Kasifikasi ilmiah Yerba Mate (Ilex paraguariensis)
Author: A.St.-Hil.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Aquifoliales |
| Famili: | Aquifoliaceae |
| Subfamili: | Ilicioideae |
| Tribus: | Ilicieae |
| Genus: | Ilex |
| Spesies: | Ilex paraguariensis |
Ilex paraguariensis adalah tanaman perdu atau pohon kecil yang lebih dikenal sebagai yerba mate. Tanaman ini berasal dari kawasan subtropis Amerika Selatan, terutama di wilayah Argentina, Paraguay, Uruguay, dan Brasil bagian selatan. Daunnya yang kaya akan kafein sering dikeringkan dan diseduh menjadi minuman tradisional yang sangat populer di wilayah asalnya sebagai pendongkrak energi.
Selain kandungan kafeinnya yang khas, tanaman ini memiliki daun berwarna hijau tua mengilap dengan bentuk oval dan pinggiran yang bergerigi halus. Dalam budaya masyarakat Amerika Selatan, mengonsumsi teh mate bukan sekadar rutinitas, tetapi sebuah ritual sosial yang penting. Pohon ini bisa tumbuh hingga ketinggian 15 meter di habitat aslinya, namun biasanya dipangkas lebih pendek untuk memudahkan proses panen daun.
Advertisement