Chandan / Sandalwood

Santalum album
Nama
Chandan / Sandalwood
Nama Latin/Ilmiah
Santalum album
Bagian Digunakan
Kayu Teras, Akar, dan Minyak Atsiri
Rasa
Tikta, madhura
Nama Lain
Chandan (India), Tan Xiang (Tiongkok), Byakudan (Jepang), Sándalo (Spanyol), Sandalwood (Inggris).
Asal
India, Indonesia, Timor Leste
Kandungan Utama
Santalol, santalen, dan minyak atsiri.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Chandan / Sandalwood

Cendana (Santalum album) merupakan pohon tropis yang sangat bernilai karena kayu dan minyak atsirinya yang mengandung senyawa santalol. Tumbuhan ini termasuk anggota famili Santalaceae dan memiliki keunikan sebagai hemiparasi, yaitu akarnya mampu menyerap nutrisi dari akar inang melalui haustoria. Meskipun demikian, cendana tetap membutuhkan sinar matahari penuh untuk tumbuh optimal. Karakteristik inilah yang menjadikan budidayanya menantang sehingga keberadaannya semakin langka di alam liar.

Baca Lebih Lanjut
Update: 02 Sep 2026 - 15:41:18
 

II. Ciri-ciri Chandan / Sandalwood

Tumbuh subur di daerah tropis dengan iklim kering hingga semi-kering. Tanaman ini bersifat hemiparasit, artinya dia butuh 'inang' (tanaman lain) buat menyerap nutrisi lewat akarnya, tapi tetap bisa fotosintesis sendiri. Karakteristik/ciri-ciri Chandan / Sandalwood (Santalum album):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Pohon berukuran kecil hingga sedang, bisa tumbuh sampai 10-15 meter, kulit batangnya kasar dan berwarna cokelat gelap atau keabu-abuan.
Daun Bentuknya elips atau lonjong dengan ujung agak runcing, warnanya hijau terang, dan letaknya berpasangan atau berhadapan di ranting.
Bunga Ukurannya kecil, bergerombol, warnanya berubah dari kuning pucat menjadi merah kecokelatan saat sudah tua.
Buah Berbentuk bulat kecil seperti beri, warnanya hijau saat muda dan berubah jadi hitam atau ungu gelap saat sudah matang.
Akar Punya akar khusus bernama haustorium yang berfungsi untuk menempel dan menyedot air serta mineral dari akar tanaman inang di sekitarnya.
Kayu Bagian paling ikonik, terutama kayu gubal dan terasnya yang mengandung minyak atsiri beraroma harum khas cendana.

III. Manfaat Chandan / Sandalwood

7 Manfaat Chandan / Sandalwood untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan nyeri sendi

    α-santalol dan β-santalol menghambat aktivasi NF-κB dan menekan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, IL-6 serta PGE2; jalur 5-LOX/leukotrien juga dihambat oleh komponen seskuiterpen.

    Senyawa Aktif: α-santalol, β-santalol, santalol asetat
    Tampilkan
  2. Antimikroba (kulit dan akne)

    Seskuiterpen minyak atsiri berinteraksi dengan fosfolipid membran mikroba, meningkatkan permeabilitas dan kebocoran ion, menghambat pembentukan biofilm; komponen fenolik mengganggu membran sel dan ergosterol pada jamur.

    Senyawa Aktif: α-santalol, β-santalol, santalol asetat
    Tampilkan
  3. Antioksidan stres oksidatif

    Senyawa fenolik dan seskuiterpen menyapu radikal bebas, mengkhelat logam transisi, meningkatkan aktivitas SOD, CAT, dan GSH-Px serta mengaktifkan Nrf2/ARE.

    Senyawa Aktif: α-santalol, β-santalol, santalol asetat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Chandan / Sandalwood

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Chandan / Sandalwood.

  1. (Z)-α-Santalol

    Golongan: Seskuiterpenoid alkohol
    Bagian Tanaman: Kayu teras (heartwood)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi (menghambat TNF-α, NO, PGE2); Kemopreventif Dan Antiproliferatif Pada Karsinogenesis Kulit Serta Sel Tumor Prostat Pada Model In Vitro/in Vivo; Antimikroba.
    Tampilkan
  2. (Z)-β-Santalol

    Golongan: Seskuiterpenoid alkohol
    Bagian Tanaman: Kayu teras (heartwood)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi; Antibakteri; Antivirus Potensial; Sitotoksik Terhadap Beberapa Lini Sel Tumor; Berkontribusi Pada Efek Relaksasi Aroma Minyak Santalum.
    Tampilkan
  3. (Z)-epi-β-Santalol

    Golongan: Seskuiterpenoid alkohol
    Bagian Tanaman: Kayu teras (heartwood)
    Aktivitas Farmakologis:
    Belum Ada Bukti Farmakologis Langsung Yang Kuat; Berperan Sebagai Penanda Fitokimia Dan Kontributor Profil Aroma Minyak Santalum.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Chandan / Sandalwood

Interaksi & Kontraindikasi Chandan / Sandalwood dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Aromaterapi pada penderita asma bronkial atau bronkitis

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Gunakan dengan ventilasi yang cukup dan hentikan bila muncul batuk, sesak napas, atau iritasi saluran napas.

  2. Penggunaan bersamaan dengan obat antikoagulan/antiplatelet (warfarin, aspirin, clopidogrel)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Belum ada bukti interaksi yang kuat, tetapi jika digunakan dalam dosis tinggi dalam jangka panjang, pantau tanda perdarahan dan nilai INR secara berkala.

  3. Penggunaan bersamaan dengan obat antidiabetes (metformin, insulin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Pantau kadar gula darah secara teratur karena cendana dapat memengaruhi metabolisme glukosa dan berisiko menimbulkan hipoglikemia.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+10)

VI. Efek Samping Chandan / Sandalwood

Minyak esensial dan kayu cendana (Santalum album) umumnya dianggap aman bila digunakan secara topikal dalam konsentrasi yang tepat atau dihirup melalui aromaterapi. Namun, pada beberapa individu, penggunaan topikal minyak cendana murni dapat menyebabkan dermatitis kontak iritan atau alergika. Reaksi hipersensitivitas ini dimanifestasikan oleh gejala klinis berupa kemerahan (eritema), pruritus (gatal-gatal), pembengkakan lokal, dan sensasi terbakar pada area kulit yang terpapar. Senyawa aktif seperti alpha-santalol dan beta-santalol diidentifikasi sebagai agen potensial yang dapat memicu respon imun kulit pada individu yang rentan.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Chandan / Sandalwood

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Chandan / Sandalwood.

Apa saja senyawa fitokimia utama dalam Chandan (Santalum album)?
Kayu teras cendana mengandung minyak atsiri sekitar 2–6% yang tersusun dari α-santalol dan β-santalol sebagai komponen mayor; sisanya berupa santalen, santenon, dan α-terpineol (Bisset, 1994). Komposisi inilah yang dikaitkan dengan efek antiradang dan antimikroba (Tisserand & Young, 2014).
Bagaimana cara menggunakan Chandan secara aman untuk perawatan kulit sehari-hari?
Cendana dapat dipakai sebagai bubuk kayu yang dihaluskan dan dicampur air mawar atau sebagai minyak yang telah diencerkan dalam minyak kelapa. Gunakan hanya pada kulit utuh, hindari bagian mata dan luka terbuka. Untuk menghindari iritasi, gunakan konsentrasi rendah dan beri jeda pada pemakaian harian (Tisserand & Young, 2014).
Apakah Chandan bisa dikonsumsi langsung atau dibuat teh?
Dalam pengobatan tradisional, bubuk kayu cendana pernah digunakan sebagai ramuan minum. Namun minyak atsiri cendana murni tidak boleh ditelan karena dapat menyebabkan mual, muntah, dan iritasi saluran cerna. Konsumsi oral hanya boleh dilakukan pada produk yang terstandar dan di bawah pengawasan tenaga kesehatan (Tisserand & Young, 2014).
Apa saja efek samping yang perlu diwaspadai?
Efek samping yang pernah dilaporkan berupa dermatitis kontak, kemerahan, rasa gatal, dan sensasi terbakar pada kulit sensitif. Jika tertelan dalam jumlah besar, minyak cendana dapat menyebabkan gangguan lambung dan berisiko memengaruhi fungsi ginjal. Segera hentikan pemakaian bila muncul keluhan dan konsultasikan ke tenaga kesehatan (Tisserand & Young, 2014).
Apakah Chandan aman untuk bayi dan anak-anak?
Tidak dianjurkan. Belum ada cukup bukti keamanan penggunaan oral maupun topikal cendana pada bayi dan anak kecil. Kulit anak lebih tipis dan lebih permeabel sehingga risiko iritasi lebih tinggi. Aromaterapi pada ruangan anak sebaiknya dihindari tanpa rekomendasi dokter, terutama di bawah usia 2 tahun (Tisserand & Young, 2014).
Apakah Chandan boleh digunakan oleh ibu hamil dan menyusui?
Ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari konsumsi cendana, baik dalam bentuk teh maupun suplemen, karena data keamanannya belum memadai. Penggunaan luar pada area tubuh kecil dengan konsentrasi sangat rendah masih perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan atau tenaga kesehatan (Tisserand & Young, 2014).
Apakah Chandan dapat berinteraksi dengan obat-obatan?
Beberapa bukti menunjukkan senyawa santalol dapat menghambat enzim CYP3A4 yang berperan dalam metabolisme berbagai obat, seperti simvastatin, midazolam, dan siklosporin. Oleh karena itu, penggunaan oral atau minyak cendana dalam dosis tinggi bersama obat-obatan dengan indeks terapi sempit harus diawasi oleh tenaga kesehatan (Tisserand & Young, 2014).
Bagaimana peran Chandan untuk kesehatan umum, misalnya mengatasi kecemasan?
Aromaterapi minyak cendana dilaporkan memiliki efek relaksasi dan dapat membantu meredakan kecemasan ringan melalui pengaruhnya terhadap sistem saraf. Namun bukti klinis masih terbatas dan cendana tidak boleh digunakan sebagai pengganti obat antiansietas atau antidepresan yang diresepkan dokter (Setzer, 2009).

Karela Wild

Momordica dioica

Ashoka Tree

Saraca asoca

Cari: