Typhonium / Bai Fu Zi

Typhonium flagelliforme
Nama
Typhonium / Bai Fu Zi
Nama Latin/Ilmiah
Typhonium flagelliforme
Famili
Bagian Digunakan
Umbi
Rasa
Pedas
Nama Lain
Bai fu zi (China), keladi tikus (Indonesia/Malaysia), rodent tuber (Inggris).
Asal
Tiongkok selatan, Vietnam, Thailand, Myanmar
Kandungan Utama
Alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, glikosida, dan minyak atsiri.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Typhonium / Bai Fu Zi

Typhonium flagelliforme, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Bai Fu Zi, adalah tumbuhan herba tahunan dari famili Araceae yang tumbuh liar di daerah tropis dan subtropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Batangnya berupa umbi atau rimpang kecil di bawah tanah, dengan daun berbentuk panah yang khas dan bunga berbentuk spadix yang dilindungi oleh seludang (spathe). Meskipun berukuran tidak mencolok, tumbuhan ini menyimpan senyawa aktif yang kuat, sehingga sejak lama dimanfaatkan dalam ramuan herbal, terutama setelah melalui proses pengolahan khusus untuk mengurangi efek iritatifnya.

Baca Lebih Lanjut
Update: 10 Sep 2026 - 09:40:54
 

II. Ciri-ciri Typhonium / Bai Fu Zi

Tanaman ini suka banget tumbuh di tempat yang lembap, teduh, dan banyak air, seperti di pinggiran sawah, tepian sungai, atau area yang tanahnya gembur dan kaya nutrisi. Karakteristik/ciri-ciri Typhonium / Bai Fu Zi (Typhonium flagelliforme):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Punya umbi (tuber) kecil berbentuk bulat atau oval yang jadi cadangan makanannya di bawah tanah.
Daun Bentuk daunnya unik, biasanya terbagi menjadi tiga bagian (tiga lobus) atau kadang berbentuk seperti mata panah, warnanya hijau cerah dengan tangkai yang panjang dan halus.
Bunga Bunganya khas tanaman talas-talasan (Araceae), ada seludang bunga (spatha) yang membungkus tongkol bunga (spadix). Bagian ujung tongkolnya memanjang seperti ekor atau cambuk yang jadi ciri khas utamanya.
Batang Batangnya sebenarnya adalah tangkai daun yang panjang dan lunak, tumbuh langsung dari umbi di dalam tanah.
Ukuran Keseluruhan Tanaman ini tergolong herbal kecil, biasanya cuma tingginya sekitar 15 sampai 30 cm aja.

III. Manfaat Typhonium / Bai Fu Zi

7 Manfaat Typhonium / Bai Fu Zi untuk kesehatan.

  1. Potensi terapi adjuvan pada keganasan (karsinoma payudara, paru, leukemia)

    Ekstrak dan fraksi terpenoid menginduksi apoptosis intrinsik melalui peningkatan rasio Bax/Bcl-2, pelepasan sitokrom c, aktivasi kaspase-9 dan kaspase-3, serta pemotongan PARP. Selain itu, terjadi hambatan siklus sel fase G1 melalui peningkatan p53/p21 dan penurunan CDK4/cyclin D1. Pada sel invasif, ekspresi MMP-2 dan MMP-9 juga menurun sehingga migrasi terhambat.

    Tampilkan
  2. Pencegahan kerusakan akibat stres oksidatif

    Ekstrak kaya polifenol dan flavonoid menyumbangkan elektron untuk menetralkan radikal DPPH/ABTS, mengkelat ion logam transisi, serta meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan glutathione peroksidase. Efek ini menurunkan peroksidasi lipid dan kadar ROS intraseluler.

    Tampilkan
  3. Infeksi kulit/mukosa oleh bakteri dan jamur

    Fitosterol dan triterpenoid diduga mengganggu integritas membran sel mikroba, menghambat pembentukan biofilm, serta mengubah hidrofobisitas permukaan sel. Polifenol juga mengganggu pompa efluks dan adhesi bakteri ke sel inang.

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Typhonium / Bai Fu Zi

6 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Typhonium / Bai Fu Zi.

  1. Golongan: Fitosterol
    Bagian Tanaman: Rimpang/umbi
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi; Menurunkan Kolesterol; Pada Uji In Vitro Menghambat Proliferasi Sel MCF-7 Dan A549 Serta Menginduksi Apoptosis..
    Tampilkan
  2. Golongan: Fitosterol
    Bagian Tanaman: Rimpang/umbi
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi; Dapat Menghambat Pembentukan Sel Busa Pada Aterosklerosis; In Vitro Antiproliferatif..
    Tampilkan
  3. Golongan: Triterpenoid
    Bagian Tanaman: Rimpang/umbi
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Antiartritis, Dan Hepatoprotektif; In Vitro Menghambat Proliferasi Beberapa Lini Sel Tumor..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+3)

V. Interaksi & Kontraindikasi Typhonium / Bai Fu Zi

Interaksi & Kontraindikasi Typhonium / Bai Fu Zi dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Suplemen mineral (kalsium, besi, zinc, magnesium)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Kandungan kalsium oksalat dapat mengikat mineral di saluran cerna dan menurunkan absorpsinya. Pisahkan konsumsi minimal 2 jam dari suplemen mineral; pantau jika suplementasi penting (Noonan & Savage, 1999; Barceloux, 2008).

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antikoagulan/antiplatelet (warfarin, aspirin, klopidogrel, heparin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Data klinis terbatas, namun flavonoid dan komponen herbal lain dapat secara teoretis mengganggu hemostasis. Hindari kombinasi tanpa pemantauan INR/waktu perdarahan dan konsultasi dokter (Barceloux, 2008; Bensky et al., 2004).

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (insulin, sulfonilurea, metformin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Belum ada data klinis memadai; potensi efek aditif penurunan glukosa darah tidak dapat disingkirkan. Pantau glukosa darah dan konsultasikan sebelum digunakan (Barceloux, 2008; Quattrocchi, 2012).

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+14)

VI. Efek Samping Typhonium / Bai Fu Zi

Typhonium flagelliforme, yang dikenal dalam tradisi pengobatan Cina sebagai Bai Fu Zi, merupakan tanaman herbal yang sering digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan, namun menyimpan potensi toksisitas yang signifikan jika tidak diolah dengan benar. Efek samping utama dari penggunaan tanaman ini berkaitan erat dengan kandungan kristal kalsium oksalat (rafida) yang tajam serta senyawa beracun lainnya yang terdapat di seluruh bagian tanaman, terutama umbinya. Ketika dikonsumsi secara mentah atau tanpa proses detoksifikasi yang memadai, getah dan jaringan tanaman ini dapat menyebabkan sensasi terbakar yang parah, pembengkakan, serta mati rasa pada rongga mulut, lidah, dan tenggorokan. Hal ini dapat memicu kesulitan menelan (disfagia) dan hipersalivasi akibat iritasi mukosa yang hebat.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Typhonium / Bai Fu Zi

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Typhonium / Bai Fu Zi.

Apakah Typhonium flagelliforme sama dengan Bai Fu Zi yang dipakai dalam pengobatan tradisional Tiongkok?
Tidak sama. Bai Fu Zi dalam farmakope Tiongkok umumnya merujuk pada rimpang Typhonium giganteum yang telah diproses, sedangkan Typhonium flagelliforme lebih dikenal sebagai keladi tikus atau rodent tuber di Asia Tenggara. Meskipun satu marga, keduanya berbeda spesies sehingga kandungan kimia dan keamanannya tidak boleh disamakan. Rujukan: Chinese Pharmacopoeia 2020.
Apa kandungan fitokimia utama dari Typhonium atau Bai Fu Zi?
Secara fitokimia, umbi dari marga Typhonium mengandung kristal kalsium oksalat berbentuk jarum, alkaloid, saponin, triterpenoid, flavonoid, dan polifenol. Pada T. flagelliforme, ekstraknya dilaporkan menunjukkan aktivitas biologis seperti sitotoksisitas dan apoptosis pada sejumlah lini sel, tetapi senyawa penanggung jawabnya belum ditetapkan secara pasti. Dari sudut gizi, bahan ini bukan sumber vitamin atau mineral utama, sehingga tidak layak dianggap sebagai makanan fungsional. Rujukan: Franceschi & Nakata, Annual Review of Plant Biology, 2005.
Bolehkah Typhonium atau Bai Fu Zi dikonsumsi setiap hari sebagai suplemen herbal?
Tidak. Typhonium/Bai Fu Zi bukan bahan makanan atau suplemen harian. Dalam pengobatan Tiongkok, Bai Fu Zi termasuk obat yang memerlukan pengolahan khusus dan dosis kecil. Penggunaan tanpa pengawasan dapat menyebabkan iritasi mukosa mulut dan saluran cerna karena kandungan kalsium oksalat dan senyawa toksik lainnya. Rujukan: Bensky et al., Chinese Herbal Medicine: Materia Medika, 2004.
Bagaimana cara konsumsi Typhonium atau Bai Fu Zi yang benar?
Untuk Bai Fu Zi resmi dari Typhonium giganteum, yang digunakan adalah rimpang yang sudah diolah melalui proses pao zhi, bukan umbi mentah. Cara pemakaian umumnya berupa rebusan dengan dosis kecil yang ditentukan oleh praktisi terlatih. Untuk T. flagelliforme, belum ada dosis baku klinis; penelitian menggunakan ekstrak tertentu, bukan rebusan umbi segar. Rujukan: Bensky et al., Chinese Herbal Medicine: Materia Medika, 2004.
Apa efek samping atau tanda keracunan dari Typhonium/Bai Fu Zi?
Jika dikonsumsi segar atau tidak diolah dengan benar, kristal kalsium oksalat dapat menusuk mukosa sehingga menimbulkan rasa panas/terbakar di mulut, pembengkakan bibir dan lidah, produksi air liur berlebihan, serta sulit menelan. Dapat juga terjadi mual, muntah, nyeri perut, dan diare. Pada kasus berat, pembengkakan jaringan mulut dan tenggorokan dapat mengganggu pernapasan, sehingga harus segera mendapat pertolongan medis. Rujukan: Franceschi & Nakata, Annual Review of Plant Biology, 2005.
Apakah Typhonium flagelliforme terbukti dapat menyembuhkan kanker?
Belum dapat dinyatakan menyembuhkan. Terdapat kajian pendahuluan secara in vitro dan pada hewan yang menunjukkan ekstrak T. flagelliforme dapat menghambat pertumbuhan beberapa sel tumor dan memicu apoptosis. Namun belum ada uji klinik fase III pada manusia, dosisnya belum terstandar, dan belum ada persetujuan resmi sebagai obat antikanker. Karena itu, bahan ini tidak boleh menggantikan pengobatan medis seperti operasi, kemoterapi, atau radioterapi. Rujukan: penelusuran pustaka ilmiah melalui PubMed hingga saat ini belum menemukan bukti klinis yang memadai.
Bolehkah Typhonium/Bai Fu Zi digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Tidak dianjurkan untuk digunakan sebagai pengobatan mandiri pada bayi dan anak-anak. Belum ada data keamanan dan dosis pediatrik yang valid. Selain itu, saluran napas anak lebih sempit, sehingga pembengkakan akibat iritasi kalsium oksalat berisiko menyebabkan obstruksi jalan napas. Praktisi berpengalaman pun tidak akan menggunakannya tanpa indikasi dan pengawasan yang sangat ketat. Rujukan: Bensky et al., Chinese Herbal Medicine: Materia Medika, 2004.
Apakah Typhonium/Bai Fu Zi aman untuk ibu hamil dan ibu menyusui?
Tidak. Sediaan Bai Fu Zi dari Typhonium termasuk herbal yang dikontraindikasikan pada kehamilan dalam literatur TCM. Belum ada data keamanan yang memadai untuk ibu menyusui, dan senyawa toksiknya dapat berisiko bagi ibu serta bayi. Oleh karena itu, ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari bahan ini sepenuhnya. Rujukan: Chinese Pharmacopoeia 2020; Bensky et al., Chinese Herbal Medicine: Materia Medika, 2004.

Stemona Root / Bai Bu

Stemona sessilifolia

Uncaria Stem / Gou Teng

Uncaria rhynchophylla

Cari: