Advertisement
Commiphora wightii, yang lebih dikenal sebagai Guggul, adalah semak atau pohon kecil berduri dari keluarga Burseraceae yang berasal dari daerah kering di India, Pakistan, dan Bangladesh. Tanaman ini menghasilkan resin getah aromatik berwarna kuning kecokelatan yang disebut guggul, yang diperoleh dengan menyayat kulit batangnya. Secara botani, guggul memiliki kulit kayu yang mengelupas, daun majemuk trifoliate, dan bunga kecil berwarna merah keunguan. Getahnya telah menjadi salah satu bahan utama dalam pengobatan tradisional Ayurveda selama lebih dari 2.000 tahun, digunakan terutama untuk mengatasi gangguan sendi seperti radang sendi dan rematik.
Tumbuhan ini aslinya dari daerah kering atau semi-gurun, sering ditemui di wilayah India dan Pakistan. Dia sangat tangguh di tanah berbatu dan cuaca yang panas ekstrem. Karakteristik/ciri-ciri Guggul (Commiphora wightii):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Semak atau pohon kecil yang tumbuh lambat, biasanya tingginya nggak sampai 4 meter. |
| Batang | Kulit batangnya mengelupas seperti kertas dan punya getah berwarna kuning kecokelatan yang lengket dan beraroma khas (resin). |
| Daun | Daunnya kecil-kecil, bentuknya bisa oval atau bergerigi, dan biasanya tersusun tunggal atau tiga helai dalam satu tangkai. |
| Bunga | Bunganya kecil dengan warna merah sampai merah muda, muncul dalam kelompok-kelompok kecil. |
| Buah | Buahnya berbentuk bulat kecil (seperti buah beri), kalau sudah matang warnanya berubah jadi merah. |
| Akar | Punya sistem perakaran yang kuat buat menyimpan cadangan air karena hidup di lingkungan yang gersang. |
8 Manfaat Guggul untuk kesehatan.
Guggulsterones (E dan Z) bertindak sebagai antagonis reseptor farnesoid X (FXR) di hepatosit, meningkatkan aktivitas reseptor LDL di hati dan meningkatkan ekskresi asam empedu. Selain itu, menghambat sekresi VLDL dan menurunkan sintesis kolesterol endogen melalui regulasi gen SREBP-2.
Menghambat aktivasi NF-κB, menurunkan ekspresi COX-2 dan iNOS, serta mengurangi produksi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6 di sinoviosit dan kondrosit. Guggulsterones juga memblokir jalur MAPK dan mengurangi degradasi proteoglikan kartilago.
Guggulsterones meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD, CAT, dan GPx melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE. Juga berperan sebagai scavenger langsung terhadap radikal bebas (DPPH, ABTS, superoksida) karena gugus fenolik dalam molekulnya.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Guggul.
Interaksi & Kontraindikasi Guggul dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Guggul (Commiphora wightii) adalah ekstrak getah pohon yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurveda untuk menurunkan kadar kolesterol dan mengatasi peradangan. Meskipun umumnya dianggap aman bila digunakan dalam jangka pendek, konsumsi Guggul dapat menimbulkan berbagai efek samping gastrointestinal. Keluhan yang paling sering dilaporkan meliputi mual, muntah, sakit perut, diare, dan cegukan. Selain itu, beberapa individu mungkin mengalami reaksi hipersensitivitas seperti ruam kulit, gatal-gatal, dan sakit kepala setelah mengonsumsi suplemen ini.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Guggul.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Guggul.