Advertisement
Nymphaea caerulea, yang lebih dikenal sebagai Blue Lotus atau teratai biru Mesir, adalah tumbuhan air tahunan dari famili Nymphaeaceae. Berbeda dengan teratai pada umumnya yang mekar di siang hari, spesies ini memiliki keunikan berupa bunga yang mekar pada pagi hari lalu menutup kembali menjelang sore. Habitat aslinya tersebar di kawasan sungai Nil dan perairan tenang di Afrika Timur hingga Asia Selatan. Dalam sejarah peradaban kuno, terutama Mesir, tumbuhan ini bukan sekadar tanaman hias—ia dimanfaatkan dalam ritual keagamaan, pengobatan tradisional, hingga simbol kebangkitan spiritual. Kandungan bioaktif seperti alkaloid (misalnya nuciferin dan apomorfin) serta flavonoid dalam kelopak dan akarnya diketahui dapat memberikan efek relaksasi ringan, euforia, serta meningkatkan kualitas meditasi.
7 Manfaat Blue Lotus untuk kesehatan.
Diduga melalui interaksi aporfina nuciferine dengan reseptor dopamin D2 dan serotonin 5-HT2A, serta modulasi transmisi GABAergik. Pemetaan farmakologi lengkap pada Nymphaea caerulea masih belum tersedia.
Berbagi mekanisme dengan efek ansiolitik; aporfina alkaloid diduga menekan eksitasi saraf pusat dan meningkatkan aktivitas istirahat, meskipun keterlibatan reseptor spesifik belum dikonfirmasi.
Flavonoid dan nuciferine menghambat aktivitas COX-2/LOX serta menekan jalur sinyal NF-κB, sehingga menurunkan pelepasan sitokin pro-inflamasi IL-6 dan TNF-α.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Blue Lotus.