Safflower

Carthamus tinctorius
Nama
Safflower
Nama Latin/Ilmiah
Carthamus tinctorius
Bagian Digunakan
Biji, Bunga
Rasa
Pedas
Nama Lain
kesumba (Indonesia), honghua (Tiongkok), kusum (India), cártamo (Spanyol), safflor (Jerman)
Asal
Timur Tengah (wilayah Bulan Sabit Subur)
Kandungan Utama
Minyak, asam linoleat, karthamin, safflower yellow

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Safflower

Safflower (Carthamus tinctorius) merupakan tumbuhan semusim yang termasuk dalam famili Asteraceae, berasal dari kawasan Timur Tengah dan kemungkinan telah dibudidayakan sejak ribuan tahun lalu. Tumbuhan ini memiliki batang tegak yang dapat mencapai tinggi 30–150 cm, daun lanset dengan duri kecil pada tepinya, serta bunga majemuk berwarna kuning, oranye, hingga merah menyala yang menjadi sumber utama nilai komersialnya. Meskipun kerap disamakan dengan kesumba (Bixa orellana), safflower justru dikenal sebagai “kesumba palsu” atau false saffron karena kerap digunakan sebagai pewarna tekstil dan pengganti safron yang lebih murah.

Baca Lebih Lanjut
Update: 03 Agu 2026 - 08:30:11
 

II. Manfaat Safflower

8 Manfaat Safflower untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada osteoartritis dan artritis reumatoid

    Hydroxysafflor yellow A (HSYA) menghambat fosforilasi NF-κB p65 dan jalur MAPK (ERK/JNK/p38), menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, IL-6, IL-1β, serta MMP-13 pada kondrosit dan sel sinovial. HSYA juga memodulasi NLRP3 inflammasome sehingga menekan maturasi IL-1β dan mengurangi degradasi kartilago.

    Senyawa Aktif: Hydroxysafflor yellow A (HSYA), Safflor yellow A, Carthamin
    Tampilkan
  2. Angina pektoris stabil dan iskemia jantung

    HSYA meningkatkan aliran koroner melalui vasodilatasi yang dimediasi NO, menghambat agregasi platelet dan adhesi leukosit, menekan apoptosis kardiomiosit melalui jalur PI3K/AKT, serta menurunkan ekspresi ICAM-1 dan VCAM-1 sehingga memperbaiki ketidakseimbangan suplai-kebutuhan oksigen miokard.

    Senyawa Aktif: Hydroxysafflor yellow A (HSYA), Safflower yellow pigments, Adenosine
    Tampilkan
  3. Neuroprotektif pada iskemia serebral (stroke iskemik)

    HSYA menembus sawar darah-otak dan menghambat kaskade iskemik: menurunkan pelepasan glutamat eksitotoksik, menghambat influx kalsium intraseluler, menekan TLR4/NF-κB, mengaktifkan Nrf2/HO-1, mengurangi produksi ROS, apoptosis neuron, dan menjaga integritas tight junction sawar darah-otak.

    Senyawa Aktif: Hydroxysafflor yellow A (HSYA), Safflor yellow B, Anhydrosafflor yellow B
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


III. Kandungan Safflower

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Safflower.

  1. Hydroxysafflor yellow A (HSYA)

    Golongan: Flavonoid quinochalcone (C-glikosida)
    Bagian Tanaman: Bunga kering (Flos Carthami)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiagregasi Platelet, Antitrombotik, Antiinflamasi, Antioksidan; Kardioprotektif Dan Neuroprotektif; Digunakan Dalam Terapi Adjuvan Angina Pektoris Pada Uji Klinis Di Tiongkok..
    Tampilkan
  2. Carthamin

    Golongan: Flavonoid quinochalcone (pigmen merah)
    Bagian Tanaman: Bunga kering
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Antiapoptosis, Dan Neuroprotektif Pada Model Cedera Seluler/iskemia..
    Tampilkan
  3. Kaempferol 3-O-rutinosida (nicotiflorin)

    Golongan: Flavonol glikosida
    Bagian Tanaman: Bunga kering
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Vasorelaksan, Neuroprotektif, Dan Dapat Menghambat Agregasi Platelet..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

Cornflower

Centaurea cyanus

Blue Lotus

Nymphaea caerulea

Cari: