Advertisement
Sophora flavescens, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Ku Shen (苦参), adalah tanaman perdu tahunan dari famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari Asia Timur, terutama China, Jepang, dan Korea. Akar tanaman ini, yang disebut Sophora Root atau Ku Shen, telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan herbal. Tanaman ini memiliki daun majemuk menyirip dan bunga kecil berwarna kuning pucat. Akar yang dipanen biasanya berwarna coklat kekuningan dan memiliki rasa pahit yang khas, sesuai dengan namanya “Ku” yang berarti pahit.
Tanaman ini asalnya dari Asia Timur (seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea). Dia suka banget tumbuh di area berumput, lereng bukit yang cerah, atau di pinggir sungai dengan tanah yang punya drainase baik. Karakteristik/ciri-ciri Sophora Perdu (Sophora flavescens):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Tanaman | Perdu tegak yang bisa tumbuh cukup tinggi, biasanya mencapai 0,5 sampai 1,5 meter. |
| Akar | Akar tunggangnya tebal, panjang, dan bercabang, warnanya kuning kecokelatan (makanya sering disebut 'Ku Shen' yang artinya akar pahit). |
| Batang | Batangnya berkayu, berbentuk silinder, dan permukaannya sering tertutup rambut halus saat masih muda. |
| Daun | Daunnya majemuk menyirip gasal dengan banyak anak daun berbentuk lonjong atau oval yang tersusun rapi. |
| Bunga | Bunganya berbentuk seperti kupu-kupu (khas keluarga kacang-kacangan/Fabaceae), warnanya kuning pucat atau kekuningan, dan tersusun dalam tandan yang menjulang di ujung batang. |
| Buah | Buahnya berbentuk polong yang ramping, agak melengkung, dan di dalamnya terdapat biji-biji kecil berwarna hitam atau cokelat. |
7 Manfaat Sophora Perdu untuk kesehatan.
Menghambat aktivitas NF-κB dan MAPK signaling, menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, dan sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-1β, IL-6). Alkaloid matrine dan oxymatrine juga memodulasi jalur NLRP3 inflammasome.
Menghambat replikasi HBV dengan menurunkan level HBV DNA dan antigen permukaan (HBsAg). Oxymatrine menghambat aktivitas polimerase HBV dan meningkatkan respons imun seluler melalui aktivasi TLR7/MyD88.
Induksi apoptosis melalui jalur mitokondria (peningkatan Bax/Bcl-2 ratio, pelepasan sitokrom c), aktivasi caspase 3/9, dan inhibisi PI3K/Akt/mTOR. Juga menghambat angiogenesis dengan menurunkan VEGF dan HIF-1α.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Sophora Perdu.
Interaksi & Kontraindikasi Sophora Perdu dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Sophora flavescens (Sophora Perdu), yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Kushen, mengandung berbagai alkaloid aktif secara biologis seperti matrine dan oxymatrine. Meskipun sering digunakan untuk sifat anti-inflamasi dan antimikrobanya, konsumsi tanaman ini tanpa pengawasan ketat dapat memicu berbagai efek samping yang signifikan pada sistem saraf pusat dan gastrointestinal. Toksisitas akut dari alkaloid ini dapat bermanifestasi sebagai mual, muntah, nyeri abdominal, diare, serta gangguan neurologis seperti pusing, sakit kepala, dan kelemahan otot. Pada kasus keracunan yang lebih berat, paparan dosis tinggi dapat menyebabkan kelumpuhan pernapasan, penurunan tekanan darah yang drastis (hipotensi), dan bahkan kematian akibat kegagalan fungsi organ vital.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Sophora Perdu.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Sophora Perdu.