Daun Sirih Gading Emas

Epipremnum pinnatum
Nama
Daun Sirih Gading Emas
Nama Latin/Ilmiah
Epipremnum pinnatum
Famili
Bagian Digunakan
Daun.
Rasa
Pahit, kelat
Nama Lain
Centipede tongavine (Inggris), taro vine (Australia), dragon-tail plant (Amerika Serikat), qilin ye (Tiongkok), phlu chang (Thailand).
Asal
Asia Tenggara, Papua Nugini, Australia (Queensland), dan kepulauan Pasifik.
Kandungan Utama
Kandungan utama daun sirih gading emas (Epipremnum pinnatum) adalah saponin, flavonoid, polifenol, alkaloid, dan tanin.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Daun Sirih Gading Emas

Daun Sirih Gading Emas, yang dikenal juga dengan nama ilmiah Epipremnum pinnatum, merupakan tumbuhan merambat populer dari keluarga Araceae. Keunikan utamanya terletak pada daunnya yang berbentuk hati dengan corak beraneka warna, mulai dari hijau tua hingga kuning keemasan. Tumbuhan ini sering dijadikan tanaman hias gantung atau rambat karena sifatnya yang mudah beradaptasi, baik di dalam ruangan dengan cahaya tidak langsung maupun di luar ruangan dengan naungan sebagian. Selain mempercantik lingkungan, daunnya juga dikenal mampu menyerap polutan udara seperti formaldehida dan benzena.

Baca Lebih Lanjut
Update: 16 Agu 2026 - 01:00:05
 

II. Ciri-ciri Daun Sirih Gading Emas

Tanaman merambat tropis yang asalnya dari hutan hujan. Sangat adaptif, bisa hidup di tanah atau menempel di pohon. Suka tempat teduh tapi tetap butuh cahaya tidak langsung supaya corak emasnya muncul. Karakteristik/ciri-ciri Daun Sirih Gading Emas (Epipremnum pinnatum):

Bagian Ciri-Ciri
Bentuk Daun Awalnya berbentuk hati atau oval, tapi pas sudah dewasa daunnya bisa membelah (bercelah) mirip sirip.
Warna Daun Dominan hijau segar dengan bercak-bercak warna kuning keemasan atau krem yang acak (variegata).
Tekstur Permukaan Licin, mengkilap, dan terasa agak tebal seperti lilin.
Tulang Daun Menyirip dengan tulang daun utama yang cukup menonjol di bagian bawah.
Tipe Tangkai Tangkai daunnya agak panjang dan fleksibel, berfungsi untuk mengarahkan daun mencari cahaya.
Pola Pertumbuhan Tipe merambat menggunakan akar udara yang keluar dari ruas batang untuk menempel pada inang atau media rambat.

III. Manfaat Daun Sirih Gading Emas

7 Manfaat Daun Sirih Gading Emas untuk kesehatan.

  1. Antioksidan

    Polifenol dan flavonoid pada ekstrak daun menyumbangkan elektron untuk menetralkan radikal bebas, mengkelat logam transisi, dan menghambat peroksidasi lipid. Pada studi seluler, aktivasi faktor transkripsi Nrf2 dapat meningkatkan enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase, katalase, dan glutathione peroksidase.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Asam Galat, Rutin
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi dan nyeri

    Flavonoid dan triterpenoid menghambat enzim COX-2 dan 5-LOX serta menekan aktivasi NF-κB, sehingga menurunkan pelepasan TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Penghambatan mediator inflamasi dan prostaglandin perifer menjelaskan potensi analgesik.

    Tampilkan
  3. Antimikroba

    Tanin dan saponin merusak integritas membran sel bakteri dan jamur; flavonoid dapat menghambat sintesis asam nukleat dan mengganggu pompa efluks mikroba. Efek ini bekerja sinergis untuk menghambat pertumbuhan dan membunuh sel mikroba.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Asam Galat, saponin glikosida
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Daun Sirih Gading Emas

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Daun Sirih Gading Emas.

  1. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Dan Antiinflamasi; Menghambat TNF-α, IL-6, Dan Peroksidasi Lipid..
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid glikosida
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Proteksi Vaskuler, Antitrombotik, Dan Antioksidan..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Kardioprotektif, Antioksidan, Dan Antiproliferatif Pada Studi Preklinik..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Daun Sirih Gading Emas

Interaksi & Kontraindikasi Daun Sirih Gading Emas dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan topikal daun pada kulit utuh tanpa luka

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Risiko iritasi lokal umumnya rendah, tetapi lakukan uji tempel pada area kecil selama 30-60 menit. Jika muncul kemerahan atau gatal, hentikan penggunaan. Rujukan: laporan dermatitis kontak akibat tanaman famili Araceae.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Pasien yang menerima obat antikoagulan/antiplatelet (warfarin, clopidogrel)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Belum ada bukti interaksi langsung Epipremnum pinnatum dengan antikoagulan/antiplatelet; namun keamanan jangka panjang tidak diketahui. Jangan gunakan secara rutin dan pantau tanda perdarahan.

  3. Konsumsi daun yang telah dimasak/direbus sangat lama dalam porsi kecil pada orang sehat

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Perebusan mengurangi sebagian efek iritan tetapi tidak menghilangkan kalsium oksalat. Hanya boleh sesekali, bukan terapi rutin. Hentikan bila timbul mual, sakit perut, atau iritasi mulut.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+11)

VI. Efek Samping Daun Sirih Gading Emas

Daun Sirih Gading Emas (Epipremnum pinnatum) dikenal sebagai tanaman hias populer, namun seluruh bagian tanaman ini mengandung kristal kalsium oksalat berbentuk jarum yang disebut rafida. Ketika daun atau bagian tanaman lainnya dikunyah, tertelan, atau bersentuhan langsung dengan kulit dan selaput lendir, kristal tajam ini dapat dilepaskan dan memicu respons toksik mekanis. Efek samping lokal yang paling sering dilaporkan pada manusia dan hewan peliharaan meliputi iritasi parah pada rongga mulut, sensasi terbakar yang intens pada bibir, lidah, dan mukosa bukal, serta pembengkakan (edema) pada jaringan mulut dan faring yang dapat menyebabkan kesulitan menelan (disfagia) dan hipersalivasi.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Daun Sirih Gading Emas

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Daun Sirih Gading Emas.

Apakah daun sirih gading emas (Epipremnum pinnatum) sama dengan daun sirih yang biasa dikonsumsi?
Tidak. Daun sirih yang biasa dikunyah atau diseduh adalah Piper betle (sirih hijau). Sirih gading emas adalah tanaman hias dari famili Araceae; nama 'sirih' hanya karena bentuk daunnya mirip. Jika yang dimaksud adalah 'Golden Pothos' atau Epipremnum aureum, taksonomi modern sering memperlakukannya sebagai bagian/sinonim dari Epipremnum pinnatum. Referensi: Royal Botanic Gardens Kew, Plants of the World Online, 'Epipremnum pinnatum'.
Apakah daun sirih gading emas aman dikonsumsi sebagai obat herbal?
Tidak aman. Tidak ada dosis oral yang dapat direkomendasikan. Daun dan batangnya mengandung kristal kalsium oksalat berbentuk jarum (rafida). Mengunyah atau menelan dapat menyebabkan nyeri terbakar, pembengkakan bibir/lidah, hipersalivasi, kesulitan menelan, dan muntah. Secara gizi, tanaman ini juga bukan sumber pangan yang bermanfaat. Referensi: Nelson, L.S., Shih, R.D., & Balick, M.J. (2007). Handbook of Poisonous and Injurious Plants. Springer.
Apa kandungan fitokimia utama daun sirih gading emas?
Dari sudut fitokimia, senyawa yang paling relevan secara toksikologi adalah kalsium oksalat tipe rafida, yaitu kristal berbentuk jarum yang terdapat dalam idioblas di jaringan daun dan batang. Saat jaringan tanaman dikunyah, rafida dapat terlontar dan menusuk mukosa, sehingga menimbulkan iritasi. Referensi: Franceschi, V.R., & Nakata, P.A. (2005). Calcium oxalate in plants: Formation and function. Annual Review of Plant Biology, 56, 41–71; Burrows & Tyrl, 2013.
Apa efek samping yang perlu diwaspadai?
Efek lokal yang umum adalah iritasi dan edema mukosa mulut, sensasi terbakar, hipersalivasi, muntah, dan suara serak. Kontak getah dengan kulit dapat menyebabkan dermatitis, dan kontak dengan mata dapat menyebabkan nyeri serta kemerahan. Pada hewan peliharaan, golden pothos tercatat toksik karena kristal yang sama. Referensi: Burrows, G.E., & Tyrl, R.J. (2013). Toxic Plants of North America. Wiley-Blackwell; ASPCA Animal Poison Control, Golden Pothos.
Bagaimana pertolongan pertama jika bayi atau anak tidak sengaja mengunyah daun ini?
Jangan memicu muntah. Segera keluarkan sisa daun dari mulut, lalu bersihkan rongga mulut dengan kain basah dan berikan air putih atau susu dingin untuk mengurangi iritasi. Segera bawa ke fasilitas kesehatan jika muncul pembengkakan pada bibir, lidah, atau leher, kesulitan bernapas, atau kesulitan menelan. Anak kecil lebih rentan karena saluran napasnya masih sempit. Referensi: Nelson et al. (2007). Handbook of Poisonous and Injurious Plants. Springer.
Apakah daun sirih gading emas aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak dianjurkan. Tidak ada data keamanan dari penelitian manusia untuk penggunaan oral maupun luar selama kehamilan dan menyusui. Efek toksik seperti muntah dan iritasi saluran cerna dapat membahayakan ibu dan janin. Ibu menyusui juga sebaiknya menghindari bahan herbal yang tidak memiliki data keamanan. Referensi: Nelson et al. (2007); Burrows & Tyrl (2013).
Apakah daun sirih gading emas bisa digunakan untuk pengobatan luar, misalnya ditempelkan pada luka?
Tidak disarankan. Tidak ada bukti klinis bahwa daun segar ini aman atau efektif untuk luka atau bisul. Kandungan rafida kalsium oksalat justru dapat memperparah iritasi jaringan yang rusak. Gunakan bahan obat luar yang sudah teruji dan terdaftar resmi. Referensi: Burrows & Tyrl (2013).
Apakah daun sirih gading emas bermanfaat untuk kesehatan umum sebagai pembersih udara?
Yang terdokumentasi adalah fungsi lingkungan, bukan konsumsi. Dalam studi NASA, Epipremnum aureum (golden pothos) mampu menyerap formaldehida dan benzena dari udara dalam ruangan pada kondisi uji laboratorium. Namun itu tidak berarti daunnya boleh dimakan atau dijadikan obat. Tanaman ini tetap harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Referensi: Wolverton, B.C., Johnson, A., & Bounds, K. (1989). Interior Landscape Plants for Indoor Air Pollution Abatement. NASA.
Apakah merebus daunnya bisa menghilangkan racunnya?
Tidak ada metode pengolahan yang terbukti aman untuk menjadikan daun ini konsumsi. Perebusan tidak menjamin seluruh kristal kalsium oksalat dinonaktifkan. Karena itu, daun sirih gading emas tidak boleh dijadikan teh, jamu, atau lalapan. Referensi: Nelson et al. (2007); Burrows & Tyrl (2013).

Akar Manis Jawa

Abrus precatorius

Daun Kirinyuh

Chromolaena odorata

Cari: