Advertisement
Pohon Ashoka (Saraca asoca) adalah tanaman berbunga dari famili Fabaceae yang tersebar di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Dalam budaya dan ritual, pohon ini memiliki makna sakral, sering dikaitkan dengan cinta, kesuburan, dan simbol kebangkitan. Secara ekologis, Saraca asoca tumbuh sebagai pohon kecil hingga sedang dengan tajuk rindang, daun majemuk menyirip, serta bunga berwarna oranye hingga kuning menyala yang muncul langsung dari batang tua—fenomena yang disebut kauliflori.
Pohon ini asli dari wilayah Asia Selatan seperti India dan Sri Lanka. Mereka suka tumbuh di tempat yang agak teduh, tanah yang lembap, dan biasanya ditemukan di sepanjang tepi sungai atau di hutan hujan tropis yang rimbun. Karakteristik/ciri-ciri Ashoka Tree (Saraca asoca):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Bentuk Pohon | Pohon yang selalu hijau (evergreen) dengan tajuk yang lebat dan berbentuk seperti payung. |
| Batang | Kulit batangnya cenderung halus dengan warna abu-abu kehitaman. |
| Daun | Daunnya majemuk menyirip (pinnate), bentuknya lonjong memanjang, bertekstur kaku, dan kalau masih muda warnanya kemerahan lalu berubah jadi hijau tua. |
| Bunga | Ini bagian paling ikoniknya; bunganya tumbuh dalam kelompok (perbungaan) yang padat, warnanya cantik dari oranye terang sampai merah, dan aromanya sangat wangi, terutama di malam hari. |
| Buah Dan Biji | Buahnya berbentuk polong yang lebar dan pipih, berwarna ungu tua atau hitam saat sudah benar-benar matang, di dalamnya terdapat beberapa biji. |
8 Manfaat Ashoka Tree untuk kesehatan.
Senyawa flavonoid dan katekin menghambat enzim COX-2/LOX serta produksi sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-6), dan menurunkan aktivasi NF-κB sehingga menekan ekspresi mediator nyeri dan inflamasi.
Polifenol dan saponin merusak integritas membran sel mikroba, berikatan dengan protein permukaan, serta menghambat pembentukan biofilm. Katekin dan asam galat menunjukkan aktivitas terhadap bakteri Gram-positif, Gram-negatif, dan jamur.
Menangkap radikal bebas (DPPH/ABTS), meningkatkan enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan GPx, serta mengaktifkan jalur Nrf2. Polifenol procyanidin dan epikatekin berperan besar dalam efek ini.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Ashoka Tree.
Interaksi & Kontraindikasi Ashoka Tree dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Pohon Ashoka (Saraca asoca) merupakan tanaman herbal yang secara tradisional banyak digunakan dalam sistem pengobatan Ayurveda, terutama untuk kesehatan reproduksi wanita. Meskipun demikian, penggunaan ekstrak tanaman ini dapat menimbulkan beberapa efek samping apabila tidak digunakan secara bijak atau dikonsumsi dalam dosis yang tidak tepat. Beberapa keluhan gastrointestinal ringan seperti mual, muntah, dan rasa tidak nyaman pada perut sering dilaporkan oleh individu yang sensitif terhadap kandungan fitokimia di dalamnya. Selain itu, reaksi alergi pada kulit seperti gatal-gatal atau ruam juga dapat terjadi pada beberapa orang.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Ashoka Tree.