Di Gu Pi

Chinese Wolfberry | Lycium chinense
Nama
Di Gu Pi (Chinese Wolfberry)
Nama Latin/Ilmiah
Lycium chinense
Bagian Digunakan
Kulit Akar
Rasa
Manis, pahit
Nama Lain
Di Gu Pi (China), Jikoppi (Japan), Gugijapi (Korea), Địa cốt bì (Vietnam), Chinese wolfberry root bark (United States)
Asal
China, Jepang, Korea
Kandungan Utama
Betaine, kukoamina, skopoletin, flavonoid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Di Gu Pi

Lycium chinense, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Di Gu Pi atau kulit kayu Lycium, adalah semak perdu dari keluarga Solanaceae yang tumbuh subur di Asia Timur, termasuk Tiongkok, Korea, dan Jepang. Bagian yang paling bernilai obat adalah kulit akarnya, bukan buahnya (Goji berry) yang lebih populer. Di Gu Pi telah digunakan selama berabad-abad sebagai ramuan pendingin (cooling herb) dalam sistem pengobatan Tiongkok, terutama untuk membersihkan panas dalam dan mengobati kondisi yang berkaitan dengan kelebihan panas pada paru-paru dan ginjal.

Baca Lebih Lanjut
Update: 21 Agu 2026 - 12:41:31
 

II. Ciri-ciri Di Gu Pi

Tumbuh subur di daerah beriklim sedang hingga subtropis. Tanaman ini sangat bandel karena bisa beradaptasi di tanah yang kurang subur, berpasir, maupun agak asin. Biasanya ditemukan di pinggiran semak, lereng bukit, atau area terbuka yang kena sinar matahari cukup. Karakteristik/ciri-ciri Di Gu Pi (Lycium chinense):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tanaman Semak merambat atau menjuntai yang tingginya bisa mencapai 1-2 meter dengan banyak cabang.
Batang Batang kayu yang bercabang-cabang, kadang ada duri kecil di ketiak daunnya.
Daun Daun berbentuk lanset (lonjong meruncing) dengan tekstur halus, tumbuh selang-seling atau berkelompok, warnanya hijau cerah.
Bunga Bunga berbentuk terompet kecil dengan kelopak berwarna ungu muda atau keunguan, biasanya muncul di ketiak daun.
Buah Buah beri berbentuk lonjong memanjang berwarna merah terang atau oranye saat sudah matang. Rasanya agak manis dan sedikit asam.
Akar Bagian kulit akar (Di Gu Pi) berwarna kuning kecokelatan, berserat, dan memiliki aroma yang khas serta rasa yang sedikit manis saat dikunyah.

III. Manfaat Di Gu Pi

8 Manfaat Di Gu Pi untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi

    Menghambat aktivasi NF-κB dan menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, serta produksi sitokin proinflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6 melalui jalur MAPK/ERK. Senyawa kukoamine A dan scopoletin berperan sebagai inhibitor langsung terhadap enzim COX-2 dan 5-LOX.

    Senyawa Aktif: Kukoamine A, Skopoletin, Betaine
    Tampilkan
  2. Antidiabetes dan Sensitivitas Insulin

    Mengaktifkan jalur AMPK dan PI3K/Akt, meningkatkan ekspresi GLUT4 dan reseptor insulin, serta menghambat aktivitas α-glukosidase dan α-amilase. Polisakarida dan betaine memperbaiki homeostasis glukosa dengan mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan sekresi insulin dari sel β pankreas.

    Senyawa Aktif: Betaine, Polisakarida (Lycium polysaccharides), Kukoamine A
    Tampilkan
  3. Antimikroba Spektrum Luas

    Merusak membran sel mikroba melalui interaksi dengan lipid bilayer, menghambat sintesis dinding sel bakteri, dan menginduksi stres oksidatif. Kukoamine A menunjukkan aktivitas bakterisida terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, serta aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dengan mekanisme permeabilisasi membran.

    Senyawa Aktif: Kukoamine A, Skopoletin, Asam Kafeat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Di Gu Pi

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Di Gu Pi.

  1. Kukoamine A

    Golongan: Alkaloid
    Bagian Tanaman: Kulit akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antihipertensi (vasodilatasi), Antiinflamasi, Analgesik, Antipiretik.
    Tampilkan
  2. Golongan: Kumarin
    Bagian Tanaman: Kulit akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Antipiretik, Hepatoprotektif.
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Kulit akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Kardioprotektif, Antiproliferatif.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Di Gu Pi

Interaksi & Kontraindikasi Di Gu Pi dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (metformin, insulin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Lycium bark memiliki efek hipoglikemik yang dapat meningkatkan risiko gula darah rendah. Pantau kadar glukosa darah secara rutin dan konsultasikan penyesuaian dosis dengan dokter.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antihipertensi (ACE inhibitor, beta-blocker, diuretik)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Efek vasodilatasi ringan dari Di Gu Pi dapat menurunkan tekanan darah secara tambahan. Monitor tekanan darah secara berkala, terutama pada pasien dengan tekanan darah labil.

  3. Antikoagulan/antiplatelet (warfarin, aspirin, clopidogrel)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Kandungan flavonoid dan polisakarida dalam Lycium bark dapat menghambat agregasi trombosit. Risiko perdarahan meningkat, terutama jika dikombinasikan dengan antikoagulan. Pantau INR dan gejala perdarahan.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+4)

VI. Efek Samping Di Gu Pi

Di Gu Pi (kulit akar Lycium chinense) umumnya digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membersihkan panas dan mendinginkan darah. Meskipun relatif aman bila dikonsumsi dalam dosis tradisional yang tepat, beberapa penelitian toksikologi dan uji klinis menunjukkan adanya potensi efek samping tertentu. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan saluran pencernaan ringan seperti mual, kram perut, dan diare, terutama pada individu dengan sistem pencernaan yang sensitif atau ketika dikonsumsi dalam dosis yang berlebihan. Reaksi hipersensitivitas atau alergi seperti ruam kulit, gatal, dan urtikaria juga dapat terjadi pada beberapa orang yang memiliki reaktivitas terhadap tanaman dari famili Solanaceae.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Di Gu Pi

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Di Gu Pi.

  1. Ekstrak Kulit Akar Lycium chinense (Di Gu Pi) Menghambat Peradangan melalui Jalur NF-κB pada Makrofag yang Diinduksi LPS

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Ekstrak Di Gu Pi menurunkan produksi TNF-α, IL-6, dan NO secara signifikan. Efek antiinflamasi ini dimediasi oleh inhibisi aktivasi NF-κB dan fosforilasi IκB-α.
    Tampilkan
  2. Ekstrak Kulit Akar Lycium chinense Memperbaiki Perlemakan Hati dan Resistensi Insulin pada Tikus Obesitas

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Pemberian ekstrak menurunkan berat badan, glukosa puasa, trigliserida hati, dan steatosis hati. Ekstrak juga meningkatkan sensitivitas insulin secara signifikan.
    Tampilkan
  3. Kukoamin B dari Di Gu Pi Mencegah Kolitis Ulseratif dengan Memodulasi NLRP3 Inflamasom

    Tahun: 2023
    Temuan:
    Kukoamin B mengurangi skor aktivitas penyakit, kerusakan kripta, dan infiltrasi neutrofil di kolon. Penurunan aktivasi NLRP3 dan kadar IL-1β juga diamati secara signifikan.
    Tampilkan

VIII. FAQ Di Gu Pi

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Di Gu Pi.

Apa kandungan fitokimia utama dari Di Gu Pi (Lycium chinense) dan bagaimana kaitannya dengan manfaat kesehatan?
Kulit akar Lycium chinense mengandung senyawa fenolik seperti kafeoil-spermidin, asam klorogenat, flavonoid (misalnya quercetin, kaempferol), dan alkaloid seperti betain. Senyawa-senyawa ini bertanggung jawab atas aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antipiretik. Referensi: Gao et al., Journal of Agricultural and Food Chemistry, 2017; Wang et al., Phytomedicine, 2019.
Apakah Di Gu Pi aman dikonsumsi sebagai bumbu atau minuman herbal sehari-hari?
Penggunaan jangka pendek dalam dosis moderat (misalnya 3-9 gram dalam bentuk rebusan) dianggap aman. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan seperti mual atau diare. Kandungan betain dosis tinggi juga berpotensi memicu hipotensi. Referensi: Bensky & Gamble, Chinese Herbal Medicine: Materia Medica, 2004; WHO Monographs on Selected Medicinal Plants, 2009.
Apa saja efek samping yang perlu diwaspadai dari penggunaan Di Gu Pi?
Efek samping jarang terjadi pada dosis normal, tetapi dapat meliputi alergi kulit (urtikaria) atau reaksi gastrointestinal. Pada individu dengan gangguan ginjal, penggunaan dosis tinggi harus dihindari karena potensi akumulasi alkaloid. Interaksi dengan obat antihipertensi dapat menurunkan tekanan darah secara berlebihan. Referensi: Chen et al., Journal of Traditional Chinese Medicine, 2015; Pharmacopeia of the People's Republic of China, 2020.
Bisakah Di Gu Pi digunakan untuk anak-anak atau bayi?
Penggunaan pada anak di bawah 2 tahun tidak dianjurkan karena keterbatasan data keamanan. Pada anak yang lebih besar, dosis harus disesuaikan (umumnya setengah dosis dewasa) dan hanya di bawah pengawasan praktisi herbal. Kasus overdosis pada bayi dapat menyebabkan hipotensi dan sedasi. Referensi: Mills & Bone, Principles and Practice of Phytotherapy, 2013; European Medicines Agency (EMA) assessment on Lycium chinense, 2018.
Apakah Di Gu Pi aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Keamanan selama kehamilan dan menyusui belum ditetapkan secara ilmiah. Karena efek antipiretiknya yang kuat, penggunaan sebaiknya dihindari pada trimester pertama. Studi pada hewan menunjukkan potensi efek uterine stimulant pada dosis tinggi. Ibu menyusui disarankan tidak menggunakan kecuali diresepkan oleh tenaga kesehatan terlatih. Referensi: Gardner & McGuffin, Botanical Safety Handbook, 2013; Zhou et al., Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2016.
Bagaimana cara konsumsi Di Gu Pi yang tepat untuk manfaat kesehatan?
Cara tradisional adalah merebus 3-9 gram kulit akar kering dalam 300-500 ml air selama 15-20 menit, diminum hangat 1-2 kali sehari. Untuk ekstrak tincture, dosis 10-20 tetes tiga kali sehari. Hindari penggunaan bersamaan dengan obat diuretik atau antihipertensi tanpa pemantauan. Referensi: Shanghai University of Traditional Chinese Medicine, Clinical Herbal Medicine, 2012; WHO, 2009.
Apakah Di Gu Pi dapat berinteraksi dengan obat-obatan modern?
Di Gu Pi dapat meningkatkan efek antihipertensi (misalnya kaptopril, losartan) karena efek vasodilatasi ringan. Juga berpotensi meningkatkan risiko perdarahan jika dikombinasikan dengan antikoagulan (warfarin) karena flavonoidnya. Interaksi dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) belum banyak diteliti, namun disarankan pemantauan. Referensi: Fugh-Berman, Lancet, 2000; Williamson et al., Interactions between Herbs and Conventional Drugs, 2013.
Apa bukti ilmiah yang mendukung penggunaan Di Gu Pi sebagai antipiretik dan antiinflamasi?
Studi farmakologi menunjukkan ekstrak etanol Lycium chinense menghambat aktivitas enzim COX-2 dan menurunkan sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-6) pada model tikus. Uji klinis pada manusia terbatas, tetapi penelitian pada pasien demam ringan menunjukkan penurunan suhu tubuh setelah pemberian decoction. Referensi: Li et al., Journal of Ethnopharmacology, 2015; Kim et al., Food and Chemical Toxicology, 2013.

Bunga Balon

Platycodon grandiflorus

Timun Cina

Trichosanthes kirilowii

Cari: