Pasak Bumi Kuning

Fibraurea chloroleuca
Nama
Pasak Bumi Kuning
Nama Latin/Ilmiah
Fibraurea chloroleuca
Bagian Digunakan
Batang
Rasa
pahit
Nama Lain
Akar kuning (Indonesia), akar kuning (Malaysia), khamin khon (Thailand), hoang dang (Vietnam), huangteng (Tiongkok)
Asal
Area endemiknya adalah Asia Tenggara, terutama Indonesia (Kalimantan dan Sumatra), Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Kamboja.
Kandungan Utama
Berberin, palmatin, jatrorrhizin

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Pasak Bumi Kuning

Pasak Bumi Kuning (Fibraurea chloroleuca) merupakan tumbuhan obat berkhasiat tinggi yang termasuk dalam famili Menispermaceae, dikenal juga sebagai akar kuning atau bawang kunyit. Tumbuhan ini banyak tumbuh liar di hutan-hutan tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan sering ditemukan memanjat atau merambat pada pohon inang. Berbeda dengan pasak bumi biasa (Eurycoma longifolia) yang berasal dari famili Simaroubaceae, pasak bumi kuning memiliki batang dan akar berwarna kuning cerah, yang menjadi ciri khas utamanya serta sumber utama senyawa bioaktifnya.

Baca Lebih Lanjut
Update: 17 Agu 2026 - 23:41:42
 

II. Ciri-ciri Pasak Bumi Kuning

Tanaman ini adalah jenis liana atau tumbuhan merambat yang suka banget tumbuh di hutan hujan tropis. Biasanya ditemukan memanjat pohon-pohon besar di area hutan dataran rendah sampai pegunungan dengan kelembapan tinggi. Karakteristik/ciri-ciri Pasak Bumi Kuning (Fibraurea chloroleuca):

Bagian Ciri-Ciri
Batang Batangnya berkayu, bisa merambat panjang, dan punya ciri khas warna kuning mencolok kalau kulit batangnya dikelupas.
Daun Daunnya berbentuk lonjong atau oval dengan ujung yang agak meruncing. Permukaan daunnya licin, mengilap, dan punya tulang daun yang terlihat jelas.
Bunga Bunganya berukuran kecil, biasanya muncul dalam kelompok atau malai yang menggantung, warnanya cenderung putih kekuningan.
Buah Buahnya berbentuk bulat kecil seperti buah buni, kalau sudah matang warnanya berubah dari hijau jadi kuning atau oranye.
Akar Bagian akarnya juga berwarna kuning cerah, yang sering jadi ciri paling gampang dikenali karena kandungan senyawa fitokimia di dalamnya.

III. Manfaat Pasak Bumi Kuning

8 Manfaat Pasak Bumi Kuning untuk kesehatan.

  1. Antimalaria

    Alkaloid protoberberin seperti berberin dan palmatin berinteraksi dengan DNA Plasmodium falciparum, menghambat topoisomerase, dan mengganggu detoksifikasi heme melalui hambatan polimerisasi hemozoin. Mekanisme ini masih diteliti lebih lanjut untuk ekstrak F. chloroleuca.

    Senyawa Aktif: Berberin, Palmatin, Jatrorrhizine
    Tampilkan
  2. Antidiabetes (DM tipe 2)

    Berberin mengaktifkan AMPK di otot dan hati, meningkatkan translokasi GLUT4, serta menurunkan glukoneogenesis. Palmatin dan jatrorrhizine menghambat α-glukosidase dan α-amilase, sehingga memperlambat absorpsi glukosa postprandial.

    Senyawa Aktif: Berberin, Palmatin, Jatrorrhizine
    Tampilkan
  3. Antioksidan

    Alkaloid protoberberin meredam radikal bebas dan mengaktifkan faktor transkripsi Nrf2, sehingga meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan glutathione peroxidase.

    Senyawa Aktif: Berberin, Palmatin, Jatrorrhizine
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Pasak Bumi Kuning

5 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Pasak Bumi Kuning.

  1. Berberin

    Golongan: Alkaloid isoquinolin (protoberberin)
    Bagian Tanaman: Kayu batang, akar, kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antidiabetes, Antihiperlipidemia, Antimikroba, Antiinflamasi, Antioksidan. Uji Klinis Pada Manusia Menunjukkan Penurunan Glukosa Darah Dan Kolesterol LDL Untuk Berberin Isolat..
    Tampilkan
  2. Palmatin

    Golongan: Alkaloid isoquinolin (protoberberin)
    Bagian Tanaman: Kayu batang, akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Hepatoprotektif, Antiinflamasi, Antimikroba, Dan Antiproliferatif; Bukti Utama Berasal Dari Penelitian In Vitro Dan Pada Hewan..
    Tampilkan
  3. Jatrorrhizin

    Golongan: Alkaloid isoquinolin (protoberberin)
    Bagian Tanaman: Kayu batang, akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba, Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Neuroprotektif Pada Studi In Vitro/in Vivo Sederhana..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+2)

V. Interaksi & Kontraindikasi Pasak Bumi Kuning

Interaksi & Kontraindikasi Pasak Bumi Kuning dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Antasida

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Berikan jeda minimal 2 jam antara konsumsi Pasak Bumi Kuning dan antasida untuk mengurangi risiko penurunan absorpsi alkaloid.

  2. Kafein (kopi, teh, minuman berenergi)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Batasi asupan kafein. Kandungan berberin dapat sedikit menghambat CYP1A2 sehingga efek kafein seperti gelisah, palpitasi, dan insomnia dapat meningkat.

  3. Herbal lain yang kaya berberin (mis. Coptis, Mahonia, Phellodendron, barberry)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Hindari kombinasi untuk mencegah akumulasi berberin yang dapat meningkatkan efek samping gastrointestinal dan sistemik.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+14)

VI. Efek Samping Pasak Bumi Kuning

Pasak Bumi Kuning (Fibraurea chloroleuca) dikenal dalam pengobatan tradisional sebagai tanaman herbal yang memiliki aktivitas farmakologis, terutama karena kandungan senyawa aktif alkaloid seperti berberin. Meskipun sering digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan seperti demam, diabetes, dan infeksi, konsumsi tanaman ini tanpa pengawasan yang tepat berpotensi menimbulkan berbagai efek samping. Efek samping yang paling sering dilaporkan berkaitan dengan gangguan saluran pencernaan, seperti mual, muntah, nyeri perut, dan diare. Hal ini umumnya terjadi akibat iritasi mukosa lambung oleh senyawa alkaloid dosis tinggi yang tidak disengaja atau penggunaan ekstrak tanaman dengan konsentrasi pekat.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Pasak Bumi Kuning

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Pasak Bumi Kuning.

Apa itu Pasak Bumi Kuning (Fibraurea chloroleuca) dan apa kandungan fitokimia utamanya?
Pasak Bumi Kuning adalah tanaman merambat dari famili Menispermaceae, dikenal juga sebagai akar kuning. Jangan dikelirukan dengan pasak bumi Eurycoma longifolia. Kandungan fitokimia utamanya adalah alkaloid protoberberin, terutama berberin, palmatin, dan jatrorrhizin, yang memberikan warna kuning pada batang. Neag, M. A., et al. (2018). Berberine: Botanical occurrence, traditional uses, extraction methods, and relevance in cardiovascular, metabolic, hepatic, and renal disorders. Frontiers in Pharmacology, 9, 557.
Apakah Pasak Bumi Kuning aman dikonsumsi sebagai jamu setiap hari?
Tidak ada dosis standar yang ditetapkan secara ilmiah untuk simplisia Fibraurea chloroleuca. Konsumsi harian jangka panjang tanpa pengawasan tidak dianjurkan karena berberin dapat menyebabkan gangguan saluran cerna dan berisiko toksik pada dosis tinggi. Studi toksisitas akut pada mencit menunjukkan bahwa berberin dapat menimbulkan gejala toksik yang berkorelasi dengan kadar dalam darah. Kheir, M. M., et al. (2010). Acute toxicity of berberine and its correlation with the blood concentration in mice. Food and Chemical Toxicology, 48(4), 1105-1110.
Apa manfaat kesehatan dari Pasak Bumi Kuning yang didukung bukti ilmiah?
Sebagian besar bukti ilmiah berasal dari penelitian isolat berberin, bukan dari ekstrak Fibraurea chloroleuca secara langsung. Berberin telah terbukti membantu menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida melalui mekanisme yang berbeda dari statin, serta memperbaiki kontrol glukosa darah pada diabetes tipe 2. Kong, W., et al. (2004). Berberine is a promising novel cholesterol-lowering drug working through a unique mechanism distinct from statins. Nature Medicine, 10(12), 1344-1351. Zhang, Y., et al. (2008). Treatment of type 2 diabetes and dyslipidemia with the natural plant alkaloid berberine. The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, 93(7), 2559-2565.
Apa efek samping yang mungkin muncul setelah mengonsumsi Pasak Bumi Kuning?
Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah gangguan gastrointestinal seperti mual, diare, konstipasi, dan perut kembung. Pada dosis tinggi atau pemakaian lama, berberin juga dapat memengaruhi fungsi hati dan ginjal. Imanshahidi, M., & Hosseinzadeh, H. (2008). Pharmacological and therapeutic effects of Berberis vulgaris and its active constituent, berberine. Phytotherapy Research, 22(8), 999-1012.
Apakah Pasak Bumi Kuning boleh diberikan kepada bayi dan anak-anak?
Tidak boleh. Bayi, terutama neonatus, sangat rentan terhadap efek samping berberin karena berberin dapat menggantikan bilirubin dari ikatannya dengan albumin, sehingga meningkatkan risiko kernikterus yang dapat menyebabkan kerusakan neurologis. Oleh karena itu, penggunaan pada bayi dan anak-anak harus dihindari. Chan, E. (1993). Displacement of bilirubin from albumin by berberine. Biology of the Neonate, 63(4), 201-208.
Apakah Pasak Bumi Kuning aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak dianjurkan. Berberin dapat menembus plasenta dan berisiko mengganggu metabolisme bilirubin pada janin dan bayi baru lahir. Pada ibu menyusui juga belum ada bukti keamanan yang memadai, sehingga prinsip kehati-hatian menyarankan untuk menghindarinya selama kehamilan dan menyusui. Chan, E. (1993). Biology of the Neonate, 63(4), 201-208. Neag, M. A., et al. (2018). Frontiers in Pharmacology, 9, 557.
Apakah Pasak Bumi Kuning aman dikombinasikan dengan obat dokter?
Perlu sangat hati-hati. Berberin dapat menghambat enzim sitokrom P450, terutama CYP2D6 dan CYP3A4, serta transporter P-glikoprotein, sehingga dapat meningkatkan kadar obat tertentu dalam darah. Obat dengan indeks terapeutik sempit seperti digoksin, warfarin, dan siklosporin berisiko mengalami peningkatan efek toksik jika dikombinasikan. Konsultasikan dengan dokter sebelum digunakan. Vuddanda, P. R., Chakraborty, S., & Singh, S. (2010). Berberine: a potential phytochemical with multispectrum therapeutic activities. Expert Opinion on Investigational Drugs, 19(10), 1297-1307.
Bisakah Pasak Bumi Kuning menggantikan obat diabetes atau kolesterol?
Tidak boleh menggantikan obat medis tanpa pengawasan dokter. Uji klinis pada manusia memang menunjukkan berberin dapat menurunkan glukosa puasa, HbA1c, kolesterol LDL, dan trigliserida, tetapi penelitian tersebut menggunakan isolat berberin terstandar dengan dosis tertentu. Kandungan berberin dalam rebusan Fibraurea chloroleuca sangat bervariasi dan belum diuji setara dengan obat. Zhang, Y., et al. (2008). The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, 93(7), 2559-2565.

Pule Pandak

Rauvolfia serpentina

Akar Kucing

Acalypha indica

Cari: