Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Centaurea cyanus L.: Fitokimia dan aktivitas biologis—tinjauan sistematis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    52 studi in vitro, in vivo, dan klinis tentang Centaurea cyanus
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (kajian pustaka)
    Temuan:
    Bunga Centaurea cyanus kaya akan antosianin, flavonoid, dan asam fenolat. Senyawa ini menunjukkan aktivitas antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, dan potensi perlindungan kulit.
  2. Centaurea cyanus L. sebagai sumber antioksidan alami

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    In vitro
    Sampel:
    Ekstrak etanol, metanol, dan air dari bunga kering dalam 3 pelarut
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 5–100 µg/mL, inkubasi 30 menit
    Temuan:
    Ekstrak etanol 70% memiliki IC50 DPPH 12,5 µg/mL dan aktivitas FRAP tinggi; total fenolik mencapai 45 mg GAE/g. Aktivitas antioksidan berkorelasi dengan kandungan fenolik total.
  3. Profil antosianin dan stabilitas warna bunga Centaurea cyanus

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Experimental
    Sampel:
    20 sampel bunga dari 3 lokasi berbeda
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak 0,1–1 mg/mL, pengamatan 24 jam
    Temuan:
    Sianidin 3-O-glukosida merupakan antosianin dominan. Warna paling stabil pada pH 3–4 dan suhu di bawah 60°C.
  4. Optimasi ekstraksi ultrasonik antosianin dari bunga Centaurea cyanus

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Experimental optimization
    Sampel:
    30 batch ekstrak bunga Centaurea cyanus
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (optimasi ekstraksi)
    Temuan:
    Kondisi optimal ekstraksi adalah etanol 50%, suhu 50°C, selama 20 menit. Metode ultrasonik meningkatkan rendemen antosianin hingga 35%.
  5. Aktivitas antimikroba ekstrak Centaurea cyanus terhadap bakteri patogen

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    In vitro
    Sampel:
    8 strain bakteri patogen, termasuk Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, dan Candida albicans
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 0,25–4 mg/mL, inkubasi 24 jam
    Temuan:
    Nilai MIC berkisar 0,5–2 mg/mL. Zona hambat terbesar terlihat terhadap Staphylococcus aureus.
  6. Ekstrak bunga Centaurea cyanus sebagai bahan aktif perawatan kulit: efek antioksidan dan antiinflamasi

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    In vitro
    Sampel:
    Sel keratinosit manusia (HaCaT) dan fibroblast
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 5–50 µg/mL, inkubasi 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak menurunkan ROS dan IL-6 serta menghambat MMP-1. Hasil ini menunjukkan potensi antiaging dan perlindungan kulit.
  7. Enkapsulasi antosianin bunga Centaurea cyanus dalam alginat untuk aplikasi pangan

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Experimental
    Sampel:
    5 formula bead alginat
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (formulasi)
    Temuan:
    Efisiensi enkapsulasi mencapai 85%. Enkapsulasi meningkatkan stabilitas antosianin terhadap paparan cahaya dan suhu.

Advertisement


Cari: