Lemon Thyme

Thymus citriodorus
Nama
Lemon Thyme
Nama Latin/Ilmiah
Thymus citriodorus
Bagian Digunakan
Daun, Bunga
Rasa
Lemon, thyme
Nama Lain
Citrus thyme (Amerika Serikat), thym citron (Prancis), Zitronenthymian (Jerman), tomillo limón (Spanyol), timo limone (Italia)
Asal
Eropa Selatan
Kandungan Utama
Minyak atsiri (timol, karvakrol, sitral, limonen), flavonoid, tanin.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Lemon Thyme

Lemon Thyme atau Thymus citriodorus merupakan tumbuhan herbal tahunan yang termasuk dalam famili Lamiaceae. Berbeda dengan thyme biasa, tanaman ini memiliki aroma lemon yang khas, yang berasal dari kandungan senyawa volatil seperti citral dan limonene. Daunnya kecil, berbentuk lanset, dan sering kali berwarna hijau cerah atau beraneka ragam (variegata) dengan tepi kekuningan. Tumbuhan ini tumbuh rendah, menyebar membentuk rumpun padat, dan menghasilkan bunga kecil berwarna merah muda atau ungu pada musim panas. Karena sifatnya yang mudah beradaptasi, lemon thyme banyak ditanam di kebun herbal, pot, maupun sebagai penutup tanah.

Baca Lebih Lanjut
Update: 16 Agu 2026 - 22:00:17
 

II. Ciri-ciri Lemon Thyme

Tanaman ini suka banget sama tempat yang kena sinar matahari penuh dan punya tanah dengan drainase yang baik (nggak becek). Asalnya dari wilayah Mediterania, jadi dia tahan banget sama cuaca kering dan tanah yang agak berbatu. Karakteristik/ciri-ciri Lemon Thyme (Thymus citriodorus):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Semak kecil yang tumbuh merambat atau tegak, biasanya tingginya cuma sekitar 15-30 cm.
Daun Ukurannya kecil, berbentuk oval, dan warnanya hijau cerah (kadang ada variasi pinggiran kuning/putih). Kalau diremas, keluar aroma segar khas lemon.
Batang Berkayu di bagian pangkal, ramping, dan banyak percabangan yang bikin dia kelihatan rimbun kayak karpet.
Bunga Muncul di ujung batang, bentuknya kecil-kecil bergerombol menyerupai paku, warnanya biasanya ungu muda atau merah muda cantik.
Akar Sistem perakarannya dangkal tapi cukup kuat buat menahan tanaman di tanah yang berpasir atau berbatu.

III. Manfaat Lemon Thyme

6 Manfaat Lemon Thyme untuk kesehatan.

  1. Antimikroba (antibakteri dan antijamur)

    Timol dan karvakrol berinteraksi dengan lipid bilayer membran mikroorganisme, meningkatkan permeabilitas membran, menyebabkan kebocoran ion dan ATP serta gangguan enzim respirasi sel. Geraniol menambah efek antibakteri dengan merusak integritas membran secara sinergis.

    Senyawa Aktif: Timol, Karvakrol, Geraniol
    Tampilkan
  2. Antioksidan

    Senyawa fenolik seperti asam rosmarinat, timol, dan karvakrol bertindak sebagai donor elektron dan hidrogen untuk menetralkan radikal bebas. Efek ini juga mencakup penghambatan peroksidasi lipid dan pengkhelatan ion logam transisi.

    Senyawa Aktif: Asam Rosmarinat, Timol, Karvakrol
    Tampilkan
  3. Anti-inflamasi

    Asam rosmarinat dan flavonoid dalam Thymus citriodorus dapat menghambat enzim siklooksigenase (COX) dan lipooksigenase (LOX), menurunkan produksi mediator inflamasi seperti prostaglandin dan leukotrien. Timol juga menekan pelepasan sitokin proinflamasi.

    Senyawa Aktif: Asam Rosmarinat, Timol, Flavonoid
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Lemon Thyme

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Lemon Thyme.

  1. Golongan: Monoterpenoid
    Bagian Tanaman: Daun dan batang berbunga (herba)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba Terhadap Bakteri Gram-positif Dan Fungi Patogen..
    Tampilkan
  2. Citral (geranial + neral)

    Golongan: Monoterpenoid (aldehida)
    Bagian Tanaman: Daun dan batang berbunga (herba)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Dan Antimikroba Pada Model Eksperimental..
    Tampilkan
  3. Golongan: Monoterpenoid fenolik
    Bagian Tanaman: Daun dan batang berbunga (herba)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiseptik, Antibakteri, Dan Antijamur..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Lemon Thyme

Interaksi & Kontraindikasi Lemon Thyme dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Suplemen zat besi

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Tanin pada lemon thyme dapat mengurangi penyerapan zat besi. Konsumsi suplemen zat besi terpisah minimal 2 jam dari konsumsi lemon thyme dalam dosis pekat. (Referensi: Brinker F., Herb Contraindications and Drug Interactions, 2001)

  2. Hipersensitivitas lokal / dermatitis kontak

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Kandungan citral pada lemon thyme dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada orang sensitif. Hentikan penggunaan jika muncul kemerahan, gatal, atau ruam. (Referensi: Tisserand R., Young R., Essential Oil Safety, 2nd ed., 2014)

  3. Penggunaan pada penderita Gangguan lambung / gastritis / GERD

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Dosis tinggi ekstrak atau minyak esensial lemon thyme dapat mengiritasi mukosa lambung. Hindari konsumsi dosis pekat pada penderita gastritis atau refluks asam lambung. (Referensi: EMA HMPC Monograph on Thymus species)

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+10)

VI. Efek Samping Lemon Thyme

Lemon Thyme (Thymus citriodorus) umumnya aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan. Namun, penggunaan dalam bentuk ekstrak, suplemen, atau minyak esensial konsentrasi tinggi dapat memicu berbagai efek samping, terutama pada individu yang sensitif terhadap tumbuhan dari famili Lamiaceae (suku mint). Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan saluran pencernaan ringan seperti mual, kram perut, muntah, dan diare akibat sifat iritatif dari kandungan minyak atsiri, khususnya timol (thymol) dan karvakrol, yang terdapat di dalamnya [1][2].

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Lemon Thyme

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Lemon Thyme.

Apa kandungan fitokimia utama Lemon Thyme (*Thymus citriodorus*) dan bagaimana manfaatnya?
Daun Lemon Thyme mengandung minyak atsiri dengan monoterpena utama seperti timol, carvacrol, linalool, geraniol, citronellol, dan limonena. Selain itu terdapat flavonoid (apigenin, luteolin) dan asam fenolik seperti asam rosmarinat. Timol dan carvacrol bersifat antibakteri, antijamur, dan antioksidan; asam rosmarinat serta luteolin turut mendukung efek antiradang. Kandungan ini dapat bervariasi tergantung kemotipe, lokasi tanam, dan cara pengolahan. Referensi: Phytotherapy Research dan Food Chemistry.
Bagaimana dosis dan cara penggunaan harian Lemon Thyme yang aman?
Untuk penggunaan kuliner, daun segar atau kering dalam jumlah normal masakan (kira-kira 1-3 g per porsi) umumnya aman dan telah diakui sebagai bahan makanan. Seduhan dapat dibuat dari 1-2 sendok teh daun kering dalam 200 ml air panas selama 5-10 menit, diminum maksimal 2-3 cangkir per hari. Minyak atsiri tidak boleh diminum karena dosis terapeutiknya sangat pekat dan berisiko toksik. Referensi: U.S. FDA GRAS dan Essential Oil Safety, Tisserand & Young.
Apakah Lemon Thyme bisa digunakan untuk meredakan batuk dan gangguan pencernaan?
Lemon Thyme termasuk kelompok thyme yang secara tradisional digunakan untuk meredakan batuk, bronkitis ringan, dan dispepsia. Senyawa timol bekerja sebagai ekspektoran dan antispasmodik, sedangkan asam rosmarinat memberikan efek antiradang dan relaksasi otot polos. Monografi Komisi E dan ESCOP mendukung penggunaan Thymi herba untuk batuk dan gangguan saluran napas. Namun, penelitian spesifik pada Lemon Thyme masih terbatas sehingga dosis pengobatan perlu menggunakan produk yang telah terstandardisasi. Referensi: ESCOP Monographs: Thymi herba dan Commission E Monographs.
Apakah Lemon Thyme aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Penggunaan sebagai bumbu dalam makanan masih dianggap aman untuk ibu hamil dan menyusui. Namun, dosis obat, ekstrak pekat, atau minyak atsiri sebaiknya dihindari selama kehamilan karena belum ada bukti keamanan yang cukup dan beberapa thyme diduga bersifat emmenagogue pada dosis tinggi. Pada ibu menyusui, jumlah kuliner aman, tetapi dosis lebih tinggi dari makanan sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan tenaga kesehatan. Referensi: LactMed dan Essential Oil Safety.
Apakah Lemon Thyme boleh digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Penggunaan sebagai bumbu makanan dalam porsi kecil umumnya tidak bermasalah pada anak yang sudah mendapatkan makanan pendamping. Akan tetapi, bayi di bawah 2 tahun, terutama bayi di bawah 6 bulan, tidak boleh diberi seduhan pekat, minyak atsiri, atau produk herbal tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Minyak atsiri thyme dapat menyebabkan iritasi mukosa, laringospasme, dan bronkospasme pada bayi. Pengolesan minyak esensial di dekat wajah dan dada bayi juga tidak dianjurkan. Referensi: Essential Oil Safety, Tisserand & Young dan European Medicines Agency (EMA).
Apa efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan Lemon Thyme?
Pada dosis kuliner, efek samping jarang dan umumnya ringan seperti mual, nyeri ulu hati, atau reaksi alergi pada orang yang sensitif terhadap famili Lamiaceae. Minyak atsiri dapat menyebabkan dermatitis kontak, iritasi selaput lendir, dan jika tertelan dapat menimbulkan muntah, diare, atau gangguan sistem saraf. Konsumsi seduhan yang sangat berlebihan juga belum dianjurkan. Jika muncul gejala alergi atau iritasi, segera hentikan penggunaan. Referensi: European Medicines Agency (EMA) dan Essential Oil Safety.
Bagaimana efek antioksidan Lemon Thyme terhadap kesehatan umum?
Lemon Thyme kaya akan polifenol, terutama asam rosmarinat, luteolin, dan apigenin, yang memiliki kemampuan menangkal radikal bebas dan menghambat peroksidasi lipid. Konsumsi rutin herba ini dalam masakan dapat berkontribusi pada status antioksidan tubuh dan mendukung kesehatan kardiovaskular serta perlindungan sel. Namun, ini bukan pengganti diet seimbang atau obat medis. Referensi: Journal of Agricultural and Food Chemistry dan Food Chemistry.
Bagaimana cara menyimpan Lemon Thyme agar khasiatnya tetap terjaga?
Daun segar sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di lemari es dan digunakan dalam beberapa hari. Daun kering disimpan dalam wadah kedap udara, kering, sejuk, dan terhindar dari cahaya matahari langsung; minyak atsirinya akan lebih stabil jika tidak terpapar panas dan udara. Minyak esensial disimpan dalam botol kaca gelap yang tertutup rapat dan dijauhkan dari jangkauan anak. Referensi: European Pharmacopoeia dan British Pharmacopoeia.

Wild Marjoram

Origanum vulgare subsp. hirtum

Creeping Thyme

Thymus serpyllum

Cari: