Pegagan untuk Vertigo

Pegagan (Centella asiatica) untuk Vertigo, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas Ekstrak Centella asiatica terhadap Penurunan Frekuensi dan Intensitas Vertigo pada Pasien Vertigo Perifer

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Uji Klinis Acak Terkontrol (RCT)
    Sampel:
    60 pasien vertigo perifer (usia 30-65 tahun) dibagi menjadi kelompok ekstrak Centella asiatica dan plasebo
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak Centella asiatica 60 mg/hari (standarisasi asiaticoside 4%) selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Centella asiatica selama 8 minggu secara signifikan menurunkan frekuensi serangan vertigo dan skor intensitas vertigo (Dizziness Handicap Inventory) dibandingkan plasebo. Efek neuroprotektif dan peningkatan perfusi serebral diduga sebagai mekanisme utama.
  2. Meta-Analisis: Pengaruh Herbal yang Mengandung Centella asiatica pada Perbaikan Gejala Vertigo

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 studi klinis (total 720 partisipan) yang melibatkan pasien vertigo dari berbagai etiologi
    Dosis/Durasi:
    Rentang dosis: 30-120 mg ekstrak standar/hari, durasi 4-12 minggu
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa suplementasi Centella asiatica secara signifikan mengurangi skor keparahan vertigo (SMD -0.45, 95% CI -0.68 hingga -0.22) dan durasi episode vertigo dibandingkan plasebo atau terapi standar. Efek ini konsisten pada vertigo perifer dan sentral.
  3. Mekanisme Neuroprotektif Centella asiatica pada Model Vertigo Sentral Akibat Iskemia Serebral

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental pada Hewan
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan yang diinduksi vertigo sentral melalui oklusi arteri serebral tengah
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak Centella asiatica 100 mg/kgBB/hari secara oral selama 14 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Centella asiatica dosis 100 mg/kgBB selama 14 hari memperbaiki fungsi vestibulo-okular dan menurunkan apoptosis neuron di nukleus vestibular. Peningkatan ekspresi BDNF dan penurunan MDA juga diamati.
  4. Pengaruh Centella asiatica terhadap Keseimbangan dan Risiko Jatuh pada Lansia dengan Vertigo Vestibular

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Uji Klinis Pra-Pasca (Pre-post Study)
    Sampel:
    40 lansia (usia >60 tahun) dengan vertigo vestibular kronis yang diukur menggunakan Berg Balance Scale dan Dizziness Handicap Inventory
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak Centella asiatica 75 mg dua kali sehari selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Centella asiatica selama 12 minggu meningkatkan skor keseimbangan sebesar 25% dan menurunkan risiko jatuh. Perbaikan signifikan juga terlihat pada kualitas hidup terkait vertigo.
  5. Systematic Review: Peran Centella asiatica dalam Manajemen Vertigo dan Gangguan Vestibular Lainnya

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 artikel (RCT, studi observasional, dan studi hewan) yang memenuhi kriteria inklusi
    Dosis/Durasi:
    Tidak terstandarisasi; dosis umum 30-120 mg/hari ekstrak standar selama 4-12 minggu
    Temuan:
    Centella asiatica menunjukkan potensi terapeutik pada vertigo melalui mekanisme antiinflamasi, antioksidan, dan peningkatan aliran darah serebral. Namun, variasi dosis dan durasi studi masih menjadi keterbatasan.
  6. Uji Klinis Fase II: Efek Kombinasi Centella asiatica dan Ginkgo biloba pada Vertigo Perifer Refrakter

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Uji Klinis Fase II (Open-label)
    Sampel:
    35 pasien vertigo perifer yang tidak responsif terhadap terapi standar (usia 18-70 tahun)
    Dosis/Durasi:
    Centella asiatica 60 mg + Ginkgo biloba 120 mg per hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Kombinasi Centella asiatica 60 mg dan Ginkgo biloba 120 mg selama 8 minggu mengurangi frekuensi vertigo sebesar 70% dan memperbaiki fungsi vestibular. Efek sinergis diduga melalui peningkatan mikrosirkulasi dan neurogenesis.


Cari: