Advertisement
Petasites hybridus, yang lebih dikenal sebagai butterbur, adalah tumbuhan herba tahunan dari famili Asteraceae yang berasal dari Eropa dan sebagian Asia. Tumbuhan ini tumbuh subur di daerah lembap seperti tepi sungai, rawa, dan padang rumput basah. Ciri khasnya adalah daunnya yang besar menyerupai bentuk payung dengan diameter mencapai 60–90 cm, serta bunga ungu kemerahan yang muncul sebelum daun pada awal musim semi. Nama "butterbur" konon berasal dari penggunaan masa lalu di mana daunnya yang lebar digunakan untuk membungkus mentega agar tetap dingin.
Tanaman ini suka banget sama tempat yang lembap dan teduh, biasanya gampang ditemui di pinggiran sungai, selokan, atau area hutan yang basah. Mereka tipe tanaman yang bergerombol dan suka sama tanah yang kaya nutrisi. Karakteristik/ciri-ciri Butterbur (Petasites hybridus):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Daun | Ukurannya jumbo banget bisa kayak payung, bentuknya bulat atau menyerupai jantung dengan tepian yang agak bergerigi. Bagian bawah daunnya biasanya berbulu halus atau keputihan. |
| Batang | Tangkai daunnya panjang, tebal, dan berongga di tengah, seringkali warnanya agak kemerahan atau hijau pucat. |
| Bunga | Muncul duluan sebelum daunnya keluar di awal musim semi. Bunganya kecil-kecil, bergerombol membentuk tandan padat di ujung tangkai, warnanya variasi antara merah muda pucat sampai keunguan. |
| Akar | Punya sistem rimpang (rhizoma) yang merambat di bawah tanah, bikin tanaman ini gampang banget menyebar dan membentuk koloni yang luas. |
| Tinggi Tanaman | Untuk bagian daun bisa mencapai 60-100 cm, sementara tangkai bunganya biasanya lebih pendek, sekitar 20-40 cm. |
5 Manfaat Butterbur untuk kesehatan.
Menghambat sintesis leukotrien dan antagonis reseptor leukotrien, sehingga mengurangi vasodilatasi dan inflamasi neurogenik yang terlibat dalam patogenesis migrain. Petasin dan isopetasin menghambat enzim 5-lipoxygenase dan mengurangi pelepasan mediator inflamasi.
Menstabilkan sel mast dan menghambat pelepasan histamin serta mediator inflamasi lainnya. Petasin memodulasi aktivitas jalur NF-κB dan mengurangi ekspresi molekul adhesi pada endotel.
Antagonis reseptor leukotrien (khususnya cysteinyl leukotriene) dan penghambatan 5-lipoxygenase, menyebabkan bronkodilatasi dan reduksi inflamasi saluran napas. Petasin juga menghambat aktivitas fosfodiesterase 4, meningkatkan cAMP intraselular.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Butterbur.
Interaksi & Kontraindikasi Butterbur dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Butterbur (Petasites hybridus) adalah tanaman herbal yang sering digunakan untuk meredakan gejala migrain dan rinitis alergi. Meskipun ekstrak yang telah dibersihkan dari alkaloid pirolisis (PA-free) dianggap lebih aman, penggunaan herbal ini tetap berpotensi menimbulkan berbagai efek samping pada sistem pencernaan. Keluhan ringan yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan lambung, mual, muntah, diare, dan sendawa. Dalam beberapa kasus, konsumsi butterbur juga dapat memicu sakit kepala ringan atau kelelahan pada individu yang sensitif.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Butterbur.