Tembakau

Tobacco | Nicotiana tabacum
Nama
Tembakau (Tobacco)
Nama Latin/Ilmiah
Nicotiana tabacum
Bagian Digunakan
Daun
Rasa
Pahit
Nama Lain
Tabaco (Spanyol), tabac (Prancis), tabak (Jerman), tabacco (Italia)
Asal
Amerika tropis (wilayah Andes), terutama Bolivia, Peru, dan Ekuador.
Kandungan Utama
Nikotin

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Tembakau

Nicotiana tabacum, yang dikenal sebagai tembakau, adalah spesies tanaman herba tahunan dari famili Solanaceae yang berasal dari daerah tropis Amerika. Tanaman ini dapat tumbuh setinggi 1–2 meter, dengan daun besar berbentuk lonjong yang merupakan bagian utama yang dipanen. Daunnya mengandung trikoma glandular yang menghasilkan resin lengket tempat akumulasi berbagai senyawa kimia, termasuk nikotin yang menjadi ciri khasnya. Bunganya berbentuk terompet dengan warna merah muda hingga putih, dan tanaman ini memiliki siklus hidup yang relatif singkat, sekitar 3–4 bulan, bergantung pada varietas dan kondisi lingkungan.

Baca Lebih Lanjut
Update: 14 Agu 2026 - 06:20:03
 

II. Ciri-ciri Tembakau

Tembakau paling oke tumbuh di daerah beriklim tropis atau subtropis dengan tanah yang subur, gembur, dan punya drainase air yang bagus. Tanaman ini butuh banyak sinar matahari dan nggak terlalu suka kalau tergenang air. Karakteristik/ciri-ciri Tembakau (Nicotiana tabacum):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Punya sistem perakaran tunggang yang cukup dalam buat menopang batang dan nyari nutrisi di tanah.
Batang Batangnya tegak, berkayu lunak, dan biasanya nggak bercabang banyak. Teksturnya agak berbulu halus atau lengket.
Daun Ini bagian paling ikonik. Daunnya besar-besar, berbentuk lonjong sampai oval, punya ujung yang meruncing, dan permukaannya sedikit berbulu serta terasa agak lengket karena ada zat resin.
Bunga Bunganya berbentuk terompet atau corong dengan warna yang bervariasi dari merah muda, putih, sampai keunguan. Munculnya dalam kelompok di ujung batang.
Buah Dan Biji Buahnya berbentuk kapsul yang kalau sudah kering bakal pecah dan ngeluarin biji-biji berukuran sangat kecil, jumlahnya bisa ribuan per tanaman.

III. Manfaat Tembakau

8 Manfaat Tembakau untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi (peradangan kulit, nyeri sendi)

    Cembranoid dan polifenol menghambat aktivasi NF-kB, menurunkan ekspresi COX-2 dan produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-alpha, IL-6) serta nitric oxide pada makrofag.

    Senyawa Aktif: α-cembratriene-4,6-diol, β-cembratriene-4,6-diol, Asam Klorogenat
    Tampilkan
  2. Penyembuhan luka (eksisi/kontraksi luka)

    Flavonoid dan asam fenolat meningkatkan deposisi kolagen, proliferasi fibroblas, dan re-epitelialisasi; ekstrak bebas nikotin digunakan untuk menghindari efek vasokonstriksi nikotin.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Rutin, Asam Kafeat
    Tampilkan
  3. Antimikroba (infeksi bakteri kulit/mukosa)

    Polifenol dan cembranoid merusak integritas membran bakteri, menghambat pembentukan biofilm dan berinteraksi dengan enzim metabolisme mikroba.

    Senyawa Aktif: α-cembratriene-4,6-diol, β-cembratriene-4,6-diol, Asam Klorogenat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Tembakau

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Tembakau.

  1. Nikotin

    Golongan: Alkaloid piridina
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Agonis Reseptor Asetilkolin Nikotinik; Stimulan SSP; Pada Nikotin Murni Meningkatkan Perhatian/memori Jangka Pendek Dalam Beberapa RCT Dan Memiliki Bukti Kecil Untuk Kolitis Ulserativa; Tidak Ada Indikasi Medis Untuk Daun Tembakau..
    Tampilkan
  2. Nornikotin

    Golongan: Alkaloid piridina
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Agonis Lemah Reseptor Nikotinik; Tidak Digunakan Sebagai Terapi; Perannya Terutama Sebagai Prekursor N-nitrosonornikotin (NNN)..
    Tampilkan
  3. Anatabin

    Golongan: Alkaloid piridina
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Menunjukkan Aktivitas Antiinflamasi In Vitro Dengan Menurunkan TNF-α Dan NO Pada Sel Mikroglia; Belum Menjadi Indikasi Klinis..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Tembakau

Interaksi & Kontraindikasi Tembakau dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Kafein

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Tembakau/merokok menginduksi enzim CYP1A2 sehingga mempercepat pemecahan kafein; akibatnya efek kafein dapat berkurang. Sebaliknya, saat berhenti tembakau kadar kafein bisa meningkat. Pantau asupan kafein dan kurangi dosis bila perlu. (Sumber: BNF, Stockley's Drug Interactions)

  2. Benzodiazepin (misalnya diazepam, chlordiazepoxide)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Merokok/tembakau dapat menurunkan efek sedasi diazepam dan kloriazepoksida; sifat stimulasi nikotin ikut mengurangi rasa tenang. Jika digunakan bersamaan, pantau respons klinis; jangan mengubah dosis tanpa dokter. (Sumber: BNF, Micromedex)

  3. Diabetes melitus / terapi insulin dan antidiabetik oral

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Nikotin meningkatkan resistensi insulin dan dapat memicu fluktuasi glukosa darah. Pantau glukosa darah lebih sering; dosis mungkin perlu disesuaikan setelah berhenti tembakau. (Sumber: ADA Standards of Care, WHO)

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+12)

VI. Efek Samping Tembakau

Konsumsi tembakau (Nicotiana tabacum), baik melalui merokok maupun bentuk tanpa asap, memberikan dampak sistemik yang sangat merusak bagi kesehatan manusia karena paparan lebih dari 7.000 bahan kimia, termasuk nikotin, tar, karbon monoksida, dan berbagai karsinogen spesifik tembakau. Nikotin bekerja sebagai zat adiktif yang kuat, merangsang sistem saraf pusat dan memicu pelepasan dopamin, yang dengan cepat menciptakan ketergantungan psikologis dan fisik. Dalam jangka pendek, penggunaan tembakau dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, serta mengiritasi saluran pernapasan atas, yang seringkali bermanifestasi sebagai batuk kronis dan penurunan kapasitas paru-paru fungsional.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Tembakau

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Tembakau.

Apakah tembakau (*Nicotiana tabacum*) aman digunakan sebagai herbal untuk pengobatan sehari-hari?
Tidak aman. Seluruh bagian tanaman tembakau mengandung nikotin dan alkaloid beracun seperti nornikotin dan anabasin. Tidak ada dosis tembakau mentah yang aman untuk dikonsumsi; dosis kecil saja dapat menyebabkan mual, muntah, kejang, gangguan irama jantung, hingga kematian. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa produk tembakau secara umum membunuh hingga setengah dari penggunanya. WHO, Tobacco Fact Sheet, 2023.
Senyawa fitokimia apa yang dominan terkandung dalam tembakau?
Senyawa utama adalah nikotin, alkaloid adiktif yang merangsang sistem saraf pusat. Selain nikotin, tembakau mengandung nornikotin, anatabin, anabasin, dan saat dibakar menghasilkan nitrosamin spesifik tembakau (TSNA) seperti NNN dan NNK, serta tar, karbon monoksida, dan hidrokarbon aromatik polisiklik. National Cancer Institute, Harms of Cigarettes and Other Tobacco Products, 2021.
Apakah tembakau memiliki khasiat obat yang terbukti secara ilmiah?
Tidak ada penggunaan tembakau sebagai obat yang direkomendasikan untuk kondisi apa pun. Meskipun nikotin telah diteliti dalam beberapa kondisi tertentu, risiko kecanduan, kerusakan pembuluh darah, gangguan saraf, dan risiko kematian jauh lebih besar daripada manfaat potensialnya. U.S. Food and Drug Administration, Tobacco Products, 2023.
Bolehkah tembakau digunakan oleh ibu hamil?
Tidak. Merokok atau terpapar asap tembakau selama kehamilan meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, kematian janin, serta gangguan perkembangan otak dan paru janin. Tidak ada tingkat paparan yang aman selama kehamilan. U.S. Department of Health and Human Services, The Health Consequences of Smoking—50 Years of Progress, Surgeon General’s Report, 2014.
Apakah tembakau aman digunakan pada bayi dan anak-anak?
Tidak aman. Nikotin sangat neurotoksik bagi anak-anak; menelan daun tembakau atau produk tembakau dapat menyebabkan keracunan akut yang fatal. Paparan asap rokok pada anak juga meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), infeksi saluran pernapasan, asma, dan gangguan tumbuh kembang. American Academy of Pediatrics, Tobacco and E-Cigarettes, 2021.
Bagaimana efek penggunaan tembakau pada ibu menyusui?
Nikotin masuk ke dalam ASI dan dapat memengaruhi denyut jantung, pola tidur, dan kondisi bayi. Merokok juga dikaitkan dengan penurunan produksi ASI dan gangguan refleks keluarnya ASI. Oleh karena itu, penggunaan tembakau tidak dianjurkan selama menyusui. Drugs and Lactation Database (LactMed), National Institute of Child Health and Human Development, 2023.
Apakah tembakau aman digunakan sebagai obat oles atau kompres untuk nyeri?
Tidak aman. Menempelkan daun tembakau basah pada kulit dapat menyebabkan green tobacco sickness, yaitu keracunan nikotin melalui kulit dengan gejala mual, muntah, sakit kepala, dan kelemahan. Sediaan nikotin transdermal yang diatur penggunaannya hanya digunakan dalam terapi pengganti nikotin di bawah pengawasan tenaga medis, bukan sebagai herbal bebas. CDC, Green Tobacco Sickness, 2022.
Bagaimana dampak jangka panjang dari konsumsi atau penggunaan tembakau bagi kesehatan umum?
Penggunaan tembakau dalam bentuk apa pun tidak memiliki manfaat kesehatan dan menyebabkan kecanduan. Risiko jangka panjang meliputi penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), penyakit jantung, stroke, berbagai jenis kanker seperti paru, mulut, tenggorokan, kerongkongan, dan pankreas, serta gangguan kesuburan. WHO memperkirakan lebih dari 8 juta orang meninggal setiap tahun akibat tembakau. WHO, Tobacco Fact Sheet, 2023.

Foxglove

Digitalis purpurea

Koka

Erythroxylum coca

Cari: