Pule Pandak

Sarpagandha | Rauvolfia serpentina
Nama
Pule Pandak (Sarpagandha)
Nama Latin/Ilmiah
Rauvolfia serpentina
Bagian Digunakan
Akar
Rasa
Pahit
Nama Lain
Sarpagandha (India), Indian snakeroot (Inggris), Rayom (Thailand), Shegenmu (Tiongkok), Chandra (Bangladesh).
Asal
Asal usul Pule Pandak (Rauvolfia serpentina) berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara, endemik di India, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Indonesia.
Kandungan Utama
Reserpin, ajmalin, serpentin, ajmalisin, yohimbin

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Pule Pandak

Pule Pandak (Rauvolfia serpentina) merupakan tumbuhan perdu tegak dari famili Apocynaceae yang berasal dari kawasan tropis Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Spesies ini dikenal dengan akar tunggangnya yang berwarna kecokelatan serta getah putih seperti susu pada seluruh bagian tanaman. Daunnya tersusun dalam lingkaran (verticillate), berbentuk lonjong dengan ujung meruncing, dan bunganya yang kecil berwarna putih atau merah muda muncul dalam payung menggarpu. Tumbuhan ini umumnya tumbuh liar di hutan sekunder, semak belukar, hingga tanah lembap di bawah naungan pohon, tetapi kini semakin langka akibat konversi lahan dan pemanenan berlebihan.

Baca Lebih Lanjut
Update: 17 Agu 2026 - 21:42:38
 

II. Ciri-ciri Pule Pandak

Tumbuhan ini biasanya tumbuh liar di daerah tropis dengan hutan yang teduh, lembap, dan tanah yang subur. Sering ditemukan di ketinggian rendah hingga menengah, terutama di area yang tidak terkena sinar matahari langsung secara terus-menerus. Karakteristik/ciri-ciri Pule Pandak (Rauvolfia serpentina):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Semak kecil yang tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 30-90 cm.
Akar Bagian paling khas, yaitu akar tunggang yang tebal, bengkok, dan berwarna cokelat muda, yang sering dianggap mirip dengan bentuk ular.
Batang Batang berkayu dengan kulit kayu berwarna abu-abu keputihan, cenderung mengeluarkan getah putih kalau dipatahkan.
Daun Daunnya berbentuk lonjong atau elips, tersusun melingkar (whorled) di setiap buku batang dengan ujung yang meruncing.
Bunga Bunga berukuran kecil, berkelompok dalam rangkaian (perbungaan) dengan warna putih atau merah muda yang cantik.
Buah Buah berbentuk bulat kecil seperti batu, warnanya hijau saat masih muda dan berubah jadi ungu gelap atau hitam saat sudah matang.

III. Manfaat Pule Pandak

8 Manfaat Pule Pandak untuk kesehatan.

  1. Hipertensi esensial

    Reserpin menghambat transporter vesikular monoamina 2 (VMAT2) pada neuron adrenergik, sehingga mencegah penyimpanan norepinefrin dan dopamin dalam vesikel sinaptik dan menyebabkan deplesi katekolamin di saraf pusat dan perifer. Penurunan tonus simpatis ini menurunkan resistensi pembuluh darah perifer, denyut jantung, dan tekanan darah. Ajmalicine turut berkontribusi melalui efek vasodilatasi ringan.

    Senyawa Aktif: reserpin, rescinamin, deserpidin, ajmalicine
    Tampilkan
  2. Antiaritmia (terutama diagnosis sindrom Brugada dan takiaritmia supraventrikular)

    Ajmaline memblokade kanal natrium jantung (Nav1.5) pada fase 0 depolarisasi sel miokard, memperlambat konduksi dan memperpanjang periode refrakter. Efek ini dipakai untuk menghentikan atau mengungkapkan gangguan konduksi pada sindrom Brugada.

    Senyawa Aktif: ajmaline, ajmalicine
    Tampilkan
  3. Sedatif dan ansiolitik (penggunaan historis)

    Reserpin menipiskan monoamina sentral, yaitu serotonin, dopamin, dan norepinefrin, melalui inhibisi VMAT2. Deplesi monoamina ini menghasilkan efek sedasi dan menenangkan agitasi, tetapi mekanisme yang sama dapat menyebabkan depresi.

    Senyawa Aktif: reserpin, ajmalicine
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Pule Pandak

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Pule Pandak.

  1. Reserpine

    Golongan: Alkaloid indola (monoterpenoid indola)
    Bagian Tanaman: Akar dan rimpang (terutama kulit akar)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antihipertensi Dan Sedatif; Menghambat VMAT2 Sehingga Terjadi Deplesi Monoamin. Efek Antihipertensi Dosis Rendah Didukung Uji Klinis Manusia Dan Cochrane Review; Kini Bukan Lini Pertama Karena Efek Samping..
    Tampilkan
  2. Rescinnamine

    Golongan: Alkaloid indola (ester reserpinat)
    Bagian Tanaman: Akar dan rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antihipertensi Dengan Mekanisme Serupa Reserpine. Data Historis Menunjukkan Efek Antihipertensi, Tetapi Belum Ada Uji Klinis Modern..
    Tampilkan
  3. Ajmaline

    Golongan: Alkaloid indola (tipe ajmalan)
    Bagian Tanaman: Akar dan rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiaritmia Kelas Ia; Memblokade Kanal Natrium Jantung. Digunakan Pada Manusia Dalam Uji Provokasi Brugada Untuk Diagnosis Sindrom Brugada..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Pule Pandak

Interaksi & Kontraindikasi Pule Pandak dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Diet tinggi natrium/garam

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Batasi asupan natrium kurang lebih 2 gram per hari. Diet tinggi garam dapat menurunkan efektivitas efek antihipertensi Rauvolfia serpentina.

  2. Alkohol

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Hindari atau batasi konsumsi alkohol. Alkohol dapat memperkuat efek sedatif, menyebabkan hipotensi ortostatik, dan mengganggu kontrol tekanan darah.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen, diklofenak, aspirin dosis tinggi

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Gunakan dengan hati-hati. NSAID dapat menyebabkan retensi cairan dan iritasi lambung, sehingga melemahkan efek antihipertensi serta meningkatkan risiko ulkus pada pemakai Rauvolfia serpentina.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+19)

VI. Efek Samping Pule Pandak

Pule Pandak (Rauvolfia serpentina) adalah tanaman obat tradisional yang mengandung alkaloid aktif utama seperti reserpin, yang bekerja dengan menguras katekolamin dan serotonin di sistem saraf pusat perifer. Penurunan neurotransmiter ini dapat memicu berbagai efek samping neuro Psikiatris yang signifikan, termasuk risiko depresi berat yang dapat berujung pada ide bunuh diri, sedasi berlebihan, kelelahan kronis, mimpi buruk, dan kecemasan. Efek farmakologisnya pada sistem saraf otonom juga sering menyebabkan gejala ekstrapiramidal seperti parkinsonisme, tremor, dan hidung tersumbat akibat vasokonstriksi mukosa nasal.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Pule Pandak

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Pule Pandak.

Apa senyawa aktif utama dan mekanisme kerja Pule Pandak (Rauvolfia serpentina)?
Akar Pule Pandak mengandung alkaloid indol, terutama reserpin, ajmalisin, serpentin, dan deserpidin. Reserpin menurunkan tekanan darah dengan mengosongkan simpanan katekolamin dan serotonin di terminal saraf, sehingga aktivitas saraf simpatis menurun, terutama di sistem kardiovaskular. WHO Monographs on Selected Medicinal Plants, Vol. 1 (1999) menjadikan reserpin sebagai penanda dan senyawa yang bertanggung jawab atas efek hipotensif Rauwolfiae radix.
Bolehkah Pule Pandak dikonsumsi setiap hari sebagai jamu umum?
Tidak. Rauvolfia serpentina bukan jamu pemeliharaan kesehatan; obat ini memiliki indeks terapi sempit. Penggunaan harian tanpa indikasi dan pengawasan dokter dapat menyebabkan hipotensi berkepanjangan, bradikardia, depresi, tukak lambung, dan keracunan alkaloid. Mills & Bone, Principles and Practice of Phytotherapy (2000) menegaskan bahwa Rauwolfia hanya digunakan secara terapeutik dengan dosis individual dan monitoring.
Bagaimana dosis yang benar untuk mengatasi hipertensi dengan Pule Pandak?
Reserpin murni diberikan pada dosis rendah, biasanya 0,05–0,1 mg sekali sehari dan maksimal 0,25 mg per hari. Serbuk akar mentah tidak direkomendasikan karena kadar alkaloidnya bervariasi; hanya sediaan terstandardisasi yang dapat digunakan berdasarkan resep dokter. Katzung, Basic and Clinical Pharmacology, Ed. 15 menempatkan reserpin sebagai antihipertensi lini lama yang jarang dipakai, dan bukan pilihan pertama.
Apa efek samping yang perlu diwaspadai dari Pule Pandak?
Efek samping meliputi sedasi, depresi terutama pada orang dengan riwayat depresi, hipotensi ortostatik, bradikardia, kongesti hidung, peningkatan asam lambung, diare, kram perut, dan disfungsi seksual. Depresi dapat muncul bahkan pada dosis rendah. ESCOP Monographs on the Medicinal Uses of Plant Drugs memperingatkan gejala tersebut sehingga pengguna harus dipantau oleh tenaga kesehatan.
Apakah Pule Pandak aman untuk ibu hamil?
Tidak aman dan dikontraindikasikan. Reserpin dapat menembus plasenta dan berisiko menimbulkan gangguan adaptasi kardiovaskular pada janin serta efek sedasi pada neonatus. Oleh karena itu ibu hamil tidak boleh menggunakan Pule Pandak untuk kondisi apa pun. Gardner & McGuffin, Botanical Safety Handbook, 2nd ed. (AHPA, 2013) mengklasifikasikan Rauvolfia serpentina sebagai kontraindikasi selama kehamilan.
Bolehkah Pule Pandak digunakan oleh ibu menyusui?
Tidak direkomendasikan. Reserpin dilaporkan diekskresikan ke dalam ASI dan dapat menyebabkan efek seperti sedasi, muntah, diare, atau gangguan pernapasan pada bayi. Ibu menyusui sebaiknya menggunakan antihipertensi yang terbukti aman dalam laktasi. LactMed, U.S. National Library of Medicine menyarankan penghindaran reserpin selama menyusui.
Bolehkah Pule Pandak diberikan kepada bayi atau anak-anak?
Tidak. Tidak ada bukti keamanan dan khasiat untuk bayi dan anak. Reserpin dapat menekan susunan saraf pusat, menyebabkan sedasi berlebihan, hipotensi, bradikardia, dan gangguan napas pada anak. British National Formulary for Children tidak mencantumkan reserpin sebagai obat antihipertensi untuk populasi pediatri; maka sebaiknya dihindari.
Apa saja interaksi obat yang perlu diperhatikan jika mengonsumsi Pule Pandak?
Rauvolfia serpentina dapat memperkuat kerja antihipertensi lain, glikosida jantung, anestesi, dan obat penenang; kombinasi dengan inhibitor MAO dapat mengubah efek tekanan darah secara tidak terduga, termasuk risiko hipertensi atau hipotensi berat; dan bersama antidepresan trisiklik dapat memicu perubahan tekanan darah. Pasien harus selalu memberi tahu dokter serta apoteker sebelum mengonsumsi herbal ini. Mills & Bone, Principles and Practice of Phytotherapy (2000) merinci interaksi obat tersebut sebagai dasar peringatan keamanan.

Kayu Ular

Strychnos lucida

Pasak Bumi Kuning

Fibraurea chloroleuca

Cari: