Kasifikasi ilmiah Safflower (Carthamus tinctorius)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Asterales |
| Famili: | Asteraceae |
| Subfamili: | Carduoideae |
| Tribus: | Cardueae |
| Genus: | Carthamus |
| Spesies: | Carthamus tinctorius |
Carthamus tinctorius atau yang lebih dikenal dengan nama kesumba adalah tanaman setahun yang sangat unik dengan bunga berwarna oranye atau merah cerah. Tanaman ini sudah lama dibudidayakan sejak zaman kuno, terutama karena kelopak bunganya yang sering dijadikan pewarna alami untuk tekstil maupun bahan makanan, serta bijinya yang mengandung minyak nabati berkualitas tinggi.
Tanaman ini tumbuh subur di iklim yang kering dan panas, menjadikannya salah satu komoditas penting di berbagai wilayah di dunia. Selain fungsinya sebagai pewarna, tanaman ini juga punya sejarah panjang dalam dunia pengobatan tradisional karena khasiatnya yang dianggap mampu melancarkan sirkulasi darah dan meredakan nyeri.
Advertisement