Advertisement
Yerba Mate (Ilex paraguariensis) adalah spesies pohon evergreen dari keluarga Aquifoliaceae yang berasal dari kawasan hutan subtropis di Amerika Selatan, terutama wilayah Paraná, Paraguay, Argentina, dan Brasil bagian selatan. Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga setinggi 15 meter di alam liar, meskipun dalam perkebunan biasa dipangkas agar tetap rendah. Daunnya yang hijau mengilap, bergerigi halus, serta bercabang rapat menjadi bagian utama yang dimanfaatkan. Secara historis, suku Guarani telah mengonsumsi daunnya sebagai minuman ritual dan obat tradisional jauh sebelum kolonisasi Eropa, menjadikan Ilex paraguariensis sebagai warisan botani yang berakar kuat dalam identitas budaya setempat.
Tumbuh subur di wilayah subtropis Amerika Selatan, terutama di hutan hujan pegunungan. Tanaman ini suka banget sama tanah yang lembap, subur, dan area yang teduh atau setengah teduh. Karakteristik/ciri-ciri Mate (Ilex paraguariensis):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Tanaman | Pohon hijau abadi (evergreen) yang bisa tumbuh cukup tinggi, bahkan sampai 15 meter kalau di alam liar. |
| Daun |
|
| Bunga |
|
| Buah |
|
| Batang |
|
7 Manfaat Mate untuk kesehatan.
Polifenol dan flavonoid dalam daun bekerja sebagai penangkap radikal bebas dan mengaktifkan jalur Nrf2/ARE, sehingga meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan glutation peroksidase. Asam klorogenat juga mengkelat logam transisi dan menghambat peroksidasi lipid membran.
Asam klorogenat menurunkan absorpsi kolesterol usus dan meningkatkan konversi kolesterol menjadi asam empedu; saponin mengikat kolesterol dan menurunkan bioavailabilitasnya; kafein memodulasi lipolisis dan metabolisme lipid hepatik.
Kafein meningkatkan termogenesis dan oksidasi asam lemak melalui antagonisme reseptor adenosin dan aktivasi tonus simpatis. Asam klorogenat menghambat lipase pankreas dan menekan adipogenesis melalui jalur AMPK. Saponin dapat mengurangi penyerapan lemak di usus.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Mate.
Interaksi & Kontraindikasi Mate dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Konsumsi teh Mate (Ilex paraguariensis), terutama dalam jumlah besar dan suhu yang sangat panas, berkaitan erat dengan berbagai efek samping kesehatan yang signifikan. Kandungan kafein di dalamnya dapat memicu efek samping tipks stimulansia seperti kecemasan, insomnia, takikardia, dan peningkatan tekanan darah pada individu yang sensitif. Selain itu, kebiasaan minum mate tradisional (dengan sedotan logam atau bombilla) dalam suhu yang sangat tinggi telah diidentifikasi oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) sebagai karsinogen bagi manusia (Grup 2A), yang meningkatkan risiko karsinoma sel skuamosa pada esofagus akibat cedera termal kronis pada mukosa saluran pencernaan.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Mate.