Watercress Winter

Nasturtium officinale var. microphyllum
Nama
Watercress Winter
Nama Latin/Ilmiah
Nasturtium officinale var. microphyllum
Bagian Digunakan
Daun, Batang Muda
Rasa
Sedikit pedas, segar
Nama Lain
Selada air musim dingin (Indonesia), winter watercress (Inggris), cresson d'hiver (Prancis), Winter-Brunnenkresse (Jerman), berro de invierno (Spanyol).
Asal
Eropa, Afrika Utara, dan Asia Barat
Kandungan Utama
Vitamin C, vitamin K, glukosinolat, flavonoid, karotenoid, dan mineral seperti zat besi dan kalsium.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Watercress Winter

Selada air musim dingin, yang secara ilmiah dikenal sebagai Nasturtium officinale var. microphyllum, adalah varietas tanaman akuatik dari famili Brassicaceae yang telah lama dibudidayakan sebagai sayuran daun. Berbeda dengan selada air biasa (Nasturtium officinale), varietas microphyllum memiliki daun yang lebih kecil, batang yang lebih tebal, serta tekstur yang lebih renyah dan rasa yang sedikit lebih pedas. Tanaman ini tumbuh optimal di aliran air dingin yang jernih atau tanah lembap dengan suhu sejuk, menjadikannya pilihan ideal untuk ditanam pada musim gugur hingga awal musim semi di daerah beriklim sedang. Keunggulan utamanya adalah ketahanannya terhadap suhu rendah, sehingga mampu bertahan hidup dan tetap produktif saat tanaman lain mulai layu.

Baca Lebih Lanjut
Update: 14 Agu 2026 - 08:00:08
 

II. Ciri-ciri Watercress Winter

Tanaman ini suka banget hidup di air yang mengalir jernih dan dingin, kayak di pinggiran sungai atau mata air. Dia tumbuh subur di tempat yang basah dan butuh banyak cahaya matahari supaya daunnya tumbuh rimbun. Karakteristik/ciri-ciri Watercress Winter (Nasturtium officinale var. microphyllum):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Akar serabut yang muncul dari buku-buku batang, biasanya merambat di dasar perairan yang dangkal.
Batang Batangnya berongga, lunak, dan punya tekstur yang agak berair (sukulen). Batangnya bisa merambat dan seringkali punya akar tambahan di setiap ruasnya.
Daun Daunnya berbentuk majemuk menyirip ganjil dengan ukuran yang lebih kecil dan lebih memanjang dibanding varietas biasa. Warnanya hijau segar, terkadang ada sedikit rona keunguan kalau cuaca lagi dingin banget.
Bunga Bunga berukuran mungil dengan empat kelopak warna putih yang tersusun rapi, muncul di ujung batang atau di sela-sela daun dalam kelompok kecil.
Buah Dan Biji Buahnya berbentuk silinder ramping (disebut silique) yang berisi biji-biji sangat kecil berukuran mikro.
Rasa Khas Punya sensasi rasa pedas-pedas segar atau 'peppery' yang cukup kuat saat dikunyah mentah.

III. Manfaat Watercress Winter

7 Manfaat Watercress Winter untuk kesehatan.

  1. Antioksidan dan perlindungan DNA

    Senyawa fenolik, vitamin C, dan karotenoid dalam watercress menangkap radikal bebas; PEITC dan flavonoid seperti quercetin serta kaempferol mengaktifkan faktor transkripsi Nrf2, yang meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan hem-oksigenase-1. Efek ini menurunkan peroksidasi lipid dan kerusakan oksidatif DNA.

    Senyawa Aktif: PEITC (dari glukonasturtiin), quercetin-3-O-rutinoside, β-Karoten, asam kafeoilmalat
    Tampilkan
  2. Kemopreventif / modulasi metabolisme karsinogen

    PEITC menghambat aktivasi sitokrom P450 (CYP1A2/CYP2E1) terhadap nitrosamin spesifik tembakau seperti NNK, dan menginduksi enzim detoksifikasi fase II melalui Nrf2, termasuk glutation S-transferase dan UDP-glukuronosiltransferase, sehingga metabolit karsinogen lebih mudah diekskresikan.

    Senyawa Aktif: glukonasturtiin/PEITC, glukobrassicin (indole-3-carbinol), karotenoid
    Tampilkan
  3. Anti-inflamasi

    PEITC dan flavonoid menghambat degradasi IκBα, sehingga menekan translokasi NF-κB ke inti dan menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, dan IL-6. Jalur MAPK/AP-1 juga ikut termodulasi, sehingga respon inflamasi berkurang.

    Senyawa Aktif: PEITC, Kaempferol, Kuersetin, Asam Klorogenat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Watercress Winter

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Watercress Winter.

  1. Gluconasturtiin (2-feniletil glukosinolat)

    Golongan: Glukosinolat
    Bagian Tanaman: Daun dan batang muda (herba segar)
    Aktivitas Farmakologis:
    Prekursor PEITC; Setelah Dihidrolisis Mirosinase Menjadi Isothiocyanate Yang Memodulasi Enzim Biotransformasi Fase I/II, Menginduksi Apoptosis Pada Sel Tumor Secara In Vitro Dan Pada Model Hewan..
    Tampilkan
  2. Phenethyl isothiocyanate (PEITC)

    Golongan: Isothiocyanate (produk hidrolisis glukosinolat)
    Bagian Tanaman: Daun dan batang muda
    Aktivitas Farmakologis:
    Menunjukkan Aktivitas Antiproliferatif, Proapoptotik, Dan Antiinvasif Pada Berbagai Lini Sel Kanker; Pada Studi Biomarker Manusia, Mengubah Metabolisme Nitrosamin Spesifik Tembakau..
    Tampilkan
  3. Glukobarbarin (2-hidroksi-2-feniletil glukosinolat)

    Golongan: Glukosinolat
    Bagian Tanaman: Daun dan batang muda
    Aktivitas Farmakologis:
    Hasil Hidrolisisnya Berupa Isothiocyanate Yang Menunjukkan Aktivitas Antioksidan/antiinflamasi Pada Uji Pendahuluan; Belum Cukup Menjadi Dasar Indikasi Klinis..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Watercress Winter

Interaksi & Kontraindikasi Watercress Winter dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Konsumsi berlebihan pada individu dengan lambung sensitif

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Batasi konsumsi dan masak watercress untuk mengurangi senyawa iritan seperti glukosinolat.

  2. Alergi terhadap famili Brassicaceae (kubis-kubisan)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Hentikan konsumsi dan segera konsultasikan dengan dokter jika muncul gejala alergi seperti gatal, ruam, atau kesulitan bernapas.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Penggunaan obat diabetes (hipoglikemik oral atau insulin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Watercress berpotensi menurunkan kadar gula darah. Pantau gula darah secara teratur dan konsultasikan dengan dokter untuk penyesuaian dosis obat.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+8)

VI. Efek Samping Watercress Winter

Watercress winter (Nasturtium officinale var. microphyllum) adalah tanaman akuatik atau semi-akuatik yang kaya akan nutrisi, namun konsumsi dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping klinis. Salah satu risiko utama adalah kandungan senyawa goitrogen yang tinggi, terutama glukosinolat. Senyawa ini dapat menghancurkan atau menghambat penyerapan yodium oleh kelenjar tiroid, yang dalam jangka panjang berpotensi mengganggu fungsi tiroid normal dan memicu pembesaran kelenjar gondok (goiter), terutama pada individu yang memiliki riwayat defisiensi yodium.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Watercress Winter

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Watercress Winter.

Apa saja kandungan fitokimia utama watercress winter dan apa manfaatnya?
Watercress winter (Nasturtium officinale var. microphyllum) mengandung glukosinolat, terutama glukonasturtiin dan glukotropeolin. Ketika daun dikunyah atau dihancurkan, enzim mirosinase mengubahnya menjadi isotiosianat, termasuk fenetil isotiosianat (PEITC). Daunnya juga kaya vitamin C, vitamin K, karotenoid (lutein/beta-karoten), flavonoid, dan nitrat. Pada penelitian sel dan hewan, PEITC menunjukkan aktivitas antioksidan dan antiproliferatif, tetapi bukti klinis pada manusia masih terbatas. Sebagian besar penelitian dilakukan pada Nasturtium officinale; profil var. microphyllum secara umum serupa, tetapi belum diteliti seluas spesies tipe officinale. Referensi: Bahadoran et al., Current Pharmaceutical Design, 2016.
Berapa banyak watercress winter yang aman dikonsumsi setiap hari?
Belum ada nilai asupan harian khusus untuk watercress. Dalam konteks pangan, 50–100 g per hari merupakan jumlah wajar untuk sayuran hijau dan tidak dilaporkan menimbulkan efek toksik pada orang sehat. Karena kandungan vitamin K sangat tinggi, orang yang memakai warfarin harus menjaga jumlahnya tetap konsisten dan berkonsultasi dengan dokter. Referensi: USDA FoodData Central, 2021; Bahadoran et al., 2016.
Apa saja efek samping dan kontraindikasi watercress winter?
Efek samping terutama terkait (1) vitamin K yang dapat menurunkan efek warfarin bila asupan berubah-ubah; (2) oksalat yang meningkatkan risiko batu kalsium oksalat pada individu rentan; (3) senyawa goitrogenik yang dapat memengaruhi tiroid bila asupan yodium rendah; dan (4) risiko infeksi dari daun mentah yang tidak dicuci. Pada orang sehat dengan porsi normal, efek samping serius jarang terjadi. Referensi: Noonan & Savage, Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 1999; Felker et al., Nutrition Reviews, 2016; NIH Office of Dietary Supplements, Vitamin K Fact Sheet, 2021.
Apakah watercress winter aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Sebagai sayuran yang dimasak dan dicuci bersih, watercress aman dan dapat membantu asupan folat, kalsium, dan zat besi. Namun, tidak ada uji klinis yang memadai mengenai ekstrak atau suplemen pekat watercress pada kehamilan dan laktasi, sehingga produk tersebut sebaiknya dihindari. Ibu hamil disarankan tidak mengonsumsi sayuran mentah yang tidak dicuci untuk mengurangi risiko listeriosis dan toksoplasmosis. Referensi: ACOG, Nutrition During Pregnancy, 2020.
Bagaimana penggunaan watercress winter untuk bayi dan anak-anak?
Watercress tidak diberikan sebelum usia 6 bulan karena ASI eksklusif sudah mencukupi kebutuhan bayi; selain itu nitrat sayuran hijau dapat menyebabkan methemoglobinemia pada bayi muda. Setelah usia 6 bulan, watercress yang dimasak dan dihaluskan dapat diperkenalkan sebagai MPASI. Untuk anak yang lebih besar, berikan sebagai bagian dari menu bervariasi, dalam porsi sesuai usianya, dan jangan gunakan air rebusan daun sebagai minuman karena nitrat dan oksalat dapat ikut terlarut. Referensi: WHO/UNICEF, Global Strategy for Infant and Young Child Feeding, 2003; EFSA, Nitrate in Vegetables, 2008.
Bisakah watercress winter digunakan sebagai obat dan obat apa yang berinteraksi?
Secara tradisional, watercress digunakan untuk batuk, bronkitis, gangguan pencernaan, dan sebagai diuretik. Uji klinis modern masih terbatas; bukti awal menunjukkan nitrat dietnya dapat membantu menurunkan tekanan darah melalui pembentukan nitrit dan NO, tetapi tidak menggantikan obat hipertensi. Interaksi paling penting adalah vitamin K dengan warfarin; peningkatan asupan watercress mendadak dapat menurunkan INR dan meningkatkan risiko pembekuan. Gunakan ekstrak herbal hanya di bawah pengawasan tenaga kesehatan. Referensi: Bahadoran et al., 2016; NIH ODS, Vitamin K Fact Sheet, 2021.
Bagaimana cara mengolah watercress winter agar manfaat fitokimianya tetap optimal?
Vitamin C dan enzim mirosinase mudah rusak oleh panas, sedangkan pembentukan isotiosianat memerlukan aktivitas mirosinase. Konsumsi mentah atau blansir singkat mempertahankan lebih banyak glukosinolat dan vitamin C. Sebaliknya, merebus dalam air banyak dan membuang airnya menurunkan oksalat, nitrat, dan senyawa goitrogenik; cara ini dapat dipilih untuk orang berisiko batu ginjal atau gangguan tiroid. Selalu cuci daun sebelum pengolahan dan konsumsi segera. Referensi: Oerlemans et al., Journal of Agricultural and Food Chemistry, 2006; Noonan & Savage, 1999.
Apakah kandungan nitrat dalam watercress winter berbahaya?
Sayuran berdaun hijau mengakumulasi nitrat secara alami, termasuk watercress. Badan Keamanan Pangan Eropa (EFSA) menetapkan batas asupan nitrat harian sebesar 3,7 mg/kg berat badan/hari. Pada orang dewasa, porsi salad normal tidak melebihi batas itu. Bahaya utama muncul bila nitrat tereduksi menjadi nitrit, misalnya akibat penyimpanan terlalu lama atau pemanasan berulang; nitrit dapat mengganggu pengangkutan oksigen pada bayi. Simpan dalam keadaan dingin, cuci, dan masak dengan benar. Referensi: EFSA, 2008, The EFSA Journal; WHO/FAO, 2003, Nitrate and Nitrite in Drinking-water.
Apakah watercress winter aman untuk penderita hipotiroid?
Kandungan glukosinolat dapat menghasilkan tiosianat yang menghambat penyerapan yodium; karena itu asupan sangat tinggi pada orang dengan kekurangan yodium berisiko memperburuk hipotiroid. Pada orang sehat dengan yodium cukup, makan sayuran seperti watercress dalam jumlah normal tidak terbukti menyebabkan hipotiroid. Pasien yang minum levotiroksin perlu memberi jarak beberapa jam dari makanan tinggi goitrogen agar penyerapan obat tidak terganggu. Referensi: Felker et al., Nutrition Reviews, 2016; Liwanpo & Hershman, Best Practice & Research Clinical Endocrinology & Metabolism, 2009.

Garden Cress

Lepidium sativum

Wild Marjoram

Origanum vulgare subsp. hirtum

Cari: