Kasifikasi ilmiah Akar Kucing (Acalypha indica)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Malpighiales |
| Famili: | Euphorbiaceae |
| Subfamili: | Acalyphoideae |
| Tribus: | Acalypheae |
| Genus: | Acalypha |
| Spesies: | Acalypha indica |
Acalypha indica atau yang akrab dikenal sebagai tanaman kucing-kucingan merupakan tumbuhan semak liar yang sering kita jumpai di pinggir jalan, kebun, atau lahan kosong. Tanaman ini punya keunikan yang menarik perhatian kucing, karena efek stimulan dari aromanya yang mirip dengan catnip, sehingga sering kali kucing terlihat asyik mengunyah atau menggosokkan tubuh mereka ke tanaman ini.
Selain disukai kucing, tanaman ini juga memiliki sejarah panjang dalam pengobatan tradisional sebagai tanaman herbal. Masyarakat sering memanfaatkan bagian akar hingga daunnya untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan seperti masalah pernapasan, kulit, hingga pencernaan. Bentuk daunnya yang oval bergerigi dengan bunga berbentuk bulir kecil menjadikannya tanaman yang sangat mudah dikenali bagi siapa pun yang hobi mengamati vegetasi di sekitar rumah.
Advertisement