Lungwort

Pulmonaria officinalis
Nama: Lungwort
Nama Latin/Ilmiah: Pulmonaria officinalis
Famili: Boraginaceae

Kandungan:
Allantoin, lendir, saponin, flavonoid, tanin, asam silikat
Nama Lain:
Lungenkraut (Jerman), Pulmonaire (Prancis), Longkruid (Belanda), Miodunka plamista (Polandia), Polmonaria (Italia)
Asal:
Eropa, Kaukasus
Bagian Utama:
Daun, Bunga
Rasa:
Berlendir, sedikit pahit

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Lungwort

Lungwort atau Pulmonaria officinalis merupakan tumbuhan herba tahunan yang termasuk dalam famili Boraginaceae, berasal dari kawasan hutan lembap di Eropa. Tumbuhan ini mudah dikenali dari daunnya yang berbentuk lanset dengan bercak-bercak putih keperakan menyerupai jaringan paru-paru yang sakit. Bunganya muncul pada awal musim semi dengan warna yang berubah dari merah muda menjadi ungu atau biru seiring bertambahnya usia, sebuah fenomena yang dipengaruhi oleh perubahan pH dalam sel mahkota bunga. Lungwort tumbuh optimal di tanah yang lembap, kaya humus, dan teduh, menjadikannya umum ditemukan di bawah kanopi pohon atau semak belukar.

Advertisement

Sejalan dengan doktrin tanda (signature), bentuk daunnya yang menyerupai paru-paru menjadikan Pulmonaria officinalis secara tradisional digunakan untuk mengobati penyakit pernapasan seperti batuk, bronkitis, dan asma. Kandungan kimianya meliputi saponin, tanin, asam silikat, flavonoid, dan allantoin yang memiliki efek ekspektoran, antiinflamasi, serta menenangkan selaput lendir. Oleh karena itu, dalam pengobatan herbal Eropa, tumbuhan ini sering diseduh sebagai teh atau digunakan sebagai ramuan untuk meredakan iritasi tenggorokan. Meskipun demikian, penggunaannya harus hati-hati karena kandungan pirolizidin alkaloid yang terdapat dalam beberapa spesies Pulmonaria dapat bersifat hepatotoksik jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang.

Dalam praktik modern, ekstrak Pulmonaria officinalis juga dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik dan perawatan kulit karena allantoinnya membantu mempercepat regenerasi sel dan penyembuhan luka ringan. Selain itu, tumbuhan ini kerap ditanam sebagai tanaman hias di taman-taman rindang karena daya tarik visualnya dan kemampuannya menarik penyerbuk awal musim semi. Budidaya Pulmonaria officinalis relatif mudah dengan perbanyakan melalui pembagian rumpun atau biji, menjadikannya populer baik sebagai tanaman obat maupun elemen estetika taman. Penelitian lebih lanjut terus dilakukan untuk menggali potensi terapeutiknya secara ilmiah, khususnya dalam formulasi herbal modern yang lebih aman dan terstandarisasi.

Update: 31 Jul 2026 - 09:58:15

 

II. Manfaat Lungwort

Manfaat Lungwort untuk kesehatan.

  1. Batuk kering dan iritasi saluran pernapasan bagian atas

    Mukilago membentuk lapisan pelindung pada mukosa orofaring sehingga mengurangi stimulus refleks batuk; saponin merangsang sekresi cairan saluran napas yang membantu melegakan tenggorokan; asam rosmarinat memberikan efek anti-inflamasi lokal.

    Senyawa Aktif: Mukilago (polisakarida), Saponin, Asam Rosmarinat
    Tampilkan
  2. Bronkitis ringan dan ekspektoran pada batuk berdahak

    Saponin dapat meningkatkan sekresi mukus bronkus melalui mekanisme iritasi refleks lambung; flavonoid dan asam fenolik membantu mengurangi inflamasi saluran napas; allantoin mendukung perbaikan epitel mukosa.

    Senyawa Aktif: Saponin, Allantoin, Asam Kafeat
    Tampilkan
  3. Anti-inflamasi pada iritasi mukosa dan nyeri tenggorokan

    Asam rosmarinat dan kuersetin menghambat enzim COX-2 dan 5-LOX sehingga menurunkan sintesis prostaglandin dan leukotrien; kuersetin juga menekan aktivasi NF-κB dan produksi sitokin proinflamasi seperti TNF-α dan IL-6.

    Tampilkan
  4. Antioksidan dan pencegahan stres oksidatif

    Polifenol seperti asam rosmarinat, asam kafeat, dan kuersetin menyumbangkan elektron untuk menetralkan radikal bebas, menghambat peroksidasi lipid, serta melindungi enzim intraseluler dari kerusakan oksidatif.

    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Lungwort

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Lungwort.

  1. Golongan: Fenilpropanoid (asam kafeat ester)
    Bagian Tanaman: Daun (Pulmonariae folium)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Dan Antiinflamasi; Menghambat Elastase Neutrofil Serta Produksi Mediator Inflamasi, Sehingga Berkontribusi Pada Efek Antiiritasi Saluran Napas..
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Daun dan herba
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan; Menstabilkan Membran Sel Mast Dan Menghambat Pelepasan Histamin; Antiinflamasi..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Daun dan herba
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan; Antiinflamasi Melalui Penghambatan NF-κB; Antimikroba Ringan..
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

Sassafras

Sassafras albidum

Agrimony

Agrimonia eupatoria