Advertisement
Gravel Root (Eutrochium purpureum), yang juga dikenal sebagai purple joe-pye weed, adalah tumbuhan herbal tahunan yang termasuk dalam keluarga Asteraceae. Tumbuhan ini berasal dari Amerika Utara bagian timur, biasanya tumbuh liar di padang rumput basah, tepi hutan, dan sepanjang aliran sungai. Ciri khasnya adalah batang yang kokoh dengan warna keunguan, daun yang tersusun dalam lingkaran (whorls), serta kepala bunga majemuk berwarna ungu muda hingga merah muda yang muncul di puncak batang pada akhir musim panas hingga awal musim gugur.
Tanaman ini suka banget sama tempat yang lembap dan agak teduh, kayak di pinggiran hutan, padang rumput basah, atau di sepanjang bantaran sungai. Asalnya dari Amerika Utara dan cukup tangguh hidup di tanah yang subur. Karakteristik/ciri-ciri Gravel Root (Eutrochium purpureum):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tinggi Tanaman | Bisa tumbuh tinggi banget, antara 1,5 sampai 2,5 meter. |
| Batang | Batangnya tegap, bertekstur halus, dan biasanya punya bercak warna ungu tua terutama di bagian buku-bukunya (tempat daun menempel). |
| Daun | Daunnya lebar, berbentuk oval memanjang dengan ujung meruncing, dan tumbuh secara melingkar (whorled) di sekeliling batang, biasanya ada 3 sampai 5 helai per tingkat. |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil, ngumpul membentuk tandan besar (mirip payung) di ujung batang dengan warna merah muda keunguan yang cantik. |
| Akar | Sesuai namanya 'Gravel Root', akarnya berserat kuat dan punya aroma yang agak unik mirip vanila kalau dikeringkan. |
| Masa Mekar | Biasanya mekar di pertengahan sampai akhir musim panas. |
5 Manfaat Gravel Root untuk kesehatan.
Belum ada mekanisme klinis yang terkonfirmasi. Secara fitokimia, flavonoid seperti kuersetin dan kaempferol dapat menghambat fosfodiesterase dan meningkatkan cAMP di sel tubulus ginjal, sehingga pada teori meningkatkan diuresis. Data ini berasal dari penelitian konstituen, bukan dari uji terhadap Eutrochium purpureum secara utuh.
Hipotesis utama adalah kombinasi efek diuretik dan penghambatan kristalisasi kalsium oksalat. Kuersetin diketahui menghambat agregasi kristal kalsium oksalat pada model biokimia; asam klorogenat juga membentuk kelat dengan ion kalsium. Efek pada Eutrochium purpureum belum diuji secara langsung.
Euparin dan senyawa flavonoid dalam Eutrochium purpureum dilaporkan menghambat jalur NF-κB serta ekspresi COX-2 dan iNOS pada kultur sel, sehingga menurunkan mediator prostaglandin dan sitokin proinflamasi. Namun penelitian ini dilakukan pada konstituen terisolasi, bukan pada ekstrak utuh yang diberikan kepada manusia.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Gravel Root.
Interaksi & Kontraindikasi Gravel Root dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Gravel root (Eutrochium purpureum), yang juga dikenal sebagai Joe-Pye weed, adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk mengatasi masalah saluran kemih dan batu ginjal. Namun, bagian tanaman ini, terutama akarnya, mengandung senyawa kimia beracun yang disebut pyrrolizidine alkaloids (PAs). Konsumsi PAs dalam jangka panjang atau dalam dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius, termasuk kondisi fatal seperti penyakitveno-oklusif hati (hepatic veno-occlusive disease). Kerusakan ini terjadi karena alkaloid tersebut dimetabolisme di hati menjadi senyawa reaktif yang merusak jaringan sel hati.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Gravel Root.