Bush Willow

Combretum molle
Nama
Bush Willow
Nama Latin/Ilmiah
Combretum molle
Bagian Digunakan
Daun, Kulit Batang, dan Akar
Rasa
Pahit
Nama Lain
Mogobane (Botswana), umhlonhlo (Afrika Selatan), mlama (Tanzania), mutsviri (Zimbabwe), fluweelboswilg (Afrika Selatan)
Asal
Afrika tropis dan subtropis (dari Senegal hingga Ethiopia dan ke selatan hingga Afrika Selatan), serta Semenanjung Arab (Yaman, Arab Saudi).
Kandungan Utama
Tanin, saponin, flavonoid, alkaloid, steroid, triterpenoid, asam fenolat

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Bush Willow

Combretum molle, yang dikenal luas sebagai Bush Willow, adalah spesies pohon atau perdu dari famili Combretaceae yang tersebar luas di kawasan Afrika sub-Sahara. Tumbuhan ini umumnya tumbuh di sabana kering, tepi hutan, dan area berbatu dengan ketinggian hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Karakteristik morfologisnya meliputi daun sederhana yang tersusun berhadapan atau berseling, dengan permukaan bawah berbulu halus dan tekstur seperti beludru. Bunganya berwarna kuning krem hingga oranye, tersusun dalam tandan aksilar, dan buahnya bersayap empat yang khas, membantu penyebaran biji melalui angin. Nama “molle” merujuk pada tekstur daunnya yang lembut, sementara kayunya yang keras dan tahan lama sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan kayu bakar.

Baca Lebih Lanjut
Update: 18 Agu 2026 - 07:52:25
 

II. Ciri-ciri Bush Willow

Tumbuh subur di daerah sabana, hutan terbuka, dan perbukitan berbatu di Afrika. Tanaman ini sangat tangguh karena tahan kekeringan dan sering ditemukan di area yang sering terjadi kebakaran hutan. Karakteristik/ciri-ciri Bush Willow (Combretum molle):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tumbuhan Pohon kecil hingga sedang dengan tinggi bisa mencapai 10-12 meter.
Batang Kulit batang berwarna abu-abu gelap sampai hitam, teksturnya kasar, pecah-pecah (seperti kotak-kotak kecil), dan bagian dalamnya bisa menghasilkan getah.
Daun Daunnya berbentuk oval atau lonjong, berwarna hijau kusam dengan bulu-bulu halus di kedua sisinya (memberi kesan bertekstur beludru), serta susunan daun yang saling berhadapan.
Bunga Bunga muncul dalam kelompok berbentuk paku (spikes) berwarna kuning kehijauan atau krem, biasanya muncul sebelum atau saat daun baru tumbuh.
Buah Buah memiliki empat sayap (bersayap empat) berwarna kecokelatan saat matang, yang berfungsi agar mudah terbawa angin untuk penyebaran biji.
Akar Memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam, yang membantunya bertahan hidup di tanah yang kurang subur atau berbatu.

III. Manfaat Bush Willow

8 Manfaat Bush Willow untuk kesehatan.

  1. Infeksi bakteri dan jamur (antimikroba spektrum luas)

    Polifenol (asam galat, asam elagat) dan triterpenoid (asam betulinat) mengganggu lipid bilayer membran mikroba, meningkatkan permeabilitas sel, menghambat enzim DNA girase, serta menghambat pembentukan biofilm; pada fungi, berinteraksi dengan ergosterol membran sehingga mengganggu homeostasis ion.

    Senyawa Aktif: Asam Galat, asam elagat, asam betulinat
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi dan nyeri sendi/jaringan lunak

    Flavonoid dan triterpenoid menghambat enzim COX-2 dan 5-LOX, menurunkan produksi prostaglandin dan leukotrien; menekan fosforilasi IκB dan translokasi NF-κB, sehingga mengurangi ekspresi TNF-α, IL-6, dan iNOS di makrofag.

    Senyawa Aktif: Asam Ursolat, asam betulinat, Kuersetin
    Tampilkan
  3. Stres oksidatif / kebutuhan antioksidan sistemik

    Polifenol (kuersetin, rutin, asam elagat, asam galat) mendonorkan elektron/hidrogen menetralkan radikal bebas, mengkelat ion besi/tembaga, mengaktivasi Nrf2, dan meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan glutathione peroksidase.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Rutin, asam elagat, Asam Galat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Bush Willow

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Bush Willow.

  1. Golongan: Fenolik (asam fenolat)
    Bagian Tanaman: Daun, kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Dan Antibakteri In Vitro; Antiinflamasi Pada Model Hewan. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
  2. Golongan: Polifenol/ellagitannin
    Bagian Tanaman: Daun, kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antimikroba, Dan Antikarsinogenik Pada Model Praklinis. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Antivirus In Vitro; Beberapa Data Uji Manusia Untuk Suplemen Kuersetin, Tetapi Bukan Khusus C. Molle. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Untuk Tanaman Ini..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Bush Willow

Bush Willow (Combretum molle) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan di berbagai wilayah Afrika untuk mengobati berbagai kondisi seperti infeksi bakteri, parasit, dan gangguan pencernaan. Meskipun memiliki potensi farmakologis, penggunaan bagian tanaman ini—terutama akar dan daunnya—dapat menimbulkan berbagai efek samping toksik jika tidak digunakan dengan benar. Senyawa bioaktif seperti tanin, saponin, dan flavonoid yang terkandung di dalamnya dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan, yang memicu gejala seperti mual, muntah, kram perut, dan diare akut apabila dikonsumsi dalam dosis yang berlebihan.

Baca Semua Efek Samping

Wild Dagga

Leonotis leonurus

Sida / Broom Weed

Sida acuta

Cari: