Sampel:
Ekstrak etanol 70% Tussilago farfara diuji terhadap Streptococcus pneumoniae dan Staphylococcus aureus strain ATCC.
Dosis/Durasi:
Konsentrasi serial ekstrak 0,125–8 mg/mL diinkubasi selama 24 jam.
Temuan:
Ekstrak menunjukkan aktivitas antibakteri sedang dengan MIC 1,0–2,0 mg/mL dan bersifat bakterisidal pada MBC 2,0–4,0 mg/mL. Efek antibakteri diduga berkaitan dengan kandungan flavonoid dan asam klorogenat.