa darah

    Kolaviron menghambat enzim α-amilase dan α-glukosidase, memperlambat pencernaan karbohidrat, menurunkan stres oksidatif sel β pankreas, serta memperbaiki pensinyalan insulin/AMPK sehingga meningkatkan uptake glukosa perifer.

    Senyawa Aktif: Kolaviron, Garcinoic acid, Kolaflavanone
    Tampilkan
  3. Antimikroba spektrum luas

    Polifenol dan biflavonoid berinteraksi dengan protein dan lipid membran mikroba, meningkatkan permeabilitas membran, menghambat enzim adhesi bakteri seperti glukosiltransferase Streptococcus mutans, serta mengganggu homeostasis ion dan energi sel.

    Senyawa Aktif: Kolaviron, Garcinoic acid, Xanthones
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Bitter Kola

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Bitter Kola.

  1. Kolaviron (campuran biflavonoid GB1, GB2, dan kolaflavanone)

    Golongan: Biflavonoid
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Hepatoprotektif; Antioksidan; Antiinflamasi; Hipoglikemik..
    Tampilkan
  2. GB1 dan GB2 (garcina biflavanone-1/-2)

    Golongan: Biflavonoid
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan; Antiinflamasi; Sitoprotektif Pada Sel Hati..
    Tampilkan
  3. Kolanone

    Golongan: Benzofenon
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Antibakteri Terhadap Bakteri Gram-positif; Antijamur Pada Uji In Vitro..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Bitter Kola

Bitter Kola (Garcinia kola) adalah tanaman yang sering dikonsumsi di Afrika Barat karena dipercaya memiliki berbagai khasiat obat, termasuk sifat antimikroba dan antiinflamasi. Namun, konsumsi dalam jumlah berlebihan atau pada individu tertentu dapat memicu berbagai efek samping yang signifikan. Beberapa efek samping yang paling umum dilaporkan meliputi gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, dan diare. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar senyawa bioaktif seperti tanin dan flavonoid yang dapat mengiritasi lapisan mukosa lambung jika dikonsumsi secara berlebihan.

Baca Semua Efek Samping

African Nightshade

Solanum scabrum

African Peach

Nauclea latifolia

Cari: