Cramp Bark

Viburnum opulus
Nama
Cramp Bark
Nama Latin/Ilmiah
Viburnum opulus
Bagian Digunakan
Kulit Batang
Rasa
Pahit, sepat
Nama Lain
Guelder Rose (UK), European Cranberrybush (US), Snowball Tree (UK), Viorne obier (France), Gewöhnlicher Schneeball (Germany)
Asal
Eropa, Afrika Utara, Asia Tengah
Kandungan Utama
Viburnin, tanin, kumarin, scopoletin, aesculetin, flavonoid, dan minyak atsiri.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Cramp Bark

Cramp Bark atau Viburnum opulus adalah semak belukar gugur yang berasal dari Eropa, Asia Utara, dan sebagian Amerika Utara. Tumbuhan ini dikenal dengan bunga putihnya yang mencolok dan buah beri merah mengilap, namun kulit batangnya yang paling dihargai dalam pengobatan herbal. Secara tradisional, kulit kayu ini dijuluki "kulit antikejang" karena manfaatnya yang kuat sebagai relaksan otot, terutama untuk meredakan kram perut, nyeri haid, dan kejang otot polos. Di habitat aslinya, Viburnum opulus kerap tumbuh di tepi hutan lembap dan semak belukar, menjadikannya tumbuhan liar yang mudah ditemukan di daerah beriklim sedang.

Baca Lebih Lanjut
Update: 12 Sep 2026 - 06:40:57
 

II. Ciri-ciri Cramp Bark

Suka tumbuh di area yang agak lembap, seperti pinggiran hutan, semak belukar, atau sepanjang aliran sungai. Tanaman ini cukup tangguh dan bisa beradaptasi di tanah yang netral sampai sedikit asam dengan paparan sinar matahari yang cukup. Karakteristik/ciri-ciri Cramp Bark (Viburnum opulus):

Bagian Ciri-Ciri
Bentuk Tanaman Semak gugur yang tumbuh tegak dengan percabangan yang rapat, tingginya bisa mencapai 4-5 meter.
Daun Bentuknya mirip daun maple dengan 3 sampai 5 lobus. Teksturnya agak kasar dengan pinggiran yang bergerigi, warnanya hijau segar saat musim panas dan berubah jadi merah merona di musim gugur.
Bunga Muncul dalam kelompok berbentuk payung (cyme). Bagian luarnya punya bunga besar yang steril (sebagai pemikat serangga), sementara bagian tengahnya berisi bunga-bunga kecil yang fertil.
Buah Berupa buah beri kecil berbentuk bulat, warnanya merah terang yang sangat mencolok saat matang, dan bisa bertahan lama di dahan meski daun sudah gugur.
Kulit Batang Memiliki kulit kayu yang abu-abu kecokelatan dengan tekstur yang cenderung pecah-pecah atau bersisik seiring bertambahnya usia, dan inilah bagian yang paling sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

III. Manfaat Cramp Bark

7 Manfaat Cramp Bark untuk kesehatan.

  1. Antispasmodik (kram otot polos, dismenore, nyeri abdomen)

    Berdasarkan studi pra-klinis, ekstrak V. opulus menghambat kontraksi otot polos melalui modulasi kanal kalsium tipe-L dan pelepasan kalsium intraseluler, serta meningkatkan jalur NO/cGMP. Koumarin dan flavonoid diduga menurunkan respons kontraksi yang diinduksi asetilkolin/oksitosin pada uterus dan ileum.

    Senyawa Aktif: Skopoletin, Kuersetin, opulusiridoid A
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi dan nyeri pada kondisi radang

    Polifenol menghambat enzim COX-2 dan LOX serta menurunkan produksi prostaglandin dan leukotrien. Ekstrak juga menekan aktivasi NF-κB dan menurunkan ekspresi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6 pada makrofag.

    Senyawa Aktif: Asam Klorogenat, Kuersetin, Kaempferol, procyanidin B2
    Tampilkan
  3. Stres oksidatif / antioksidan

    Antosianin dan asam fenolik menetralkan radikal bebas, mengkhelat ion logam transisi, dan menghambat peroksidasi lipid. Pada konsentrasi rendah, senyawa tersebut dapat mengaktivasi faktor Nrf2 sehingga meningkatkan enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan GPx.

    Senyawa Aktif: sianidin-3-glukosida, sianidin-3-rutinosida, Asam Klorogenat, Epikatekin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Cramp Bark

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Cramp Bark.

  1. Golongan: Kumarin
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Relaksasi Otot Polos, Antispasmodik, Antiinflamasi, Dan Antioksidan Pada Studi In Vitro/eks Vivo..
    Tampilkan
  2. Aesculin (esculin)

    Golongan: Kumarin glikosida
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Mengurangi Permeabilitas Kapiler, Dan Tonik Vena; Berperan Pada Efek Antispasme Dan Nyeri..
    Tampilkan
  3. Viburnin

    Golongan: Glikosida pahit / prinsip iridoid
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Dilaporkan Sebagai Relaksan Otot Polos Uterus Dan Saluran Cerna; Mendukung Penggunaan Tradisional Untuk Kram Menstruasi..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Cramp Bark

Interaksi & Kontraindikasi Cramp Bark dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Pasien dengan riwayat iritasi lambung atau tukak lambung aktif

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Konsumsi setelah makan dan hentikan jika muncul mual, nyeri epigastrium, atau gangguan dispepsia. Kandungan tanin dapat mengiritasi mukosa lambung.

  2. Tekanan darah rendah (hipotensi)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Cramp bark berpotensi menurunkan tekanan darah. Gunakan dengan hati-hati atau hindari pada pasien hipotensi untuk mencegah sinkop/pingsan.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antihipertensi (ACE inhibitor, ARB, penghambat kanal kalsium, diuretik)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Dapat terjadi efek aditif penurunan tekanan darah. Pantau tekanan darah secara rutin dan konsultasikan penyesuaian dosis dengan dokter.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+9)

VI. Efek Samping Cramp Bark

Cramp Bark (Viburnum opulus) secara tradisional digunakan untuk meredakan kram menstruasi dan kejang otot. Namun, konsumsi tanaman ini dapat menimbulkan beberapa efek samping, terutama bila digunakan dalam dosis yang tidak tepat atau berlebihan. Efek samping ringan yang sering dilaporkan meliputi gangguan pencernaan seperti mual, muntah, sakit perut, dan diare akibat kandungan senyawa iritatif tertentu pada kulit batangnya [1]. Selain itu, beberapa individu dapat mengalami pusing, kelelahan, atau reaksi alergi ringan pada kulit berupa kemerahan dan gatal [2].

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Cramp Bark

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Cramp Bark.

  1. Efektivitas dan keamanan obat herbal untuk dismenore primer: tinjauan sistematis dan meta-analisis uji klinis acak

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Intervensi herbal, termasuk sediaan yang mengandung Viburnum opulus, menurunkan skor nyeri dismenore primer secara signifikan dibandingkan plasebo. Namun, analisis subkelompok khusus V. opulus masih terbatas dan heterogenitas antarstudi cukup tinggi.
    Tampilkan
  2. Efek Viburnum opulus terhadap dismenore primer: uji klinis acak terkontrol

    Tahun: 2020
    Temuan:
    Viburnum opulus menurunkan intensitas nyeri haid lebih baik daripada plasebo. Efek samping yang dilaporkan umumnya ringan dan bersifat sementara.
    Tampilkan
  3. Perbandingan efek Viburnum opulus dan mefenamat pada dismenore primer

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Viburnum opulus menunjukkan efek analgesik yang sebanding dengan mefenamat dalam menurunkan nyeri haid. Tidak ditemukan perbedaan bermakna pada kebutuhan analgesik tambahan.
    Tampilkan

VIII. FAQ Cramp Bark

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Cramp Bark.

Apa itu Cramp Bark (Viburnum opulus) dan bagaimana cara kerjanya?
Cramp Bark adalah kulit batang dari semak Viburnum opulus yang secara tradisional digunakan sebagai antispasmodik alami. Fitokimia aktifnya, seperti iridoid glikosida, flavonoid, dan kumarin, diduga dapat memengaruhi kanal kalsium dan menurunkan kontraksi otot polos sehingga membantu meredakan kram otot dan nyeri haid. European Medicines Agency. (2011). Community herbal monograph on Viburnum opulus L., cortex.
Bagaimana cara konsumsi dan dosis harian Cramp Bark yang umum?
Untuk orang dewasa, herbal ini umumnya dikonsumsi sebagai teh dari 2,5 gram kulit kering yang diseduh dengan 150 ml air panas selama 10-15 menit, diminum hingga tiga kali sehari. Tingtur (1:5) dapat digunakan sebanyak 2-4 ml, tiga kali sehari, tetapi dosis produk bervariasi; selalu ikuti petunjuk label dan konsultasikan dengan ahli kesehatan. Natural Medicines Comprehensive Database. (2020). Cramp Bark.
Apakah Cramp Bark aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil karena kulit batang ini dapat merangsang kontraksi uterus, sehingga berisiko menyebabkan keguguran atau persalinan prematur. Untuk ibu menyusui, data keamanan tidak mencukupi, sehingga lebih aman dihindari selama masa menyusui. European Medicines Agency. (2011). Community herbal monograph on Viburnum opulus L., cortex.
Bolehkah Cramp Bark digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Tidak disarankan. Belum ada bukti ilmiah yang memadai mengenai keamanan, dosis, dan khasiat Cramp Bark pada bayi dan anak-anak. Penggunaan herbal ini pada populasi pediatrik sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan. European Medicines Agency. (2011). Community herbal monograph on Viburnum opulus L., cortex.
Apa efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan Cramp Bark?
Pada dosis wajar, efek samping jarang terjadi, tetapi dosis tinggi dapat menyebabkan mual, muntah, diare, dan gangguan pencernaan lainnya. Jika muncul gejala alergi seperti ruam atau kesulitan bernapas, segera hentikan penggunaan dan cari bantuan medis. Brinker, F. (2010). Herbal Contraindications and Drug Interactions.
Apakah Cramp Bark berinteraksi dengan obat-obatan?
Ya, berpotensi. Kandungan kumarin dalam Cramp Bark dapat meningkatkan risiko perdarahan jika digunakan bersama obat antikoagulan seperti warfarin. Efek antispasmodiknya juga berpotensi menambah efek obat relaksan otot. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum digunakan bersamaan dengan obat resep. Brinker, F. (2010). Herbal Contraindications and Drug Interactions.
Apa bukti klinis penggunaan Cramp Bark untuk kram menstruasi?
Meskipun telah digunakan secara tradisional, bukti klinis modern masih terbatas. Monograf herbal Eropa hanya mendukung penggunaan tradisional untuk nyeri haid sebagai tambahan dan menekankan perlunya bukti lebih lanjut untuk klaim medis. Beberapa studi kecil menunjukkan potensi pereda nyeri, tetapi belum cukup kuat untuk direkomendasikan secara luas. European Medicines Agency. (2011). Community herbal monograph on Viburnum opulus L., cortex.
Senyawa apa saja yang terkandung dalam Cramp Bark dan adakah manfaat kesehatan umumnya?
Cramp Bark mengandung iridoid glikosida (misalnya viburtinos), kumarin, flavonoid, tanin, dan saponin. Senyawa flavonoid dan asam fenolik memberikan aktivitas antioksidan, dan iridoid berperan dalam efek antispasmodik. Meskipun demikian, aplikasi untuk kesehatan umum seperti gangguan pencernaan atau kecemasan memerlukan penelitian klinis yang lebih mendalam. European Medicines Agency. (2011). Community herbal monograph on Viburnum opulus L., cortex.

Black Haw

Viburnum prunifolium

Ceri Hitam

Prunus serotina

Cari: