Akar Kucing

Acalypha indica
Nama
Akar Kucing
Nama Latin/Ilmiah
Acalypha indica
Bagian Digunakan
Daun, Akar
Rasa
Pahit
Nama Lain
Kuppaimeni (India), Kuppameniya (Sri Lanka), Rumput akar kucing (Malaysia), Akar kucing (Indonesia), Indian acalypha (Inggris).
Asal
Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika tropis.
Kandungan Utama
Alkaloid, tanin, saponin, flavonoid, glikosida, steroid.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Akar Kucing

Akar Kucing (Acalypha indica) adalah tumbuhan herba liar dari famili Euphorbiaceae yang banyak dijumpai di daerah tropis, termasuk Indonesia. Meski namanya "akar kucing", bagian yang paling sering dimanfaatkan sebenarnya adalah seluruh bagian tanaman, terutama daun dan akarnya. Tumbuhan ini tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 30–60 cm, berdaun bulat telur dengan tepi bergerigi, serta memiliki bunga yang tersusun dalam bulir paniculate. Ia kerap ditemukan di tepi jalan, lahan kosong, atau area semak yang tanahnya lembap, dan dianggap gulma oleh sebagian orang, namun memiliki nilai pengobatan tradisional yang cukup penting.

Baca Lebih Lanjut
Update: 18 Agu 2026 - 01:41:26
 

II. Ciri-ciri Akar Kucing

Tanaman liar ini gampang banget ditemuin di pinggir jalan, semak-semak, atau kebun yang tanahnya agak lembap. Tumbuhnya subur di daerah tropis dan sering dianggap gulma karena pertumbuhannya yang cepat. Karakteristik/ciri-ciri Akar Kucing (Acalypha indica):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Tumbuhan herba tegak yang tingginya bisa mencapai 30-50 cm, batangnya agak berambut dan bercabang.
Daun Bentuknya oval atau bulat telur, ujungnya agak lancip, dengan pinggiran daun yang bergerigi. Warnanya hijau cerah dengan tulang daun yang kelihatan jelas.
Bunga Bunganya unik karena tersusun dalam bulir yang keluar dari ketiak daun. Warnanya hijau kekuningan atau keputihan, bentuknya memanjang kayak ekor kucing.
Buah Buahnya kecil, kering, dan terbungkus dalam daun pelindung (braktea) yang punya bentuk khas kayak mangkuk kecil.
Akar Sistem perakarannya adalah akar tunggang yang kuat, warnanya putih kotor sampai kecokelatan, dan ini bagian yang paling sering dicari karena disukai sama kucing.

III. Manfaat Akar Kucing

7 Manfaat Akar Kucing untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan analgesik

    Flavonoid seperti kuersetin, kaempferol, dan rutin menghambat aktivitas enzim COX-2/LOX, menurunkan ekspresi faktor transkripsi NF-κB, serta menekan produksi sitokin proinflamasi TNF-α, IL-6, dan IL-1β sehingga edema dan nyeri berkurang.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Kaempferol, Rutin
    Tampilkan
  2. Antimikroba spektrum luas

    Tanin terkondensasi dan flavonoid merusak integritas membran sel mikroba serta mengganggu gradien proton; senyawa fenolik menghambat enzim bakteri dan adhesi mikroba.

    Senyawa Aktif: Asam Galat, Kuersetin, tanin terkondensasi
    Tampilkan
  3. Antioksidan

    Senyawa fenolik mendonorkan elektron dan menstabilkan radikal bebas; meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD dan katalase, menurunkan MDA, serta mengaktifkan jalur transkripsi Nrf2 untuk menghasilkan enzim antioksidan seluler.

    Senyawa Aktif: Asam Galat, Kuersetin, Rutin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Akar Kucing

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Akar Kucing.

  1. Acalyphin

    Golongan: Glikosida sianogenik
    Bagian Tanaman: Seluruh herba, terutama daun dan batang muda
    Aktivitas Farmakologis:
    Tidak Memiliki Aktivitas Terapeutik Yang Dapat Direkomendasikan; Karena Melepaskan Hidrogen Sianida (HCN), Senyawa Ini Lebih Berperan Sebagai Toksikan Pernapasan Pada Konsumsi Berlebihan..
    Tampilkan
  2. Triacetonamine (2,2,6,6-tetrametil-4-piperidone)

    Golongan: Alkaloid
    Bagian Tanaman: Herba; terutama bagian daun dan batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Dilaporkan Sebagai Antinosiseptif Dan Antiinflamasi Pada Model Hewan; Belum Cukup Bukti Untuk Indikasi Nyeri/radang Pada Manusia..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Antihistamin; Menjadi Dasar Empiris Penggunaan Pada Kondisi Alergi/asam, Tetapi Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Untuk Tanaman Ini..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Akar Kucing

Interaksi & Kontraindikasi Akar Kucing dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan pada penderita Gangguan lambung ringan (dispepsia)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Acalypha indica memiliki efek emetik dan dapat merangsang mukosa lambung. Gunakan dosis kecil dan hentikan jika mual atau nyeri ulu hati memburuk.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antihipertensi

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Acalypha indica berpotensi menurunkan tekanan darah. Kombinasi dengan obat antihipertensi dapat meningkatkan risiko hipotensi. Monitor tekanan darah dan hindari penggunaan tanpa pengawasan dokter.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (insulin atau obat hipoglikemik oral)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Ekstrak Acalypha indica dilaporkan memiliki efek menurunkan kadar glukosa darah. Kombinasi dengan obat antidiabetes dapat memicu hipoglikemia. Pantau gula darah secara ketat.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+8)

VI. Efek Samping Akar Kucing

Akar Kucing (Acalypha indica) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk berbagai tujuan pengobatan, namun bagian akarnya dikenal sangat beracun dan dapat menimbulkan efek samping serius jika dikonsumsi. Kandungan senyawa aktif seperti alkaloid, glikosida, dan tannin di dalamnya dapat mengiritasi saluran pencernaan secara signifikan. Gejala keracunan ringan hingga sedang akibat konsumsi tanaman ini meliputi mual, muntah hebat, kram perut, dan diare berat yang dapat memicu dehidrasi jika tidak segera ditangani.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Akar Kucing

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Akar Kucing.

Apa itu Akar Kucing (Acalypha indica) dan kandungan fitokimia utamanya?
Acalypha indica adalah herba dari famili Euphorbiaceae yang dikenal sebagai akar kucing atau kucing-kucingan. Kandungan utamanya meliputi alkaloid acalyphine, glikosida sianogenetik (linamarin), tanin, saponin, flavonoid, dan steroid. Kandungan ini mendasari aktivitas antiinflamasi, diuretik, dan ekspektoran (menurut Indian Medicinal Plants: An Illustrated Dictionary).
Apa manfaat kesehatan dari Akar Kucing yang didukung bukti ilmiah?
Penelitian menunjukkan ekstrak Acalypha indica memiliki aktivitas antiinflamasi, analgesik, diuretik, antimikroba, dan antivenin. Beberapa studi pada hewan juga melaporkan efek penurun glukosa darah. Namun, sebagian besar data berasal dari penelitian laboratorium dan hewan, bukan uji klinis pada manusia (menurut Journal of Ethnopharmacology dan Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine).
Bagaimana cara penggunaan Akar Kucing yang umum?
Secara tradisional, akar atau daun kering direbus lalu airnya diminum. Untuk pemakaian luar, daun segar ditumbuk sebagai tapal. Dosis belum distandardisasi. Gunakan dalam jumlah kecil dan jangka pendek. Karena potensi toksisitasnya, konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum digunakan.
Apakah Akar Kucing aman dikonsumsi setiap hari?
Tidak disarankan dikonsumsi setiap hari tanpa pengawasan. Tanaman ini mengandung glikosida sianogenetik yang dapat melepaskan hidrogen sianida bila dikonsumsi berlebihan atau dalam waktu lama. Paparan sianida dosis rendah namun berulang dapat berisiko pada saraf dan tiroid (referensi: Phytochemical and toxicological studies dalam Journal of Medicinal Plants Research).
Apa efek samping yang mungkin timbul?
Efek samping yang dilaporkan antara lain mual, muntah, diare, nyeri ulu hati, dan iritasi lambung. Dosis tinggi dapat menyebabkan gejala keracunan sianida seperti pusing, sesak napas, kejang, bahkan gagal napas. Hentikan penggunaan bila timbul reaksi tidak biasa.
Bolehkah Akar Kucing digunakan untuk bayi atau anak-anak?
Tidak dianjurkan. Belum ada bukti keamanan maupun dosis yang tepat untuk bayi dan anak-anak. Risiko toksisitas glikosida sianogenetik lebih tinggi pada anak karena berat badan kecil. Jangan berikan tanpa rekomendasi dokter.
Apakah Akar Kucing aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak aman untuk ibu hamil. Acalypha indica secara tradisional digunakan sebagai pelancar haid dan dapat merangsang kontraksi rahim, sehingga berisiko menyebabkan keguguran. Bagi ibu menyusui, keamanannya belum diketahui, lebih baik dihindari.
Apakah Akar Kucing berinteraksi dengan obat-obatan modern?
Interaksi belum banyak diteliti, tetapi karena tanaman ini berpotensi diuretik dan menurunkan gula darah, secara teoritis dapat memperkuat efek obat diuretik, antihipertensi, dan antidiabetes. Hindari penggunaan bersamaan tanpa pengawasan medis.

Pasak Bumi Kuning

Fibraurea chloroleuca

Rosella Putih

Hibiscus sabdariffa var. altissima

Cari: