Patrinia / Bai Jiang Cao

Patrinia scabiosifolia
Nama
Patrinia / Bai Jiang Cao
Nama Latin/Ilmiah
Patrinia scabiosifolia
Bagian Digunakan
Akar dan Rimpang
Rasa
Pahit, pedas
Nama Lain
Ominaeshi (Jepang), matari (Korea), huang hua bai jiang (Tiongkok), golden lace (Inggris), yellow patrinia (Inggris).
Asal
Tiongkok, Jepang, Korea, Mongolia, dan Rusia (Siberia dan Timur Jauh).
Kandungan Utama
Saponin, flavonoid, minyak atsiri, iridoid, tanin, sterol, dan asam organik.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Patrinia / Bai Jiang Cao

Patrinia scabiosifolia, dikenal luas sebagai Bai Jiang Cao dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tumbuhan herba tahunan atau dua tahunan dari famili Caprifoliaceae (sebelumnya Valerianaceae). Tumbuhan ini tumbuh liar di padang rumput, lereng bukit, dan tepi hutan di Asia Timur, khususnya Tiongkok, Jepang, Korea, dan Siberia. Ciri khasnya adalah batang tegak yang dapat mencapai tinggi hingga 1,5 meter, daun majemuk menyirip dengan tepi bergerigi, serta bunga kecil berwarna kuning yang tersusun dalam malai terminal. Seluruh bagian tumbuhan, terutama akar dan rimpang, mengeluarkan aroma khas yang tajam dan sedikit pahit, yang menjadi dasar penamaan "Bai Jiang" yang berarti "bau busuk putih" merujuk pada bau khasnya.

Baca Lebih Lanjut
Update: 10 Sep 2026 - 13:00:45
 

II. Ciri-ciri Patrinia / Bai Jiang Cao

Tanaman ini asli dari Asia Timur, suka tumbuh di tempat yang cerah seperti padang rumput, lereng gunung, atau area terbuka di hutan yang tanahnya cukup lembap dan subur. Karakteristik/ciri-ciri Patrinia / Bai Jiang Cao (Patrinia scabiosifolia):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Tumbuhan menahun (perennial) dengan batang tegak yang bisa tumbuh setinggi 0,5 hingga 1,5 meter.
Akar Memiliki akar rimpang yang khas dengan aroma agak menyengat atau bau seperti 'nasi basi' yang menjadi ciri khas tanaman ini saat dikeringkan.
Daun Daun bagian bawah tumbuh bergerombol (basal) dengan bentuk menyirip, sementara daun di sepanjang batang tumbuh berlawanan arah dengan tepi yang bergerigi kasar.
Bunga Bunganya kecil-kecil berwarna kuning cerah, terkumpul dalam rangkaian payung majemuk yang tampak melayang di ujung batang.
Buah Berupa buah kering kecil (akena) yang dilengkapi dengan sayap membran kecil untuk membantu penyebaran oleh angin.

III. Manfaat Patrinia / Bai Jiang Cao

6 Manfaat Patrinia / Bai Jiang Cao untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada kolitis eksperimental (penyakit radang usus)

    Ekstrak Patrinia scabiosifolia menurunkan aktivasi NF-κB p65 dan fosforilasi MAPK (p38, JNK, ERK), menekan transkripsi sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-1β, IL-6), mengurangi infiltrasi neutrofil (MPO), serta memperbaiki integritas mukosa kolon.

    Senyawa Aktif: Scabiosaponin B, Patrinia saponin, Luteolin
    Tampilkan
  2. Antikanker/antitumor (apoptosis dan hambatan proliferasi)

    Saponin dan triterpenoid mengaktivasi apoptosis intrinsik mitokondria: peningkatan rasio Bax/Bcl-2, pelepasan sitokrom c, aktivasi kaspase-9/-3; serta menghambat jalur PI3K/AKT/mTOR dan Wnt/β-catenin sehingga proliferasi dan migrasi sel ditekan.

    Senyawa Aktif: Scabiosaponin A, Asam Oleanolat, Hederagenin
    Tampilkan
  3. Antibakteri terhadap bakteri Gram-positif (Staphylococcus aureus/MRSA)

    Flavonoid dan terpenoid lipofilik berinteraksi dengan membran fosfolipid bakteri, menyebabkan depolarisasi dan kebocoran ion, serta menghambat pembentukan biofilm.

    Senyawa Aktif: β-Kariofilena, Apigenin, Asam Palmitat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Patrinia / Bai Jiang Cao

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Patrinia / Bai Jiang Cao.

  1. Loganic acid

    Golongan: Iridoid glikosida
    Bagian Tanaman: Herba kering; akar/rimpang juga merupakan sumber.
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi; Antioksidan; Hepatoprotektif; Menghambat Produksi NO Dan Ekspresi COX-2/iNOS Pada Model Inflamasi Seluler..
    Tampilkan
  2. Golongan: Triterpenoid aglikon
    Bagian Tanaman: Seluruh herba kering; juga ditemukan pada akar/rimpang.
    Aktivitas Farmakologis:
    Hepatoprotektif; Antiinflamasi; Antiproliferatif Dan Proapoptosis Pada Berbagai Lini Sel Tumor..
    Tampilkan
  3. Golongan: Triterpenoid aglikon
    Bagian Tanaman: Bagian aerial terutama daun dan batang.
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi; Antioksidan; Antiproliferatif; Menghambat NF-κB Dan STAT3 Pada Model Inflamasi Dan Tumor..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Patrinia / Bai Jiang Cao

Patrinia scabiosifolia, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Bai Jiang Cao, umumnya dianggap aman bila digunakan di bawah bimbingan praktisi herbal yang berpengalaman. Namun, seperti halnya banyak herbal medisin tradisional, penggunaan tanaman ini dapat dikaitkan dengan beberapa efek samping, terutama pada sistem pencernaan. Keluhan gastrointestinal ringan seperti mual, ketidaknyamanan perut, dan diare sering dilaporkan oleh individu yang mengonsumsi rebusan atau ekstrak herbal ini, terutama pada dosis tinggi atau ketika dikonsumsi saat perut kosong.

Baca Semua Efek Samping

VI. FAQ Patrinia / Bai Jiang Cao

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Patrinia / Bai Jiang Cao.

Apa itu Patrinia scabiosifolia (Bai Jiang Cao) dan apa kandungan fitokimianya?
Patrinia scabiosifolia (sinonim Patrinia scabiosaefolia) adalah tanaman obat yang dalam pengobatan Tiongkok disebut Bai Jiang Cao. Kandungan utamanya meliputi iridoid (patrinoside, villoside), flavonoid, triterpenoid saponin, dan asam fenolat. Senyawa ini dilaporkan memiliki aktivitas antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan dalam studi in vitro dan hewan. Journal of Ethnopharmacology 2017;206:1–14; Chinese Pharmacopoeia Commission. Pharmacopoeia of the People's Republic of China. Vol. 1. Beijing: China Medical Science Press; 2020.
Bagaimana dosis dan cara konsumsi tradisional Bai Jiang Cao?
Dalam pengobatan Tiongkok, Bai Jiang Cao umumnya digunakan sebagai rebusan herbal kering dengan dosis 9–15 g per hari; dosis dan durasi harus disesuaikan dengan kondisi dan resep ahli. Penggunaan jangka panjang tanpa indikasi tidak dianjurkan. Chinese Pharmacopoeia Commission. Pharmacopoeia of the People's Republic of China. Vol. 1. Beijing: China Medical Science Press; 2020.; Bensky D, Clavey S, Stöger E. Chinese Herbal Medicine: Materia Medica. 3rd ed. Seattle: Eastland Press; 2004.
Apakah Bai Jiang Cao boleh diminum setiap hari sebagai teh kesehatan?
Tidak dianjurkan. Belum ada uji klinis jangka panjang yang mendukung konsumsi harian sebagai teh kesehatan, dan penggunaan tradisionalnya terbatas pada kondisi tertentu dengan durasi pendek. Risiko gangguan saluran cerna dapat meningkat bila digunakan tanpa indikasi. Journal of Ethnopharmacology 2017;206:1–14; Chinese Pharmacopoeia Commission. Pharmacopoeia of the People's Republic of China. Vol. 1. Beijing: China Medical Science Press; 2020.
Apa manfaat kesehatan Bai Jiang Cao yang didukung bukti ilmiah?
Bukti modern masih didominasi studi preklinis (in vitro dan hewan) yang menunjukkan aktivitas antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, dan imunomodulator. Penggunaan tradisional meliputi abses, apendisitis, disentri, infeksi saluran kemih, dan peradangan panggul. Efektivitas klinis pada manusia belum cukup kuat untuk klaim pengobatan mandiri. Journal of Ethnopharmacology 2017;206:1–14; Bensky D, Clavey S, Stöger E. Chinese Herbal Medicine: Materia Medica. 3rd ed. Seattle: Eastland Press; 2004.
Apa efek samping dan risiko Bai Jiang Cao?
Efek samping yang mungkin terjadi meliputi mual, diare, nyeri perut, dan reaksi alergi meskipun jarang. Data toksikologi jangka panjang dan keamanan pada populasi khusus masih terbatas, sehingga hindari overdosis dan penggunaan tanpa pengawasan. Journal of Ethnopharmacology 2017;206:1–14; Chinese Pharmacopoeia Commission. Pharmacopoeia of the People's Republic of China. Vol. 1. Beijing: China Medical Science Press; 2020.
Apakah Bai Jiang Cao aman untuk bayi dan anak-anak?
Untuk bayi, tidak dianjurkan karena belum ada data keamanan yang memadai. Pada anak, penggunaannya hanya boleh di bawah pengawasan dokter atau ahli herbal dengan dosis yang disesuaikan; jangan memberikan produk herbal ini secara mandiri. Journal of Ethnopharmacology 2017;206:1–14; Bensky D, Clavey S, Stöger E. Chinese Herbal Medicine: Materia Medica. 3rd ed. Seattle: Eastland Press; 2004.
Apakah Bai Jiang Cao aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Keamanan pada kehamilan dan menyusui belum ditetapkan secara memadai, dan data ekskresi ke ASI juga tidak tersedia. Oleh karena itu, tidak dianjurkan tanpa rekomendasi tenaga kesehatan. Journal of Ethnopharmacology 2017;206:1–14; Chinese Pharmacopoeia Commission. Pharmacopoeia of the People's Republic of China. Vol. 1. Beijing: China Medical Science Press; 2020.
Apakah Bai Jiang Cao berinteraksi dengan obat-obatan?
Data interaksi klinis yang memadai belum tersedia. Karena mengandung senyawa aktif, kombinasi dengan obat antikoagulan, antiplatelet, atau obat yang dimetabolisme hati sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker. Journal of Ethnopharmacology 2017;206:1–14; Chinese Pharmacopoeia Commission. Pharmacopoeia of the People's Republic of China. Vol. 1. Beijing: China Medical Science Press; 2020.
Apakah Bai Jiang Cao dapat menjadi sumber gizi atau suplemen harian?
Bai Jiang Cao bukan sumber nutrisi makro maupun mikro yang signifikan; ia digunakan sebagai bahan obat herbal, bukan makanan atau suplemen gizi harian. Penggunaannya tidak menggantikan pola makan seimbang. Chinese Pharmacopoeia Commission. Pharmacopoeia of the People's Republic of China. Vol. 1. Beijing: China Medical Science Press; 2020.; Bensky D, Clavey S, Stöger E. Chinese Herbal Medicine: Materia Medica. 3rd ed. Seattle: Eastland Press; 2004.
Bagaimana cara penggunaan Bai Jiang Cao yang aman?
Gunakan produk terstandar, ikuti dosis anjuran (umumnya 9–15 g herbal kering per hari untuk rebusan), hentikan bila muncul mual, diare, nyeri perut, atau alergi, dan konsultasikan ke tenaga kesehatan sebelum penggunaan jangka panjang atau pada kondisi khusus. Chinese Pharmacopoeia Commission. Pharmacopoeia of the People's Republic of China. Vol. 1. Beijing: China Medical Science Press; 2020.; Journal of Ethnopharmacology 2017;206:1–14.

Ophiopogon / Mai Men Dong

Ophiopogon japonicus

Pueraria Root / Ge Gen

Pueraria montana var. lobata

Cari: