Advertisement
Lycium chinense, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Di Gu Pi atau kulit kayu Lycium, adalah semak perdu dari keluarga Solanaceae yang tumbuh subur di Asia Timur, termasuk Tiongkok, Korea, dan Jepang. Bagian yang paling bernilai obat adalah kulit akarnya, bukan buahnya (Goji berry) yang lebih populer. Di Gu Pi telah digunakan selama berabad-abad sebagai ramuan pendingin (cooling herb) dalam sistem pengobatan Tiongkok, terutama untuk membersihkan panas dalam dan mengobati kondisi yang berkaitan dengan kelebihan panas pada paru-paru dan ginjal.
Tumbuh subur di daerah beriklim sedang hingga subtropis. Tanaman ini sangat bandel karena bisa beradaptasi di tanah yang kurang subur, berpasir, maupun agak asin. Biasanya ditemukan di pinggiran semak, lereng bukit, atau area terbuka yang kena sinar matahari cukup. Karakteristik/ciri-ciri Di Gu Pi (Lycium chinense):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Tanaman | Semak merambat atau menjuntai yang tingginya bisa mencapai 1-2 meter dengan banyak cabang. |
| Batang | Batang kayu yang bercabang-cabang, kadang ada duri kecil di ketiak daunnya. |
| Daun | Daun berbentuk lanset (lonjong meruncing) dengan tekstur halus, tumbuh selang-seling atau berkelompok, warnanya hijau cerah. |
| Bunga | Bunga berbentuk terompet kecil dengan kelopak berwarna ungu muda atau keunguan, biasanya muncul di ketiak daun. |
| Buah | Buah beri berbentuk lonjong memanjang berwarna merah terang atau oranye saat sudah matang. Rasanya agak manis dan sedikit asam. |
| Akar | Bagian kulit akar (Di Gu Pi) berwarna kuning kecokelatan, berserat, dan memiliki aroma yang khas serta rasa yang sedikit manis saat dikunyah. |
8 Manfaat Di Gu Pi untuk kesehatan.
Menghambat aktivasi NF-κB dan menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, serta produksi sitokin proinflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6 melalui jalur MAPK/ERK. Senyawa kukoamine A dan scopoletin berperan sebagai inhibitor langsung terhadap enzim COX-2 dan 5-LOX.
Mengaktifkan jalur AMPK dan PI3K/Akt, meningkatkan ekspresi GLUT4 dan reseptor insulin, serta menghambat aktivitas α-glukosidase dan α-amilase. Polisakarida dan betaine memperbaiki homeostasis glukosa dengan mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan sekresi insulin dari sel β pankreas.
Merusak membran sel mikroba melalui interaksi dengan lipid bilayer, menghambat sintesis dinding sel bakteri, dan menginduksi stres oksidatif. Kukoamine A menunjukkan aktivitas bakterisida terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, serta aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dengan mekanisme permeabilisasi membran.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Di Gu Pi.
Interaksi & Kontraindikasi Di Gu Pi dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Di Gu Pi (kulit akar Lycium chinense) umumnya digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membersihkan panas dan mendinginkan darah. Meskipun relatif aman bila dikonsumsi dalam dosis tradisional yang tepat, beberapa penelitian toksikologi dan uji klinis menunjukkan adanya potensi efek samping tertentu. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan saluran pencernaan ringan seperti mual, kram perut, dan diare, terutama pada individu dengan sistem pencernaan yang sensitif atau ketika dikonsumsi dalam dosis yang berlebihan. Reaksi hipersensitivitas atau alergi seperti ruam kulit, gatal, dan urtikaria juga dapat terjadi pada beberapa orang yang memiliki reaktivitas terhadap tanaman dari famili Solanaceae.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Di Gu Pi.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Di Gu Pi.