Advertisement
Patrinia scabiosifolia, dikenal luas sebagai Bai Jiang Cao dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tumbuhan herba tahunan atau dua tahunan dari famili Caprifoliaceae (sebelumnya Valerianaceae). Tumbuhan ini tumbuh liar di padang rumput, lereng bukit, dan tepi hutan di Asia Timur, khususnya Tiongkok, Jepang, Korea, dan Siberia. Ciri khasnya adalah batang tegak yang dapat mencapai tinggi hingga 1,5 meter, daun majemuk menyirip dengan tepi bergerigi, serta bunga kecil berwarna kuning yang tersusun dalam malai terminal. Seluruh bagian tumbuhan, terutama akar dan rimpang, mengeluarkan aroma khas yang tajam dan sedikit pahit, yang menjadi dasar penamaan "Bai Jiang" yang berarti "bau busuk putih" merujuk pada bau khasnya.
Tanaman ini asli dari Asia Timur, suka tumbuh di tempat yang cerah seperti padang rumput, lereng gunung, atau area terbuka di hutan yang tanahnya cukup lembap dan subur. Karakteristik/ciri-ciri Patrinia / Bai Jiang Cao (Patrinia scabiosifolia):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Tumbuhan menahun (perennial) dengan batang tegak yang bisa tumbuh setinggi 0,5 hingga 1,5 meter. |
| Akar | Memiliki akar rimpang yang khas dengan aroma agak menyengat atau bau seperti 'nasi basi' yang menjadi ciri khas tanaman ini saat dikeringkan. |
| Daun | Daun bagian bawah tumbuh bergerombol (basal) dengan bentuk menyirip, sementara daun di sepanjang batang tumbuh berlawanan arah dengan tepi yang bergerigi kasar. |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil berwarna kuning cerah, terkumpul dalam rangkaian payung majemuk yang tampak melayang di ujung batang. |
| Buah | Berupa buah kering kecil (akena) yang dilengkapi dengan sayap membran kecil untuk membantu penyebaran oleh angin. |
6 Manfaat Patrinia / Bai Jiang Cao untuk kesehatan.
Ekstrak Patrinia scabiosifolia menurunkan aktivasi NF-κB p65 dan fosforilasi MAPK (p38, JNK, ERK), menekan transkripsi sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-1β, IL-6), mengurangi infiltrasi neutrofil (MPO), serta memperbaiki integritas mukosa kolon.
Saponin dan triterpenoid mengaktivasi apoptosis intrinsik mitokondria: peningkatan rasio Bax/Bcl-2, pelepasan sitokrom c, aktivasi kaspase-9/-3; serta menghambat jalur PI3K/AKT/mTOR dan Wnt/β-catenin sehingga proliferasi dan migrasi sel ditekan.
Flavonoid dan terpenoid lipofilik berinteraksi dengan membran fosfolipid bakteri, menyebabkan depolarisasi dan kebocoran ion, serta menghambat pembentukan biofilm.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Patrinia / Bai Jiang Cao.
Patrinia scabiosifolia, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Bai Jiang Cao, umumnya dianggap aman bila digunakan di bawah bimbingan praktisi herbal yang berpengalaman. Namun, seperti halnya banyak herbal medisin tradisional, penggunaan tanaman ini dapat dikaitkan dengan beberapa efek samping, terutama pada sistem pencernaan. Keluhan gastrointestinal ringan seperti mual, ketidaknyamanan perut, dan diare sering dilaporkan oleh individu yang mengonsumsi rebusan atau ekstrak herbal ini, terutama pada dosis tinggi atau ketika dikonsumsi saat perut kosong.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Patrinia / Bai Jiang Cao.