Restharrow

Restharrow | Ononis spinosa
Nama
Restharrow (Restharrow)
Nama Latin/Ilmiah
Ononis spinosa
Famili
Bagian Digunakan
Akar
Rasa
Manis
Nama Lain
Spiny restharrow (United Kingdom), bugrane épineuse (France), dornige hauhechel (Germany)
Asal
Eropa, Afrika Utara, Asia Barat
Kandungan Utama
Flavonoid, saponin, tanin, minyak atsiri

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Restharrow

Restharrow (Ononis spinosa) adalah tumbuhan perdu kecil berduri yang termasuk dalam famili Fabaceae (suku polong-polongan). Spesies ini banyak ditemukan di padang rumput kering, tepi jalan, dan lahan berbatu di Eropa, Asia Barat, serta Afrika Utara. Ciri khasnya adalah batang berkayu dengan duri tajam, daun majemuk berbulu halus, dan bunga berwarna merah muda hingga ungu yang menyerupai bunga kacang-kacangan. Akar tunggangnya yang dalam dan kuat membuat tumbuhan ini tahan terhadap kekeringan, sekaligus menjadi asal usul namanya dalam bahasa Inggris—"restharrow" yang berarti "menahan garu", karena akarnya yang sulit dicabut sering mengganggu alat pertanian tradisional.

Baca Lebih Lanjut
Update: 10 Sep 2026 - 12:41:11
 

II. Ciri-ciri Restharrow

Tanaman ini suka banget tumbuh di tanah yang kering, berkapur, atau berpasir. Kamu bisa menemukannya di padang rumput, pinggir jalan, atau area terbuka yang dapat banyak sinar matahari. Tanaman ini cukup tangguh dan sering dianggap gulma di beberapa tempat. Karakteristik/ciri-ciri Restharrow (Ononis spinosa):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tanaman Tumbuhan semak kecil yang tumbuh merumpun dan punya duri-duri tajam di bagian batangnya.
Batang Batangnya agak berkayu di bagian bawah, bercabang banyak, dan dilengkapi dengan duri yang cukup keras.
Daun Daunnya berukuran kecil, biasanya berbentuk oval atau elips dengan tepian yang bergerigi halus. Daunnya bisa muncul satu helai atau tiga helai (trifoliate).
Bunga Bunganya cantik banget, warnanya merah muda cerah sampai keunguan, bentuknya mirip bunga kacang-kacangan (papilionaceous) dengan kelopak yang khas.
Akar Punya sistem perakaran yang sangat kuat dan panjang, makanya tanaman ini susah banget dicabut kalau sudah mapan di tanah.
Tinggi Biasanya tumbuh sekitar 30 sampai 60 sentimeter.

III. Manfaat Restharrow

6 Manfaat Restharrow untuk kesehatan.

  1. Diuretik dan terapi irigasi pada infeksi saluran kemih/batu ginjal

    Isoflavonoid dan kalium dari akar meningkatkan filtrasi glomerulus dan menurunkan reabsorpsi tubulus; efek osmotik kalium dan glikosida flavonoid meningkatkan volume urine serta membantu membilas mikroba/kristal dari traktus urinarius.

    Senyawa Aktif: Ononin, formononetin, glikosida flavonoid, kalium
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi pada nyeri sendi/rematik

    Isoflavonoid (formononetin, biochanin A, ononin) menghambat aktivasi NF-κB, menurunkan ekspresi COX-2 dan produksi sitokin proinflamasi TNF-α/IL-6, serta menghambat 5-lipooksigenase sehingga mengurangi mediator inflamasi dan nyeri.

    Senyawa Aktif: formononetin, biochanin A, Ononin
    Tampilkan
  3. Antimikroba—terutama uropatogen

    Isoflavonoid dan komponen minyak atsiri berinteraksi dengan membran lipid bakteri, meningkatkan permeabilitas sel dan menyebabkan kebocoran isi sel; pada Candida mengganggu membran sel dan menghambat pembentukan biofilm.

    Senyawa Aktif: formononetin, biochanin A, minyak atsiri (monoterpena/seskuiterpena)
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Restharrow

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Restharrow.

  1. Golongan: Isoflavonoid glikosida
    Bagian Tanaman: Akar (Radix Ononidis)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi: Menurunkan TNF-α, IL-6, Dan Menghambat Aktivasi NF-κB Pada Studi In Vitro; Juga Memiliki Aktivitas Fitoestrogenik Lemah..
    Tampilkan
  2. Formononetin

    Golongan: Isoflavonoid aglikon
    Bagian Tanaman: Akar (Radix Ononidis)
    Aktivitas Farmakologis:
    Modulator Reseptor Estrogen, Antiinflamasi Melalui Penghambatan NF-κB, Dan Mendukung Kepadatan Tulang Pada Model Tikus Pascamenopause (OVX)..
    Tampilkan
  3. Biochanin A

    Golongan: Isoflavonoid aglikon
    Bagian Tanaman: Akar (Radix Ononidis)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba Terhadap Bakteri Gram-positif, Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Penghambat 5-lipoksigenase..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Restharrow

Interaksi & Kontraindikasi Restharrow dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Suplemen zat besi (misalnya ferrous sulfate)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Kandungan tanin dalam akar restharrow dapat mengikat zat besi non-heme dan mengurangi penyerapannya. Beri jarak konsumsi minimal 2 jam sebelum/sesudah suplemen. (Referensi: literatur interaksi tanin-besi; Hurrell dkk., Am J Clin Nutr.)

  2. Penggunaan bersamaan dengan obat antihipertensi (ACE inhibitor, ARB)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Efek diuretik restharrow dapat menambah efek antihipertensi sehingga berisiko menurunkan tekanan darah berlebihan. Pantau tekanan darah dan gunakan dengan hati-hati. (Referensi: interaksi farmakodinamik diuretik herbal; monografi ESCOP/EMA.)

  3. Penggunaan bersamaan dengan NSAID (ibuprofen, diklofenak, naproxen)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    NSAID dapat mengurangi aliran darah ginjal dan menahan cairan, sehingga kombinasi dengan diuretik herbal seperti restharrow berisiko menimbulkan gangguan ginjal. Pantau fungsi ginjal. (Referensi: Brinker, Herbal Contraindications and Drug Interactions.)

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+11)

VI. Efek Samping Restharrow

Restharrow (Ononis spinosa) adalah tanaman herbal yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama sebagai agen diuretik untuk meningkatkan produksi urine dan mengatasi masalah saluran kemih ringan. Meskipun umumnya dianggap aman bila digunakan dalam jangka pendek oleh orang dewasa yang sehat, penggunaan tanaman ini tetap memiliki potensi efek samping. Efek samping yang paling umum berkaitan dengan sifat diuretiknya, yang jika dikonsumsi secara berlebihan atau tanpa hidrasi yang cukup, dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, dehidrasi, serta tekanan darah rendah (hipotensi) pada individu yang sensitif.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Restharrow

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Restharrow.

  1. Ononis spinosa L. (Fabaceae): Tinjauan penggunaan tradisional, fitokimia, dan farmakologi

    Tahun: 2020
    Temuan:
    Ononis spinosa mengandung flavonoid, isoflavonoid, dan minyak esensial yang mendukung efek diuretik, anti-inflamasi, dan antimikroba. Bukti klinis modern masih terbatas dan sebagian besar berasal dari studi preklinis.
    Tampilkan
  2. Profil fenolik dan aktivitas antioksidan ekstrak Ononis spinosa L.

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Ekstrak kaya fenolik dan flavonoid menunjukkan aktivitas antioksidan kuat serta penghambatan enzim terkait inflamasi. Aktivitas tertinggi ditemukan pada ekstrak dengan kandungan flavonoid tinggi.
    Tampilkan
  3. Komposisi kimia dan aktivitas antimikroba minyak esensial Ononis spinosa L.

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Minyak esensial mengandung monoterpen dan seskuiterpen serta menunjukkan aktivitas antibakteri moderat. Efek paling kuat terlihat terhadap bakteri Gram-positif.
    Tampilkan

VIII. FAQ Restharrow

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Restharrow.

Apakah Restharrow (Ononis spinosa) aman dikonsumsi sebagai herbal sehari-hari?
Penggunaan sehari-hari sebagai teh dari akar kering masih relatif aman dalam dosis anjuran, misalnya 1–2 gram akar per cangkir, 2–3 kali sehari. Namun, konsumsi terus-menerus tanpa pengawasan tenaga kesehatan tidak dianjurkan karena efek diuretiknya dapat mengganggu keseimbangan cairan dan elektrolit. Referensi: Blumenthal, M. (1998). The Complete German Commission E Monographs: Therapeutic Guide to Herbal Medicines.
Bagaimana cara konsumsi Restharrow yang umum digunakan untuk gangguan saluran kemih?
Umumnya akar kering dibuat infus atau rebusan: 1–2 gram serbuk akar diseduh dengan air panas, lalu diminum 2–3 kali sehari. Herbal ini digunakan untuk membantu memperlancar buang air kecil dan meredakan rasa tidak nyaman pada peradangan ringan saluran kemih. Referensi: ESCOP (2003). ESCOP Monographs on the Medicinal Uses of Plant Drugs.
Apa efek samping yang perlu diwaspadai dari Restharrow?
Efek samping jarang terjadi, tetapi dapat berupa gangguan pencernaan ringan, mual, atau reaksi alergi seperti ruam dan gatal. Karena bersifat diuretik, pemakaian berlebihan berisiko menyebabkan dehidrasi dan kekurangan elektrolit. Jika muncul gejala alergi atau efek tidak nyaman, penghentian dan konsultasi dokter disarankan. Referensi: Blumenthal, M. (1998). The Complete German Commission E Monographs.
Apakah Restharrow aman digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Tidak dianjurkan. Keamanan dan dosis Restharrow pada bayi dan anak-anak belum diteliti secara memadai. Efek diuretiknya juga dapat mengganggu keseimbangan cairan pada tubuh anak yang masih berkembang. Oleh karena itu, penggunaan pada anak sebaiknya dihindari. Referensi: European Medicines Agency (EMA). Community Herbal Monograph on Ononis spinosa L., radix.
Apakah Restharrow aman digunakan oleh ibu hamil dan ibu menyusui?
Tidak direkomendasikan. Belum ada bukti keamanan yang memadai tentang penggunaan Restharrow pada ibu hamil dan menyusui. Efek diuretiknya dapat memengaruhi volume cairan, tekanan darah, dan keseimbangan elektrolit, sehingga berisiko selama kehamilan. Ibu menyusui juga disarankan menghindarinya karena belum diketahui apakah senyawanya dapat masuk ke dalam ASI. Referensi: European Medicines Agency (EMA). Community Herbal Monograph on Ononis spinosa L., radix.
Apa kandungan fitokimia utama dalam Restharrow dan manfaatnya?
Akar Restharrow mengandung isoflavon seperti formononetin dan ononin, serta triterpen, tanin, dan minyak atsiri. Senyawa-senyawa ini berperan dalam efek antiinflamasi dan diuretik, yang membantu meningkatkan produksi urin sehingga mendukung kebersihan saluran kemih. Referensi: Wichtl, M. (2004). Herbal Drugs and Phytopharmaceuticals.
Apakah Restharrow dapat berinteraksi dengan obat-obatan?
Secara teoretis dapat berinteraksi, terutama dengan obat diuretik sintetis dan obat tekanan darah karena efek diuretiknya dapat meningkatkan risiko tekanan darah rendah atau penurunan kalium. Pengguna obat rutin harus berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi Restharrow. Referensi: Williamson, E. M. (2003). Potter's Herbal Cyclopaedia.
Apakah Restharrow dapat mengobati batu ginjal?
Restharrow digunakan secara tradisional sebagai terapi pendukung untuk memperlancar aliran urin dan membantu pengeluaran batu kecil atau pasir ginjal. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang kuat bahwa herbal ini dapat menghancurkan batu ginjal besar. Penggunaannya tidak menggantikan terapi medis dan harus di bawah pengawasan dokter. Referensi: ESCOP (2003). ESCOP Monographs on the Medicinal Uses of Plant Drugs.

Herniaria botak

Herniaria glabra

Soapwort

Saponaria officinalis

Cari: