Advertisement
Rue Syrian (Ruta chalepensis) adalah tumbuhan semi-perdu tahunan yang termasuk dalam famili Rutaceae, kerabat dekat jeruk-jerukan. Tanaman ini berasal dari kawasan Mediterania hingga Asia Barat, dan sering ditemukan tumbuh liar di lereng berbatu, padang rumput kering, serta tepi jalan. Secara morfologi, batangnya tegak dan berkayu di pangkal, daunnya majemuk menyirip dengan anak daun yang sempit dan transparan bergelombang, serta menghasilkan bunga kuning kehijauan yang tersusun dalam malai di ujung batang. Seluruh bagian tanaman mengeluarkan aroma khas yang kuat dan tajam, terutama saat daunnya diremas, karena mengandung minyak atsiri dengan senyawa rutin, bergapten, dan alkaloid kuinolin.
Tanaman ini berasal dari wilayah Mediterania. Suka banget tumbuh di area yang kering, berbatu, dan terpapar sinar matahari langsung. Biasanya ditemukan di lahan terbuka atau semak belukar yang tanahnya berdrainase baik. Karakteristik/ciri-ciri Rue Syrian (Ruta chalepensis):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Tanaman semak menahun yang tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 30-80 cm. |
| Batang | Batangnya cenderung berkayu di bagian bawah, bercabang banyak, dan warnanya hijau kebiruan. |
| Daun | Daunnya unik, bentuknya menyirip ganda atau tiga, warnanya hijau kebiruan (glaucous). Kalau diremas, daunnya mengeluarkan aroma yang sangat kuat dan khas. |
| Bunga | Bunganya berwarna kuning cerah dengan empat kelopak yang pinggirannya bergerigi halus. Tumbuh dalam kelompok (perbungaan) di ujung batang. |
| Buah | Buahnya berbentuk kapsul kecil yang terbagi menjadi empat atau lima bagian (lobus) dan mengandung biji-biji kecil berwarna hitam. |
| Akar | Memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam, yang membantunya bertahan hidup di tanah yang kering. |
5 Manfaat Rue Syrian untuk kesehatan.
Flavonoid dan alkaloid akridon (rutin, kuersetin, arborinine) menghambat COX-2 dan 5-LOX, menekan produksi TNF-α, IL-6, PGE2, dan NO melalui blokade jalur NF-κB, sehingga mengurangi edema dan migrasi neutrofil.
Kandungan 2-undekanon, furokoumarin, dan alkaloid akridon/kuinolin berinteraksi dengan membran fosfolipid mikroba, meningkatkan permeabilitas dan kebocoran ion; pada konsentrasi sub-MIC juga dilaporkan menghambat pembentukan biofilm.
Rutin, kuersetin, dan kaempferol menyumbangkan atom hidrogen/elektron kepada radikal bebas, mengkelat ion logam transisi (Fe2+/Cu2+), serta meningkatkan enzim antioksidan endogen melalui jalur Nrf2/ARE; menekan peroksidasi lipid.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Rue Syrian.
Rue Syrian (Ruta chalepensis) adalah tanaman herbal tradisional yang dikenal karena berbagai khasiat obatnya, namun memiliki profil toksisitas yang signifikan. Konsumsi atau kontak dengan tanaman ini dapat menimbulkan berbagai efek samping serius, terutama karena kandungan senyawa aktif seperti furo쿠มาริน (furocoumarins) dan alkaloid quinoline. Efek samping yang paling umum dilaporkan meliputi gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, nyeri perut, dan diare berat akibat iritasi pada mukosa lambung dan usus. Selain itu, paparan getah tanaman ini pada kulit yang diikuti dengan paparan sinar matahari dapat menyebabkan phytophotodermatitis, yaitu kondisi peradangan kulit parah yang ditandai dengan eritema, pembentukan lepuh (blister), dan hiperpigmentasi pasca-inflamasi yang bertahan lama.