Advertisement
Echinacea purpurea, atau yang lebih dikenal sebagai bunga kerucut ungu, merupakan tanaman herbal asli Amerika Utara bagian timur. Dari famili Asteraceae, tanaman ini telah digunakan secara tradisional oleh suku asli Amerika untuk mengobati berbagai infeksi dan luka. Ciri khasnya adalah kelopak bunga berwarna ungu kemerahan yang menjuntai ke bawah mengelilingi kerucut tengah berwarna oranye kecokelatan. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah akar, bunga, dan daun, yang mengandung senyawa bioaktif seperti alkamida, asam sikorat, polisakarida, dan flavonoid. Senyawa-senyawa ini diyakini bekerja secara sinergis memberikan efek imunomodulator.
Tanaman ini asli dari padang rumput dan hutan terbuka di Amerika Utara. Mereka suka banget sama tempat yang kena sinar matahari penuh dan tanah yang subur, berdrainase baik, serta cukup tahan kalau ketemu cuaca yang agak kering. Karakteristik/ciri-ciri Echinacea (Echinacea purpurea):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tinggi Tanaman | Bisa tumbuh setinggi 60 sampai 120 cm dengan batang yang tegak dan kuat. |
| Akar | Punya sistem perakaran serabut yang cukup dalam, jadi tanamannya kokoh. |
| Daun | Daunnya berbentuk oval sampai lanset (runcing di ujung), teksturnya agak kasar dengan pinggiran yang bergerigi halus. |
| Bunga | Bentuknya mirip bunga matahari kecil. Bagian tengahnya (cakram) menonjol ke atas dan berduri tajam seperti landak, warnanya cokelat keunguan. Kelopaknya (ray florets) berwarna ungu kemerahan dan cenderung melengkung ke bawah. |
| Masa Berbunga | Biasanya mekar cantik di pertengahan musim panas sampai awal musim gugur. |
| Buah | Buahnya berupa biji kecil yang kering (disebut achene) yang tersimpan di bagian tengah bunga yang sudah mengering. |
8 Manfaat Echinacea untuk kesehatan.
Stimulasi fagositosis dan aktivasi makrofag melalui alkamid yang berikatan dengan reseptor CB2, peningkatan produksi sitokin pro-inflamasi (IL-1, TNF-α, IFN-γ) serta aktivasi jalur NF-κB oleh polisakarida dan asam sikorat.
Peningkatan aktivitas sel NK, limfosit B dan T, serta sekresi imunoglobulin melalui aktivasi reseptor TLR-4 oleh polisakarida dan aktivasi jalur MAPK oleh alkamida.
Penghambatan enzim COX-2 dan LOX, reduksi produksi NO dan PGE2 melalui alkamida yang memodulasi jalur NF-κB dan MAPK; asam sikorat menghambat aktivasi inflamasom NLRP3.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Echinacea.
Interaksi & Kontraindikasi Echinacea dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Echinacea (Echinacea purpurea) umumnya dianggap aman bila digunakan dalam jangka pendek, namun beberapa individu dapat mengalami efek samping ringan. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, sakit perut, dan diare. Selain itu, reaksi pada kulit seperti ruam, gatal, dan urtikaria juga dapat terjadi, terutama pada individu yang memiliki riwayat alergi terhadap tanaman dari famili Asteraceae (seperti ragweed, marigold, dan aster).
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Echinacea.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Echinacea.