Tea Tree

Melaleuca alternifolia
Nama
Tea Tree
Nama Latin/Ilmiah
Melaleuca alternifolia
Bagian Digunakan
Daun
Rasa
Pedas, pahit
Nama Lain
Narrow-leaved tea tree (Australia), narrow-leaved paperbark (Australia), arbre à thé (Prancis), teebaum (Jerman), árbol de té (Spanyol).
Asal
Australia, terutama New South Wales dan Queensland.
Kandungan Utama
Terpinen-4-ol, gamma-terpinene, alpha-terpinene, 1,8-cineole

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Tea Tree

Tea Tree (Melaleuca alternifolia) adalah tanaman perdu atau pohon kecil dari keluarga Myrtaceae yang berasal dari wilayah pesisir timur Australia, terutama New South Wales bagian utara dan Queensland tenggara. Meskipun namanya mengandung kata “tea”, tumbuhan ini bukan tanaman teh sebenarnya (Camellia sinensis). Daunnya sempit, ramping, dan mengandung kelenjar minyak atsiri yang menjadi sumber utama minyak tea tree. Masyarakat Aborigin Australia telah lama memanfaatkan daunnya dengan cara dihancurkan dan ditempelkan pada luka atau infeksi kulit sebagai antiseptik tradisional.

Baca Lebih Lanjut
Update: 11 Sep 2026 - 16:01:20
 

II. Ciri-ciri Tea Tree

Berasal dari daerah pesisir timur Australia yang lembap, biasanya tumbuh subur di sepanjang pinggiran sungai atau area rawa-rawa. Tanaman ini sangat suka sinar matahari penuh dan tanah yang agak basah. Karakteristik/ciri-ciri Tea Tree (Melaleuca alternifolia):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Pohon kecil hingga sedang dengan tinggi sekitar 3 sampai 7 meter, bentuknya agak ramping dan rindang.
Batang Kulit batangnya unik, tipis dan berlapis-lapis seperti kertas (papery bark) yang bisa dikelupas, warnanya putih keabu-abuan.
Daun Daunnya berbentuk memanjang seperti jarum atau lanset, berwarna hijau cerah, dan punya aroma khas yang tajam kalau diremas karena kandungan minyak atsiri.
Bunga Bunganya berbentuk seperti sikat botol (bottle brush) berwarna putih krem, biasanya muncul dalam kelompok di ujung ranting.
Buah Buahnya berbentuk kapsul kecil kayu yang tersusun rapat di sepanjang batang dahan yang sudah tua.

III. Manfaat Tea Tree

8 Manfaat Tea Tree untuk kesehatan.

  1. Akne vulgaris (jerawat ringan-sedang)

    Terpinen-4-ol dan α-terpineol menghambat pertumbuhan dan biofilm Cutibacterium acnes, serta menurunkan inflamasi melalui supresi jalur NF-κB dan produksi TNF-α, IL-1β, IL-8, PGE2, dan COX-2 pada makrofag/monosit. Efek ini mengurangi lesi inflamasi dan non-inflamasi.

    Tampilkan
  2. Tinea pedis (kutu air/athlete's foot)

    Terpinen-4-ol merusak membran sel dermatofita (Trichophyton rubrum, T. mentagrophytes), menyebabkan kebocoran ion dan ATP serta menghambat sintesis ergosterol. Efek antifungi diperkuat α-terpineol dan 1,8-cineole.

    Tampilkan
  3. Onikomikosis (infeksi jamur kuku)

    Komponen terpenoid mengganggu integritas membran jamur dan sintesis sterol, menghambat pertumbuhan dermatofita dan ragi penyebab onikomikosis. Namun penetrasi ke matriks kuku terbatas.

    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Tea Tree

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Tea Tree.

  1. Golongan: Monoterpenoid alkohol
    Bagian Tanaman: Daun dan ranting terminal
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba Spektrum Luas (bakteri Gram-positif/negatif, Candida), Antiinflamasi, Akarisida; Detail_studi: Uji Klinis Manusia Ada Untuk Produk Topikal Tea Tree Oil (misalnya Akne, Tinea Pedis), Tetapi Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Untuk Terpinen-4-ol Murni; Keterbatasan Bukti: Sebagian Besar Data Berasal Dari Uji In Vitro. Ref: Carson Et Al., Clin Microbiol Rev 2006 (PMID: 16418522); Hammer Et Al., J Appl Microbiol 2003 (PMID: 12969298); ISO 4730:2017..
    Tampilkan
  2. Golongan: Monoterpena hidrokarbon
    Bagian Tanaman: Daun dan ranting terminal
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antimikroba (sinergis Dengan Terpinen-4-ol), Antiinflamasi; Detail_studi: Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Untuk Senyawa Tunggal; Bukti Klinis Terbatas Pada Produk Topikal Tea Tree Oil. Ref: Carson Et Al., Clin Microbiol Rev 2006 (PMID: 16418522); Cox Et Al., J Appl Microbiol 2000 (PMID: 10735256)..
    Tampilkan
  3. Golongan: Monoterpena hidrokarbon
    Bagian Tanaman: Daun dan ranting terminal
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba, Antioksidan, Antiinflamasi; Detail_studi: Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Untuk Senyawa Tunggal; Data Terutama In Vitro. Ref: Carson & Riley, J Appl Bacteriol 1995 (PMID: 7730203); Carson Et Al., Clin Microbiol Rev 2006 (PMID: 16418522)..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Tea Tree

Minyak pohon teh (Tea Tree Oil / Melaleuca alternifolia) umumnya aman bila digunakan secara topikal dalam konsentrasi rendah, namun dapat menimbulkan berbagai efek samping, terutama jika digunakan secara tidak benar atau pada individu yang sensitif. Efek samping lokal yang paling sering dilaporkan adalah dermatitis kontak iritan atau alergi, yang ditandai dengan eritema (kemerahan), sensasi terbakar, rasa menyengat, kering, gatal, dan pembentukan lepuh pada kulit. Oksidasi minyak akibat paparan udara, cahaya, dan panas diketahui dapat meningkatkan potensi allergenisitasnya, sehingga meningkatkan risiko reaksi kulit seiring berjalannya waktu. Selain itu, penggunaan jangka panjang atau konsentrasi tinggi dapat menyebabkan pengelupasan kulit dan ketidaknyamanan lokal yang signifikan.

Baca Semua Efek Samping

Aniseed Myrtle

Syzygium anisatum

Kakadu Plum

Terminalia ferdinandiana

Cari: