Dedalu Putih

White Willow | Salix alba
Nama
Dedalu Putih (White Willow)
Nama Latin/Ilmiah
Salix alba
Bagian Digunakan
Kulit Kayu
Rasa
Bitter, astringent
Nama Lain
Silberweide (Jerman), Saule blanc (Prancis), Sauce blanco (Spanyol)
Asal
Eropa, Asia Barat, dan Afrika Utara
Kandungan Utama
Salicin, flavonoid, tanin

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Dedalu Putih

Kulit kayu putih (Salix alba) merupakan salah satu tumbuhan obat tertua yang dikenal manusia, berasal dari wilayah Eropa, Asia Barat, dan Afrika Utara. Pohon ini termasuk dalam famili Salicaceae dan dapat tumbuh hingga ketinggian 25 meter, dengan kulit batang berwarna abu-abu kecokelatan yang pecah-pecah secara vertikal seiring bertambahnya usia. Bagian yang paling bernilai secara farmakologis adalah kulit batangnya, yang mengandung senyawa aktif utama bernama salisin—sebuah glikosida yang ketika dikonsumsi akan diubah tubuh menjadi asam salisilat. Penemuan ilmiah ini menjadi fondasi pengembangan aspirin modern, menjadikan Salix alba sebagai nenek moyang obat anti-inflamasi nonsteroid yang paling banyak digunakan di dunia saat ini.

Baca Lebih Lanjut
Update: 08 Sep 2026 - 06:42:16
 

II. Ciri-ciri Dedalu Putih

Dedalu putih ini suka banget tumbuh di tempat yang basah dan lembap, kayak di pinggiran sungai atau area dekat perairan. Pohon ini tipe yang tahan banting sama tanah yang tergenang air dan butuh banyak sinar matahari buat tumbuh maksimal. Karakteristik/ciri-ciri Dedalu Putih (Salix alba):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Pohon peluruh yang bisa tumbuh tinggi, batangnya sering terlihat agak miring dengan tajuk yang melebar.
Kulit Batang Warnanya abu-abu kecokelatan dengan tekstur yang retak-retak kasar seiring bertambahnya usia.
Daun Bentuknya memanjang (lanset), tepinya bergerigi halus, dan ciri khasnya punya rambut-rambut halus berwarna putih keperakan di bagian bawah daun yang bikin pohon ini kelihatan 'putih' kalau kena angin.
Bunga Berupa untaian yang disebut katkin, muncul barengan sama daun muda di musim semi.
Akar Sistem perakarannya kuat dan menyebar luas, sangat efektif buat menahan erosi tanah di pinggiran sungai.

III. Manfaat Dedalu Putih

5 Manfaat Dedalu Putih untuk kesehatan.

  1. Nyeri punggung bawah (low back pain)

    Salicin dan salicortin dihidrolisis menjadi asam salisilat, yang menghambat COX-1/COX-2 secara reversibel sehingga menurunkan sintesis prostaglandin E2; asam salisilat juga menghambat IKKβ/NF-κB sehingga menekan sitokin pro-inflamasi seperti IL-1β dan TNF-α.

    Senyawa Aktif: salicin, salicortin, quercetin glikosida
    Tampilkan
  2. Osteoartritis lutut dan/atau pinggul

    Efek anti-inflamasi melalui inhibisi COX dan jalur NF-κB menurunkan prostaglandin serta sitokin inflamasi, yang berkontribusi pada perbaikan nyeri dan kekakuan sendi; flavonoid dan polifenol memberikan efek antioksidan tambahan pada jaringan sinovial.

    Senyawa Aktif: salicin, salicortin, Rutin, polifenol
    Tampilkan
  3. Antioksidan dan perlindungan stres oksidatif

    Flavonoid dan asam fenolik dalam Salix alba menyumbang elektron untuk menetralkan radikal bebas, mengkelasi ion logam transisi, serta dapat mengaktifkan jalur Nrf2/ARE sehingga meningkatkan enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan glutathione.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Rutin, Proanthocyanidin, asam p-hidroksibenzoat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+2)

Advertisement


IV. Kandungan Dedalu Putih

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Dedalu Putih.

  1. Salicin (salicoside)

    Golongan: Fenolik glikosida (salisilat)
    Bagian Tanaman: Kulit batang muda/cabang (Salicis cortex)
    Aktivitas Farmakologis:
    Analgesik, Antipiretik, Dan Antiinflamasi; Bekerja Setelah Dikonversi Menjadi Asam Salisilat, Menghambat COX-2 Dan NF-κB. Uji Klinis Manusia Mendukung Penggunaannya Pada Nyeri Punggung Bawah Dan Osteoartritis..
    Tampilkan
  2. Salicortin

    Golongan: Fenolik glikosida (salisilat)
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Dan Antinociceptif Pada Studi Non-klinis; Menghambat Jalur COX, Lipoksigenase, Dan Produksi Prostaglandin E2..
    Tampilkan
  3. Tremulacin

    Golongan: Fenolik glikosida (salisilat)
    Bagian Tanaman: Kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Dan Analgesik Pada Studi Laboratorium; Bekerja Pada Jalur Prostaglandin Dan Leukotrien..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Dedalu Putih

Interaksi & Kontraindikasi Dedalu Putih dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Antasida yang mengandung magnesium/aluminium

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Antasida dapat meningkatkan ekskresi salisilat melalui urin dan menurunkan efektivitas Dedalu Putih. Pisahkan penggunaan dengan jeda minimal 2 jam. Referensi: Stockley's Drug Interactions, 2020.

  2. Diabetes mellitus yang menggunakan sulfonilurea atau insulin

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Salisilat dosis tinggi dapat meningkatkan efek hipoglikemik dan berisiko menurunkan gula darah. Pantau kadar glukosa darah secara teratur bila kombinasi tidak dapat dihindari. Referensi: Natural Medicines Comprehensive Database, 2024.

  3. Penggunaan litium

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Dedalu Putih dapat menurunkan ekskresi litium sehingga kadar litium meningkat dan berisiko toksisitas. Monitor kadar litium dan gejala toksisitas seperti tremor, kebingungan, dan mual. Referensi: Stockley's Drug Interactions, 2020.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+18)

VI. Efek Samping Dedalu Putih

Dedalu Putih (Salix alba), yang dikenal karena kandungan salisinnya yang bekerja mirip dengan aspirin, umumnya digunakan sebagai obat tradisional untuk meredakan nyeri dan peradangan. Namun, konsumsi ekstrak tanaman ini dapat menimbulkan berbagai efek samping, terutama pada saluran pencernaan. Efek samping yang paling umum dilaporkan meliputi gangguan lambung, mual, muntah, dyspepsia, dan iritasi lambung. Senyawa salisin dapat menghambat prostaglandin yang memiliki efek protektif pada mukosa lambung, sehingga penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi berisiko menyebabkan tukak lambung atau perdarahan gastrointestinal pada individu yang rentan.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Dedalu Putih

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Dedalu Putih.

  1. Efikasi dan keamanan ekstrak kulit batang dedalu putih (Salix alba) untuk osteoartritis dan nyeri muskuloskeletal: meta-analisis uji acak terkendali

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Ekstrak Salix alba yang mengandung 120–240 mg salisin per hari secara bermakna menurunkan skor nyeri dibandingkan plasebo. Profil keamanannya baik dan tidak menunjukkan perbedaan efek samping gastrointestinal berat yang signifikan dibandingkan plasebo.
    Tampilkan
  2. Ekstrak dedalu putih (Salix alba) meredakan nyeri dan menurunkan kadar protein C-reaktif pada pasien osteoartritis lutut: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun: 2023
    Temuan:
    Kelompok yang menerima Salix alba mengalami penurunan skor nyeri VAS yang sebanding dengan diklofenak setelah 6 minggu. Kadar hs-CRP juga menurun lebih besar pada kelompok Salix alba dibandingkan plasebo, dengan keluhan saluran cerna yang lebih sedikit.
    Tampilkan
  3. Tinjauan sistematis Salix alba sebagai agen antiinflamasi dan antioksidan: bukti dari penelitian in vitro hingga uji klinis

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Kulit batang Salix alba mengandung salisin, katekin, dan flavonoid yang berkontribusi terhadap efek antiinflamasi melalui penghambatan jalur COX-2 dan NF-κB. Aktivitas antioksidannya didukung oleh kemampuan ekstrak dalam meningkatkan enzim superoksida dismutase dan katalase.
    Tampilkan

VIII. FAQ Dedalu Putih

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Dedalu Putih.

Apa itu Dedalu Putih dan bagaimana penggunaan sehari-hari yang umum?
Dedalu Putih (Salix alba) adalah pohon yang kulit batangnya mengandung salicin, glikosida yang bekerja sebagai pro-drug asam salisilat. Penggunaan sehari-hari yang umum adalah sebagai teh herbal atau ekstrak cair untuk meredakan nyeri ringan, sakit kepala, dan demam. Dosis umum untuk teh adalah 1–2 gram kulit kayu kering yang diseduh dengan 150 ml air mendidih, diminum 2–3 kali sehari. WHO Monographs on Selected Medicinal Plants, Vol. 2, 2002
Senyawa fitokimia apa yang terkandung dalam Dedalu Putih dan bagaimana cara kerjanya?
Kulit kayu Dedalu Putih mengandung salicin, populoside, salireposide, tanin, dan flavonoid. Salicin merupakan senyawa utama yang diubah menjadi asam salisilat di dalam tubuh. Asam salisilat menghambat enzim siklooksigenase (COX) sehingga menurunkan produksi prostaglandin yang berperan dalam peradangan, nyeri, dan demam. European Medicines Agency (EMA), Community Herbal Monograph on Salix alba L., 2017
Apakah Dedalu Putih efektif untuk osteoartritis dan nyeri punggung?
Sebagian bukti klinis menunjukkan bahwa ekstrak Dedalu Putih dengan asupan harian setara 240 mg salicin dapat mengurangi nyeri pada osteoartritis dan nyeri punggung kronis, tetapi efeknya lebih lambat dibandingkan NSAID seperti ibuprofen. Efeknya terlihat setelah beberapa minggu penggunaan. Schmid et al., Rheumatology, 2001; Cochrane Database of Systematic Reviews, 2014
Apa efek samping yang perlu diwaspadai dari penggunaan Dedalu Putih?
Efek samping yang mungkin terjadi meliputi gangguan pencernaan seperti mual, dispepsia, nyeri lambung, dan perdarahan saluran cerna, terutama pada penggunaan dosis tinggi atau jangka panjang. Reaksi hipersensitivitas juga mungkin terjadi, terutama pada orang yang alergi terhadap aspirin. Dedalu Putih tidak boleh digunakan pada penderita tukak lambung aktif atau asma yang dipicu aspirin. EMA, 2017; WHO Monographs on Selected Medicinal Plants, Vol. 2, 2002
Apakah Dedalu Putih aman digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Tidak direkomendasikan untuk bayi dan anak-anak, terutama saat sedang mengalami infeksi virus seperti flu atau cacar air. Karena Dedalu Putih mengandung salisilat yang memiliki risiko memicu Sindrom Reye pada anak, yaitu kondisi langka namun serius yang menyebabkan pembengkakan hati dan otak. Otoritas obat di Inggris (MHRA) dan EMA juga menyarankan agar tidak digunakan pada anak di bawah 12 tahun. Committee on Safety of Medicines, UK, 1986; EMA, 2017
Apakah Dedalu Putih aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak aman digunakan saat hamil karena salisin dapat memengaruhi aliran darah plasenta, meningkatkan risiko perdarahan, serta berpotensi memperlambat atau menghambat persalinan. Pada ibu menyusui, belum ada data keamanan yang cukup, sehingga sebaiknya dihindari. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan herbal apa pun selama kehamilan dan menyusui. WHO Monographs on Selected Medicinal Plants, Vol. 2, 2002; EMA, 2017
Apakah Dedalu Putih dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu?
Ya. Dedalu Putih tidak boleh digabungkan dengan obat antikoagulan seperti warfarin, obat antiplatelet, NSAID lain, metotreksat, diuretik, serta obat-obatan yang sudah memiliki risiko perdarahan. Kombinasi ini dapat meningkatkan risiko perdarahan gastrointestinal atau toksisitas pada ginjal dan hati. EMA, 2017; Williamson, E. M., Herbal Medicines, 2005
Bagaimana cara penggunaan Dedalu Putih yang benar sebagai obat herbal?
Gunakan kulit batang yang telah terstandar dan mengandung salicin. Untuk teh, seduh 1–2 gram kulit kayu kering yang telah dihaluskan ke dalam 150 ml air mendidih selama 10–15 menit, lalu saring. Minum 2–3 kali sehari. Hindari penggunaan lebih dari 1 minggu tanpa pengawasan dokter, dan jangan digunakan pada orang yang berisiko perdarahan atau memiliki alergi terhadap aspirin. EMA, 2017; WHO Monographs on Selected Medicinal Plants, Vol. 2, 2002

Blessed Thistle

Cnicus benedictus

Pilewort

Ficaria verna

Cari: