Advertisement
Umckaloabo, yang juga dikenal sebagai Cape Geranium, merupakan tumbuhan asli Afrika Selatan yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional oleh suku Zulu dan Xhosa. Nama "Umckaloabo" sendiri berasal dari bahasa setempat yang merujuk pada penggunaannya untuk mengatasi gejala batuk dan gangguan pernapasan. Akar dari tumbuhan Pelargonium sidoides ini menjadi bagian yang paling berharga, karena mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti kumarin, asam fenolik, dan proantosianidin yang berkontribusi terhadap khasiat terapeutiknya.
Tanaman ini asli dari Afrika Selatan, biasanya tumbuh subur di padang rumput (grasslands) yang terbuka dan lereng bukit berbatu dengan drainase yang baik. Karakteristik/ciri-ciri Umckaloabo / Cape Geranium (Pelargonium sidoides):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Tumbuhan herba menahun yang tumbuh rendah dan berbentuk roset (daun mengumpul di pangkal). |
| Daun | Berbentuk bulat menyerupai jantung (cordate) dengan pinggiran yang sedikit bergelombang atau bergerigi, permukaannya ditutupi bulu-bulu halus yang memberi kesan beludru. |
| Bunga | Memiliki warna yang sangat khas, yakni merah tua gelap sampai hampir hitam, tersusun dalam perbungaan yang tegak. |
| Akar | Bagian paling berharga, yaitu berupa akar tunggang yang tebal, berdaging, dan bercabang, berwarna cokelat kemerahan di bagian luar. |
| Tekstur | Seluruh bagian tanaman terasa agak berbulu dan memiliki aroma khas jika daunnya diremas. |
7 Manfaat Umckaloabo / Cape Geranium untuk kesehatan.
Mengaktifkan fagositosis dan aktivitas bakterisidal makrofag/neutrofil; menghambat adhesi Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae ke epitel bronkus; menekan aktivasi NF-κB sehingga menurunkan ekspresi COX-2 dan pelepasan sitokin pro-inflamasi (IL-6, IL-8, TNF-α).
Memodulasi imunitas mukosa, meningkatkan aktivitas fagosit dan sel natural killer; polifenol dan kumarin menghambat adhesi patogen serta mengurangi pelepasan mediator inflamasi di mukosa saluran napas.
Menghambat pertumbuhan Streptococcus pyogenes dan bakteri beta-hemolitik, mengurangi adhesi bakteri pada mukosa faring, serta menekan inflamasi lokal melalui penghambatan aktivitas siklooksigenase dan lipooksigenase serta modulasi sitokin pro-inflamasi.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Umckaloabo / Cape Geranium.
Umckaloabo, yang diekstrak dari akar Pelargonium sidoides, umumnya dianggap aman bila digunakan dalam jangka pendek (hingga 3 minggu) untuk pengobatan infeksi saluran pernapasan akut seperti bronkitis akut. Namun, beberapa efek samping ringan hingga sedang telah dilaporkan dalam uji klinis dan penggunaan pasca-pemasaran. Efek samping yang paling umum meliputi gangguan saluran pencernaan seperti nyeri lambung, mual, heartburn, muntah, atau diare. Selain itu, reaksi alergi pada kulit seperti ruam, urtikaria (biduran), dan gatal-gatal juga pernah didokumentasikan pada individu yang sensitif.