Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh ekstrak Centella asiatica terhadap fungsi kognitif pada orang dewasa: meta-analisis uji acak terkendali

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    7 uji acak terkendali; 540 partisipan (dewasa sehat dan gangguan kognitif ringan)
    Dosis/Durasi:
    250–1000 mg/hari selama 4–16 minggu (tergantung studi)
    Temuan:
    Ekstrak Centella asiatica secara signifikan meningkatkan memori kerja dan kecepatan pemrosesan informasi dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan perbaikan bermakna pada fungsi eksekutif.
  2. Efektivitas ekstrak Centella asiatica terhadap memori pada lansia dengan gangguan kognitif ringan: uji acak tersamar ganda

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    66 lansia usia 55–75 tahun dengan MMSE 20–24
    Dosis/Durasi:
    750 mg/hari ekstrak terstandar selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian selama 12 minggu memperbaiki skor memori jangka pendek dan fungsi kognitif global. Efek ini masih terlihat empat minggu setelah pengobatan dihentikan.
  3. Khasiat Centella asiatica terhadap penyembuhan luka dan jaringan parut: tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 studi klinis; 620 partisipan (luka operasi, luka bakar, ulkus)
    Dosis/Durasi:
    Topikal 0,2%–1,0% krim/gel selama 2–24 minggu
    Temuan:
    Centella asiatica mempercepat epitelisasi dan mengurangi pembentukan jaringan parut hipertrofik. Tidak ditemukan peningkatan risiko efek samping sistemik yang bermakna.
  4. Pengaruh Centella asiatica terhadap kecemasan dan kualitas tidur pada dewasa muda yang mengalami stres: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 dewasa sehat dengan skor Perceived Stress Scale >14
    Dosis/Durasi:
    500 mg/hari ekstrak air kering selama 8 minggu
    Temuan:
    Skor kecemasan HADS-A menurun signifikan dibandingkan plasebo setelah delapan minggu. Kualitas tidur berdasarkan PSQI juga membaik pada kelompok perlakuan.
  5. Peran Centella asiatica pada insufisiensi vena kronis: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    9 studi; 411 pasien dengan insufisiensi vena kronis
    Dosis/Durasi:
    30–90 mg/hari fraksi triterpenik selama 4–12 minggu
    Temuan:
    Ekstrak Centella asiatica mengurangi edema tungkai dan nyeri vena dibandingkan plasebo. Dosis 60–90 mg/hari fraksi triterpenik memberikan efek paling konsisten.
  6. Ekstrak Centella asiatica mengurangi inflamasi saraf dan defisit memori pada mencit model Alzheimer

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Pra-Klinis
    Sampel:
    30 mencit C57BL/6 yang diinduksi amyloid-beta 1-42
    Dosis/Durasi:
    200 dan 400 mg/kgBB/hari secara oral selama 21 hari
    Temuan:
    Ekstrak menurunkan sitokin proinflamasi TNF-α dan IL-6 di hipokampus. Mencit yang diberi ekstrak menunjukkan performa Morris water maze lebih baik daripada kontrol.
  7. Uji klinis fase II salep ekstrak Centella asiatica pada ulkus kaki diabetik

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    48 pasien ulkus kaki diabetik derajat Wagner 1–2
    Dosis/Durasi:
    Salep 1% dioleskan dua kali sehari selama 12 minggu
    Temuan:
    Salep 1% ekstrak Centella asiatica menurunkan luas ulkus sebesar 45% lebih banyak daripada perawatan standar. Tidak dilaporkan efek samping sistemik yang serius.

Advertisement


Studi Klinis Lainnya

  1. Pegagan dan Asma

    Penilitian Pegagan (Centella asiatica) untuk Asma:
    • Efek Ekstrak Centella asiatica terhadap Inflamasi Saluran Napas pada Tikus Model Asma Alergi
    • Efektivitas dan Keamanan Centella asiatica pada Pasien Asma Bronkial Ringan-Sedang: Uji Klinis Acak Terkontrol
    • Tinjauan Sistematis Potensi Anti-Asma Centella asiatica
  2. Pegagan dan Osteoporosis

    Penilitian Pegagan (Centella asiatica) untuk Osteoporosis:
    • Pengaruh Ekstrak Centella asiatica terhadap Kepadatan Tulang Tikus Ovariektomi
    • Efek Asiaticoside terhadap Diferensiasi Osteoblas dan Formasi Tulang secara In Vitro dan In Vivo
    • Centella asiatica Mencegah Kehilangan Tulang pada Tikus Ovariektomi melalui Regulasi Rasio OPG/RANKL
  3. Pegagan dan Insomnia

    Penilitian Pegagan (Centella asiatica) untuk Insomnia:
    • Efektivitas Centella asiatica (Pegagan) terhadap Kualitas Tidur pada Orang Dewasa dengan Stres Ringan-Sedang: Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo
    • Meta-Analisis: Efek Tanaman Adaptogenik (Termasuk Centella asiatica) terhadap Gangguan Tidur dan Insomnia pada Populasi Stres Kronis
    • Pengaruh Ekstrak Centella asiatica terhadap Arsitektur Tidur dan Kadar GABA pada Tikus Model Insomnia yang Diinduksi Kafein
  4. Pegagan dan Migrain

    Penilitian Pegagan (Centella asiatica) untuk Migrain:
    • Efektivitas Ekstrak Centella asiatica sebagai Profilaksis Migrain: Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo Ganda
    • Tinjauan Sistematis Tanaman Obat untuk Migrain: Fokus pada Centella asiatica
    • Aktivitas Anti-Migrain Ekstrak Centella asiatica pada Model Tikus Migrain
  5. Pegagan dan Hipertensi

    Penilitian Pegagan (Centella asiatica) untuk Hipertensi:
    • Efek Ekstrak Etanol Pegagan (Centella asiatica) terhadap Tekanan Darah Tikus Hipertensi yang Diinduksi NaCl dan DOCA
    • Uji Klinis Acak Terkendali Plasebo: Suplementasi Ekstrak Terstandar Centella asiatica pada Pasien Hipertensi Derajat 1
    • Mekanisme Vasodilatasi Ekstrak Centella asiatica pada Aorta Tikus: Peran Jalur Nitric Oxide dan Endotel
  6. Pegagan dan Vertigo

    Penilitian Pegagan (Centella asiatica) untuk Vertigo:
    • Efektivitas Ekstrak Centella asiatica terhadap Penurunan Frekuensi dan Intensitas Vertigo pada Pasien Vertigo Perifer
    • Meta-Analisis: Pengaruh Herbal yang Mengandung Centella asiatica pada Perbaikan Gejala Vertigo
    • Mekanisme Neuroprotektif Centella asiatica pada Model Vertigo Sentral Akibat Iskemia Serebral
  7. Pegagan dan Epilepsi

    Penilitian Pegagan (Centella asiatica) untuk Epilepsi:
    • Efek Antikonvulsan Ekstrak Etanol Centella asiatica pada Model Kejang Tikus yang Diinduksi Pentylenetetrazol
    • Modulasi Sistem GABAergik oleh Centella asiatica sebagai Mekanisme Antiepilepsi pada Tikus
    • Potensi Centella asiatica sebagai Terapi Tambahan Epilepsi: Tinjauan Sistematis Studi Praklinis
  8. Pegagan dan Asam Urat

    Penilitian Pegagan (Centella asiatica) untuk Asam Urat:
    • Efek Ekstrak Centella asiatica terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Pasien Hiperurisemia: Uji Klinis Acak Terkontrol
    • Aktivitas Anti-Hiperurisemia Centella asiatica pada Tikus yang Diinduksi Kalium Oksonat
    • Systematic Review Tanaman Obat untuk Asam Urat: Peran Centella asiatica dalam Terapi Hiperurisemia
  9. Pegagan dan Hepatitis B

    Penilitian Pegagan (Centella asiatica) untuk Hepatitis B:
    • Aktivitas Antivirus Ekstrak Centella asiatica terhadap Virus Hepatitis B
    • Efek Hepatoprotektif Centella asiatica pada Tikus yang Diinduksi Hepatitis B
    • Uji Klinis Acak Terkontrol Ekstrak Centella asiatica pada Pasien Hepatitis B Kronis
  10. Pegagan dan Stroke

    Penilitian Pegagan (Centella asiatica) untuk Stroke:
    • Efek Pemberian Ekstrak Centella asiatica terhadap Perbaikan Fungsi Kognitif pada Pasien Stroke Iskemik Akut
    • Systematic Review tentang Efektivitas Centella asiatica dalam Pemulihan Stroke
    • Meta-Analisis Pengaruh Centella asiatica terhadap Skor NIHSS pada Pasien Stroke Iskemik

Cari: