Advertisement
Cornflower (Centaurea cyanus) adalah tumbuhan berbunga tahunan yang berasal dari kawasan Eropa dan Asia Barat, namun kini telah menyebar luas ke berbagai belahan dunia. Tanaman ini termasuk dalam famili Asteraceae dan dikenal dengan bunga berwarna biru cerah yang khas, meskipun varietas dengan warna putih, merah muda, dan ungu juga dikembangkan. Nama "cornflower" merujuk pada kebiasaannya tumbuh liar di ladang gandum (corn dalam bahasa Inggris kuno berarti gandum), sehingga ia kerap dianggap sebagai gulma sekaligus tanaman hias yang bernilai estetika tinggi.
7 Manfaat Cornflower untuk kesehatan.
Flavonoid (apigenin, luteolin, quercetin) dan asam klorogenat menghambat enzim COX-2 dan LOX, menurunkan produksi prostaglandin dan leukotrien. Pada makrofag, ekstrak juga menekan aktivasi NF-κB dan p38 MAPK sehingga mengurangi ekspresi TNF-α, IL-6, iNOS, dan nitric oxide.
Polifenol dan antosianin bekerja sebagai peredam radikal bebas, pendonor elektron, dan pengkhelat logam transisi. Aktivitas ini dapat mengaktifkan faktor transkripsi Nrf2, meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti katalase dan superoksida dismutase.
Komponen lipofilik minyak atsiri dan asam fenolik berinteraksi dengan membran mikroba, meningkatkan permeabilitas sel dan menyebabkan kebocoran ion serta isi sel. Senyawa flavonoid seperti apigenin juga dapat menghambat pembentukan biofilm.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Cornflower.