African Nightshade

Solanum scabrum
Nama
African Nightshade
Nama Latin/Ilmiah
Solanum scabrum
Bagian Digunakan
Daun dan Pucuk Muda
Rasa
Pahit
Nama Lain
Garden huckleberry (Amerika Serikat), mnavu (Tanzania), ntoro (Uganda), isusua (Nigeria), managu (Kenya).
Asal
Afrika tropis (Afrika Barat dan Tengah)
Kandungan Utama
Vitamin A, vitamin C, zat besi, kalsium, protein, flavonoid, dan alkaloid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang African Nightshade

African Nightshade (Solanum scabrum) merupakan salah satu spesies sayuran daun dari famili Solanaceae yang banyak dibudidayakan di Afrika tropis dan subtropis, terutama di wilayah Kamerun, Nigeria, dan Uganda. Tumbuhan herba tahunan ini tumbuh tegak hingga sekitar 30–120 cm, dengan daun berbentuk lonjong hingga membulat, dan bunga kecil berwarna putih hingga keunguan. Berbeda dengan kerabat dekatnya seperti S. nigrum yang kerap dianggap gulma, S. scabrum telah didomestikasi secara luas sebagai sumber pangan penting karena daunnya yang lunak dan cepat dipanen, biasanya dalam 3–4 minggu setelah tanam.

Baca Lebih Lanjut
Update: 18 Agu 2026 - 17:52:43
 

II. Ciri-ciri African Nightshade

Tanaman ini suka banget tumbuh di daerah tropis dengan tanah yang subur dan lembap. Sering ditemukan di kebun, lahan pertanian, atau area yang agak terbuka dengan sinar matahari yang cukup. Tahan banting dan bisa tumbuh cepat di berbagai jenis tanah. Karakteristik/ciri-ciri African Nightshade (Solanum scabrum):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Tanaman semak tegak yang bisa tumbuh setinggi 0,5 hingga 1,5 meter.
Batang Batangnya cenderung halus, kadang agak berkayu di bagian bawah, dan punya percabangan yang lumayan banyak.
Daun Daunnya lebar, berbentuk bulat telur sampai lonjong dengan tepi daun yang agak rata atau bergelombang. Warnanya hijau pekat dan punya tekstur yang sedikit licin.
Bunga Bunganya kecil-kecil, biasanya berkelompok, warnanya putih dengan bagian tengah (kepala sari) yang mencolok berwarna kuning.
Buah Buahnya berbentuk bulat, kalau masih muda warnanya hijau, tapi pas matang berubah jadi ungu gelap atau hitam mengkilap. Ukurannya kira-kira sebesar kelereng.
Akar Punya sistem perakaran tunggang yang cukup kuat buat menopang tanaman supaya tetap stabil.

III. Manfaat African Nightshade

8 Manfaat African Nightshade untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan pereda nyeri sendi

    Menghambat aktivitas COX-2 dan 5-LOX, menurunkan produksi prostaglandin E2 dan leukotrien; menekan aktivasi NF-κB dan MAPK sehingga mengurangi TNF-α, IL-6, dan IL-1β; glikoalkaloid dan flavonoid bekerja sinergis menekan infiltrasi sel inflamasi.

    Senyawa Aktif: solamargine, solasonine, Kuersetin
    Tampilkan
  2. Antioksidan dan perlindungan stres oksidatif

    Menyumbang elektron untuk menetralkan radikal bebas dan ROS; mengaktifkan jalur Nrf2/ARE; meningkatkan ekspresi superoksida dismutase, katalase, dan glutathione peroksidase; mengkelat ion logam transisi.

    Tampilkan
  3. Antimikroba (antibakteri dan antijamur)

    Mengganggu integritas membran mikroba dengan berikatan pada lipid membran, menyebabkan kebocoran ion dan lisis sel; menghambat pembentukan biofilm dan aktivitas enzim metabolisme mikroba.

    Senyawa Aktif: solamargine, solasonine, α-solanine
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan African Nightshade

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) African Nightshade.

  1. α-Solasonine

    Golongan: Steroidal glycoalkaloid
    Bagian Tanaman: Daun, buah
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiproliferatif Pada Beberapa Lini Sel Tumor, Antijamur, Antiinflamasi, Dan Efek Pro-apoptosis Pada Studi In Vitro..
    Tampilkan
  2. α-Solamargine

    Golongan: Steroidal glycoalkaloid
    Bagian Tanaman: Daun, buah
    Aktivitas Farmakologis:
    Sitotoksik Terhadap Sel Tumor Melalui Induksi Apoptosis, Aktivitas Antimikroba, Dan Antiinflamasi Pada Studi Praklinis..
    Tampilkan
  3. Asam klorogenat / 5-O-kafeoilkuinat

    Golongan: Asam fenolat
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Inhibitor α-glukosidase In Vitro, Dan Memiliki Efek Antihiperglikemik Potensial Dalam Studi Hewan..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping African Nightshade

African Nightshade (Solanum scabrum) adalah tanaman sayuran berdaun hijau yang populer di bagian Afrika tertentu, namun tanaman ini mengandung senyawa glikoalkaloid, terutama solanin dan solasodin, yang dapat menimbulkan efek toksik jika dikonsumsi secara tidak tepat. Konsumsi daun atau buah mentah, atau dalam jumlah yang sangat besar, dapat menyebabkan keracunan glikoalkaloid dengan gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, kram perut, dan diare akut. Senyawa beracun ini bekerja dengan menghambat enzim asetilkolinesterase dan mengganggu integritas membran sel, yang pada kasus keracunan berat dapat berlanjut menjadi gejala neurologis.

Baca Semua Efek Samping

Shea Tree Bark

Vitellaria paradoxa

Bitter Kola

Garcinia kola

Cari: