Advertisement
Daun Prunus dulcis var. amara atau bitter almond leaf merupakan bagian dari pohon almond pahit yang masih satu keluarga dengan Rosaceae. Berbeda dengan almond manis yang dikonsumsi sebagai kacang, varian ini justru dikenal karena kandungan glikosida sianogenik, terutama amygdalin, yang tertinggi pada biji dan daunnya. Ketika jaringan daun terganggu, enzim emulsi akan menguraikan amygdalin menjadi hidrogen sianida (HCN) yang bersifat toksik. Meski begitu, daunnya yang berbentuk lanset dengan tepi bergerigi halus tetap digunakan dalam pengobatan tradisional, misalnya sebagai ekspektoran atau antispasmodik — namun hanya dalam dosis sangat terkontrol dan melalui proses pengolahan yang menghilangkan racunnya.
Tanaman ini asli dari wilayah Mediterania dan Asia Barat. Mereka suka banget sama iklim yang panas dan kering saat musim panas, tapi tetap butuh musim dingin yang sejuk. Biasanya tumbuh subur di tanah yang punya drainase bagus dan nggak gampang menggenang. Karakteristik/ciri-ciri Bitter Almond Leaf (Prunus dulcis var. amara):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Daun |
|
| Bunga |
|
| Buah |
|
| Pohon |
|
5 Manfaat Bitter Almond Leaf untuk kesehatan.
Ekstrak daun kaya polifenol menghambat α-glukosidase dan α-amilase pada brush border usus, sehingga memperlambat hidrolisis karbohidrat dan penyerapan glukosa. Efek ini diperkuat aktivitas antioksidan yang melindungi sel β pankreas dan menurunkan stres oksidatif terkait hiperglikemia.
Flavonol glikosida, asam fenolat, dan triterpenoid bertindak sebagai donor elektron dan pengkelat logam transisi. Pada model seluler, senyawa tersebut mengaktifkan jalur Nrf2/Keap1 sehingga meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase, katalase, dan glutation peroksidase.
Asam ursolat, asam oleanolat, dan flavonoid menghambat aktivasi NF-κB, menurunkan regulasi COX-2 dan iNOS, serta menekan produksi sitokin proinflamasi TNF-α, IL-6, dan nitrit oksida pada makrofag.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Bitter Almond Leaf.
Daun dan biji Prunus dulcis var. amara (almon pahit) mengandung glikosida sianogenik yang disebut amigdalin. Ketika dikonsumsi atau hancur, enzim emulsin dalam tanaman tersebut memecah amigdalin menjadi asam sianida (hidrogen sianida/HCN), sebuah racun yang sangat kuat. Efek samping akut dari keracunan sianida ini meliputi sakit kepala, pusing, kebingungan, mual, muntah, dan kelemahan umum yang timbul dalam hitungan menit hingga jam setelah paparan. Keracunan berat dapat menyebabkan penurunan kesadaran, kejang, koma, depresi pernapasan, dan henti jantung yang berpotensi fatal.