Advertisement
Selada air musim dingin, yang secara ilmiah dikenal sebagai Nasturtium officinale var. microphyllum, adalah varietas tanaman akuatik dari famili Brassicaceae yang telah lama dibudidayakan sebagai sayuran daun. Berbeda dengan selada air biasa (Nasturtium officinale), varietas microphyllum memiliki daun yang lebih kecil, batang yang lebih tebal, serta tekstur yang lebih renyah dan rasa yang sedikit lebih pedas. Tanaman ini tumbuh optimal di aliran air dingin yang jernih atau tanah lembap dengan suhu sejuk, menjadikannya pilihan ideal untuk ditanam pada musim gugur hingga awal musim semi di daerah beriklim sedang. Keunggulan utamanya adalah ketahanannya terhadap suhu rendah, sehingga mampu bertahan hidup dan tetap produktif saat tanaman lain mulai layu.
7 Manfaat Watercress Winter untuk kesehatan.
Senyawa fenolik, vitamin C, dan karotenoid dalam watercress menangkap radikal bebas; PEITC dan flavonoid seperti quercetin serta kaempferol mengaktifkan faktor transkripsi Nrf2, yang meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan hem-oksigenase-1. Efek ini menurunkan peroksidasi lipid dan kerusakan oksidatif DNA.
PEITC menghambat aktivasi sitokrom P450 (CYP1A2/CYP2E1) terhadap nitrosamin spesifik tembakau seperti NNK, dan menginduksi enzim detoksifikasi fase II melalui Nrf2, termasuk glutation S-transferase dan UDP-glukuronosiltransferase, sehingga metabolit karsinogen lebih mudah diekskresikan.
PEITC dan flavonoid menghambat degradasi IκBα, sehingga menekan translokasi NF-κB ke inti dan menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, dan IL-6. Jalur MAPK/AP-1 juga ikut termodulasi, sehingga respon inflamasi berkurang.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Watercress Winter.