Coltsfoot

Tussilago farfara
Nama: Coltsfoot
Nama Latin/Ilmiah: Tussilago farfara
Famili: Asteraceae

Kandungan:
Mukus, tanin, minyak atsiri, flavonoid, alkaloid pirolizidin
Nama Lain:
Huflattich (Germany), Pas-d'âne (France), Farfara (Italy), Klein hoefblad (Netherlands), Hästhov (Sweden)
Asal:
Eropa, Asia, Afrika Utara
Bagian Utama:
Daun, Bunga
Rasa:
Pahit, manis

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Coltsfoot

Coltsfoot (Tussilago farfara) adalah tumbuhan berbunga tahunan dari famili Asteraceae yang mudah dikenali dari bunganya yang berwarna kuning cerah, menyerupai dandelion, dan muncul lebih dahulu sebelum daunnya berkembang. Nama genus Tussilago berasal dari bahasa Latin tussis (batuk) dan agere (mengusir), merujuk pada tradisi penggunaannya sebagai obat herbal untuk meredakan gangguan pernapasan. Daunnya yang berbentuk bulat menyerupai tapak kuda muncul setelah bunga layu, dengan permukaan atas hijau dan permukaan bawah berbulu halus keputihan—ciri khas yang menjadi asal usul nama umumnya.

Advertisement

Tumbuhan ini banyak ditemukan di Eropa, Asia, dan sebagian Afrika Utara, serta dinaturalisasi di Amerika Utara. Coltsfoot (Tussilago farfara) menyukai tanah lembap, tanah liat, serta area terbuka seperti tepi sungai, pinggir jalan, dan lahan bekas gangguan. Karena sifatnya yang kolonial dan rimpangnya yang menyebar luas, tumbuhan ini sering dianggap invasif di beberapa wilayah. Meskipun demikian, secara ekologis ia berperan sebagai tumbuhan perintis yang membantu stabilisasi tanah dan menyediakan nektar bagi serangga penyerbuk pada awal musim semi.

Dalam pengobatan tradisional, daun dan bunga coltsfoot digunakan sebagai ekspektoran, anti-inflamasi, dan pelunak tenggorokan, terutama untuk mengatasi batuk, bronkitis, dan asma ringan. Namun, perlu diingat bahwa tumbuhan ini mengandung alkaloid pirolizidin, seperti senkirkin, yang bersifat hepatotoksik bila dikonsumsi dalam jumlah besar atau dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penggunaan Tussilago farfara sebagai herbal modern umumnya dibatasi atau diolah untuk mengurangi kadar senyawa berbahaya tersebut, dan konsultasi dengan tenaga medis sangat dianjurkan sebelum digunakan.

Update: 31 Jul 2026 - 12:54:11

 

II. Manfaat Coltsfoot

Manfaat Coltsfoot untuk kesehatan.

  1. Batuk kering dan iritasi saluran pernapasan atas (penggunaan tradisional)

    Mukilago/polisakarida membentuk lapisan pelindung pada mukosa faring sehingga mengurangi rangsangan iritatif; flavonoid dan tussilagone bekerja sebagai anti-inflamasi lokal dengan menekan mediator seperti TNF-α dan IL-6.

    Senyawa Aktif: Mucilage/polisakarida, Tussilagone, Kaempferol
    Tampilkan
  2. Inflamasi saluran napas / bronkitis akut (data praklinis)

    Tussilagone menghambat aktivasi NF-κB melalui penurunan fosforilasi IκB-α dan translokasi p65 ke inti, sehingga menekan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Secara bersamaan, aktivasi Nrf2/HO-1 meningkatkan pertahanan antioksidan seluler.

    Senyawa Aktif: Tussilagone, Kaempferol, 3,5-Dicaffeoylquinic acid
    Tampilkan
  3. Antimikroba untuk infeksi oral dan respiratorik

    Klorogenat dan flavonoid seperti kaempferol/quercetin berinteraksi dengan membran sel bakteri, menghambat enzim DNA gyrase, serta mengganggu pembentukan biofilm. Aktivitas antijamur diduga terkait permeabilisasi membran sel jamur.

    Tampilkan
  4. Stres oksidatif dan dukungan antioksidan

    Asam kafeoilkuinat dan flavonoid menangkap radikal bebas, mengkhelat logam transisi, dan meningkatkan regulasi Nrf2 yang mengaktivasi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan HO-1.

    Senyawa Aktif: 3,5-Dicaffeoylquinic acid, Chlorogenic Acid, Kuersetin
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Coltsfoot

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Coltsfoot.

  1. Tussilagone

    Golongan: Seskuiterpenoid
    Bagian Tanaman: Kuncup bunga (Farfarae Flos)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Melalui Penghambatan NF-κB, INOS, Dan COX-2; Efek Vasorelaksan Dan Kardioprotektif Pada Model Hewan..
    Tampilkan
  2. Senkirkine

    Golongan: Alkaloid pirolizidina
    Bagian Tanaman: Daun dan bunga
    Aktivitas Farmakologis:
    Tidak Memiliki Aktivitas Terapeutik Yang Bermanfaat; Bersifat Hepatotoksik Dan Diduga Karsinogenik Melalui Pembentukan DNA-adduct..
    Tampilkan
  3. Senecionine

    Golongan: Alkaloid pirolizidina
    Bagian Tanaman: Daun dan bunga
    Aktivitas Farmakologis:
    Toksisitas Hepatik; Merusak Endotel Sinusoidal Hati Dan Dapat Menyebabkan Sirosis Hati Pada Studi Hewan..
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

Blessed Thistle

Cnicus benedictus