Kasifikasi ilmiah Ashoka Tree (Saraca asoca)
Author: (Roxb.) W.J. de Wilde
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Subfamili: | Detarioideae |
| Tribus: | Detarieae |
| Genus: | Saraca |
| Spesies: | Saraca asoca |
Saraca asoca, atau yang lebih dikenal sebagai pohon Asoka, adalah tanaman yang sangat ikonik dengan bunga-bunganya yang tumbuh bergerombol dengan warna jingga kemerahan yang mencolok. Pohon ini memiliki daun yang rimbun dan hijau mengkilap, sering kali dijadikan tanaman hias di taman atau pekarangan rumah karena bentuknya yang estetis dan aroma bunganya yang lembut saat mekar.
Di banyak budaya, khususnya di India, pohon ini dianggap suci dan memiliki nilai sejarah serta mitologi yang kuat. Selain keindahannya, masyarakat tradisional sering memanfaatkan bagian dari tanaman ini, terutama kulit kayunya, untuk berbagai keperluan herbal karena diyakini memiliki khasiat kesehatan yang baik bagi tubuh.
Advertisement