Advertisement
Lemon Thyme atau Thymus citriodorus merupakan tumbuhan herbal tahunan yang termasuk dalam famili Lamiaceae. Berbeda dengan thyme biasa, tanaman ini memiliki aroma lemon yang khas, yang berasal dari kandungan senyawa volatil seperti citral dan limonene. Daunnya kecil, berbentuk lanset, dan sering kali berwarna hijau cerah atau beraneka ragam (variegata) dengan tepi kekuningan. Tumbuhan ini tumbuh rendah, menyebar membentuk rumpun padat, dan menghasilkan bunga kecil berwarna merah muda atau ungu pada musim panas. Karena sifatnya yang mudah beradaptasi, lemon thyme banyak ditanam di kebun herbal, pot, maupun sebagai penutup tanah.
Tanaman ini suka banget sama tempat yang kena sinar matahari penuh dan punya tanah dengan drainase yang baik (nggak becek). Asalnya dari wilayah Mediterania, jadi dia tahan banget sama cuaca kering dan tanah yang agak berbatu. Karakteristik/ciri-ciri Lemon Thyme (Thymus citriodorus):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Semak kecil yang tumbuh merambat atau tegak, biasanya tingginya cuma sekitar 15-30 cm. |
| Daun | Ukurannya kecil, berbentuk oval, dan warnanya hijau cerah (kadang ada variasi pinggiran kuning/putih). Kalau diremas, keluar aroma segar khas lemon. |
| Batang | Berkayu di bagian pangkal, ramping, dan banyak percabangan yang bikin dia kelihatan rimbun kayak karpet. |
| Bunga | Muncul di ujung batang, bentuknya kecil-kecil bergerombol menyerupai paku, warnanya biasanya ungu muda atau merah muda cantik. |
| Akar | Sistem perakarannya dangkal tapi cukup kuat buat menahan tanaman di tanah yang berpasir atau berbatu. |
6 Manfaat Lemon Thyme untuk kesehatan.
Timol dan karvakrol berinteraksi dengan lipid bilayer membran mikroorganisme, meningkatkan permeabilitas membran, menyebabkan kebocoran ion dan ATP serta gangguan enzim respirasi sel. Geraniol menambah efek antibakteri dengan merusak integritas membran secara sinergis.
Senyawa fenolik seperti asam rosmarinat, timol, dan karvakrol bertindak sebagai donor elektron dan hidrogen untuk menetralkan radikal bebas. Efek ini juga mencakup penghambatan peroksidasi lipid dan pengkhelatan ion logam transisi.
Asam rosmarinat dan flavonoid dalam Thymus citriodorus dapat menghambat enzim siklooksigenase (COX) dan lipooksigenase (LOX), menurunkan produksi mediator inflamasi seperti prostaglandin dan leukotrien. Timol juga menekan pelepasan sitokin proinflamasi.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Lemon Thyme.
Interaksi & Kontraindikasi Lemon Thyme dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Lemon Thyme (Thymus citriodorus) umumnya aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan. Namun, penggunaan dalam bentuk ekstrak, suplemen, atau minyak esensial konsentrasi tinggi dapat memicu berbagai efek samping, terutama pada individu yang sensitif terhadap tumbuhan dari famili Lamiaceae (suku mint). Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan saluran pencernaan ringan seperti mual, kram perut, muntah, dan diare akibat sifat iritatif dari kandungan minyak atsiri, khususnya timol (thymol) dan karvakrol, yang terdapat di dalamnya [1][2].
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Lemon Thyme.