• Herbapedia.id

Echinacea

Echinacea purpurea
Nama: Echinacea
Nama Latin/Ilmiah: Echinacea purpurea
Famili: Asteraceae

Kandungan:
Alkamida, asam cichoric, polisakarida, dan flavonoid
Nama Lain:
Purple coneflower (Amerika Serikat), Sonnenhut (Jerman), Échinacée pourpre (Prancis), Equinácea púrpura (Spanyol), Echinacea ungu (Indonesia)
Asal:
Amerika Serikat dan Kanada
Bagian Utama:
Akar, Daun, Bunga
Rasa:
Bitter, pungent

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Echinacea

Echinacea purpurea, atau yang lebih dikenal sebagai bunga kerucut ungu, merupakan tanaman herbal asli Amerika Utara bagian timur. Dari famili Asteraceae, tanaman ini telah digunakan secara tradisional oleh suku asli Amerika untuk mengobati berbagai infeksi dan luka. Ciri khasnya adalah kelopak bunga berwarna ungu kemerahan yang menjuntai ke bawah mengelilingi kerucut tengah berwarna oranye kecokelatan. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah akar, bunga, dan daun, yang mengandung senyawa bioaktif seperti alkamida, asam sikorat, polisakarida, dan flavonoid. Senyawa-senyawa ini diyakini bekerja secara sinergis memberikan efek imunomodulator.

Advertisement

Mekanisme kerja utama Echinacea purpurea berfokus pada stimulasi sistem kekebalan tubuh nonspesifik (innate immunity). Penelitian menunjukkan bahwa ekstraknya dapat meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag dan neutrofil, serta merangsang produksi sitokin seperti interferon dan interleukin. Efek ini membantu tubuh melawan patogen seperti virus dan bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan atas. Beberapa studi klinis menunjukkan bahwa konsumsi Echinacea purpurea dapat mengurangi durasi dan keparahan gejala flu biasa jika diminum sejak awal gejala. Namun, efektivitasnya masih diperdebatkan karena variasi kualitas produk dan dosis antar penelitian. Tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang tanpa jeda karena potensi toleransi sistem imun.

Keamanan penggunaan Echinacea purpurea umumnya baik untuk kebanyakan orang dewasa, namun ada beberapa kontraindikasi. Efek samping ringan meliputi gangguan pencernaan, ruam kulit, atau reaksi alergi, terutama pada individu yang alergi terhadap tanaman famili Asteraceae (seperti bunga matahari atau krisan). Penggunaannya harus dihindari oleh penderita penyakit autoimun (misalnya lupus, rheumatoid arthritis), karena potensi stimulasi imun yang berlebihan. Ibu hamil dan menyusui juga disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis. Interaksi obat potensial termasuk dengan imunosupresan, sehingga konsultasi dokter sangat penting sebelum mengonsumsi suplemen Echinacea purpurea, terutama jika sedang dalam pengobatan tertentu.

Update: 30 Jul 2026 - 15:52:09

 

II. Manfaat Echinacea

Manfaat Echinacea untuk kesehatan.

  1. Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

    Stimulasi fagositosis dan aktivasi makrofag melalui alkamid yang berikatan dengan reseptor CB2, peningkatan produksi sitokin pro-inflamasi (IL-1, TNF-α, IFN-γ) serta aktivasi jalur NF-κB oleh polisakarida dan asam sikorat.

    Senyawa Aktif: alkamida (dodeca-2E,4E,8Z,10Z-tetraenoic acid isobutylamide), asam sikorat (cichoric acid), polisakarida (arabinogalaktan)
    Tampilkan
  2. Modulasi Imun Non-Spesifik

    Peningkatan aktivitas sel NK, limfosit B dan T, serta sekresi imunoglobulin melalui aktivasi reseptor TLR-4 oleh polisakarida dan aktivasi jalur MAPK oleh alkamida.

    Senyawa Aktif: alkamida, polisakarida (arabinogalaktan), asam sikorat
    Tampilkan
  3. Anti-inflamasi pada Osteoarthritis Lutut

    Penghambatan enzim COX-2 dan LOX, reduksi produksi NO dan PGE2 melalui alkamida yang memodulasi jalur NF-κB dan MAPK; asam sikorat menghambat aktivasi inflamasom NLRP3.

    Senyawa Aktif: alkamida (dodeca-2E,4E,8Z,10Z-tetraenoic acid isobutylamide), asam sikorat, derivat asam kafeat
    Tampilkan
  4. Aktivitas Antiviral (Influenza, Herpes Simpleks)

    Inhibisi neuraminidase virus influenza dan gangguan fusi membran virus dengan sel inang; pada HSV-1, alkamida menghambat replikasi dengan mengganggu ikatan glikoprotein D ke reseptor seluler.

    Senyawa Aktif: asam sikorat, alkamida, ekinakosida (minor pada E. purpurea)
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Echinacea

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Echinacea.

  1. Dodeca-2E,4E,8E,10E-tetraenoic acid isobutylamide

    Golongan: Alkamida (Amida tak jenuh)
    Bagian Tanaman: Akar dan herba
    Aktivitas Farmakologis:
    Imunostimulan Dengan Meningkatkan Fagositosis Dan Produksi Sitokin; Antiinflamasi Melalui Inhibisi Siklooksigenase-2 (COX-2)..
    Tampilkan
  2. Asam sikorat (Cichoric acid)

    Golongan: Asam Fenolik (Derivat asam kafeat)
    Bagian Tanaman: Herba (daun dan batang), bunga
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan Kuat (penangkal Radikal Bebas), Antimikroba Terhadap Staphylococcus Aureus Dan Candida Albicans, Serta Menghambat Aktivitas Hyaluronidase..
    Tampilkan
  3. Echinacoside

    Golongan: Asam Fenolik (Derivat asam kafeat)
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Aktifitas Imunomodulator Dengan Meningkatkan Aktivitas Sel Natural Killer (NK), Antioksidan, Dan Antiinflamasi Melalui Jalur NF-κB..
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

Lavender

Lavandula angustifolia

St. John's Wort

Hypericum perforatum