Advertisement
Flat-leaf Parsley (Petroselinum crispum var. neapolitanum), juga dikenal sebagai peterseli Italia atau peterseli daun datar, adalah varietas dari spesies Petroselinum crispum yang berasal dari kawasan Mediterania. Berbeda dengan peterseli keriting yang lebih umum dijadikan hiasan, peterseli daun datar memiliki daun yang lebar, rata, dan berwarna hijau cerah dengan tepi bergerigi halus. Tumbuhan ini merupakan herba dwimusim (biennial) yang tumbuh tegak hingga sekitar 30–60 cm, dengan batang beralur dan daun majemuk menyirip yang tersusun rapat. Karena kandungan minyak atsirinya lebih tinggi dan aromanya lebih kuat dibanding varietas keriting, jenis ini sangat disukai dalam masakan, terutama sebagai bumbu segar yang ditambahkan di akhir proses memasak.
8 Manfaat Flat-leaf Parsley untuk kesehatan.
Polifenol apigenin dan luteolin mendonorkan elektron, mengaktivasi faktor transkripsi Nrf2, serta meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase (SOD), katalase (CAT), dan glutation peroksidase. Myristicin turut berkontribusi pada peredaman radikal bebas dan penghambatan peroksidasi lipid.
Apigenin dan luteolin menghambat fosforilasi IκBα, sehingga menekan translokasi NF-κB dan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, IL-6, serta menurunkan sintesis prostaglandin E2. Efek ini meredam respons inflamasi dan nyeri perifer.
Minyak atsiri kaya monoterpen dan fenilpropanoid seperti myristicin, apiol, dan β-phellandrene merusak integritas membran sel mikroorganisme, mengganggu homeostatis ion, dan menyebabkan kebocoran sitoplasma.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Flat-leaf Parsley.