Guggul

Indian Bdellium | Commiphora wightii
Nama
Guggul (Indian Bdellium)
Nama Latin/Ilmiah
Commiphora wightii
Bagian Digunakan
Resin (getah)
Rasa
Tikta, Katu
Nama Lain
Guggul (India), Mukul myrrh (India), Guggal (Nepal), Bdellium (Yunani)
Asal
India (Rajasthan, Gujarat), Pakistan (Sindh, Balochistan)
Kandungan Utama
Guggulsterone

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Guggul

Commiphora wightii, yang lebih dikenal sebagai Guggul, adalah semak atau pohon kecil berduri dari keluarga Burseraceae yang berasal dari daerah kering di India, Pakistan, dan Bangladesh. Tanaman ini menghasilkan resin getah aromatik berwarna kuning kecokelatan yang disebut guggul, yang diperoleh dengan menyayat kulit batangnya. Secara botani, guggul memiliki kulit kayu yang mengelupas, daun majemuk trifoliate, dan bunga kecil berwarna merah keunguan. Getahnya telah menjadi salah satu bahan utama dalam pengobatan tradisional Ayurveda selama lebih dari 2.000 tahun, digunakan terutama untuk mengatasi gangguan sendi seperti radang sendi dan rematik.

Baca Lebih Lanjut
Update: 22 Agu 2026 - 14:41:16
 

II. Ciri-ciri Guggul

Tumbuhan ini aslinya dari daerah kering atau semi-gurun, sering ditemui di wilayah India dan Pakistan. Dia sangat tangguh di tanah berbatu dan cuaca yang panas ekstrem. Karakteristik/ciri-ciri Guggul (Commiphora wightii):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Semak atau pohon kecil yang tumbuh lambat, biasanya tingginya nggak sampai 4 meter.
Batang Kulit batangnya mengelupas seperti kertas dan punya getah berwarna kuning kecokelatan yang lengket dan beraroma khas (resin).
Daun Daunnya kecil-kecil, bentuknya bisa oval atau bergerigi, dan biasanya tersusun tunggal atau tiga helai dalam satu tangkai.
Bunga Bunganya kecil dengan warna merah sampai merah muda, muncul dalam kelompok-kelompok kecil.
Buah Buahnya berbentuk bulat kecil (seperti buah beri), kalau sudah matang warnanya berubah jadi merah.
Akar Punya sistem perakaran yang kuat buat menyimpan cadangan air karena hidup di lingkungan yang gersang.

III. Manfaat Guggul

8 Manfaat Guggul untuk kesehatan.

  1. Dislipidemia (Hiperkolesterolemia)

    Guggulsterones (E dan Z) bertindak sebagai antagonis reseptor farnesoid X (FXR) di hepatosit, meningkatkan aktivitas reseptor LDL di hati dan meningkatkan ekskresi asam empedu. Selain itu, menghambat sekresi VLDL dan menurunkan sintesis kolesterol endogen melalui regulasi gen SREBP-2.

    Senyawa Aktif: Guggulsterone E, Guggulsterone Z, Guggulipid
    Tampilkan
  2. Osteoartritis dan Nyeri Sendi

    Menghambat aktivasi NF-κB, menurunkan ekspresi COX-2 dan iNOS, serta mengurangi produksi sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α, IL-1β, dan IL-6 di sinoviosit dan kondrosit. Guggulsterones juga memblokir jalur MAPK dan mengurangi degradasi proteoglikan kartilago.

    Senyawa Aktif: Guggulsterone E, Guggulsterone Z, Asam guggul
    Tampilkan
  3. Antioksidan Sistemik

    Guggulsterones meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti SOD, CAT, dan GPx melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE. Juga berperan sebagai scavenger langsung terhadap radikal bebas (DPPH, ABTS, superoksida) karena gugus fenolik dalam molekulnya.

    Senyawa Aktif: Guggulsterone E, Guggulsterone Z, Flavonoid (kuersetin, kaempferol) dalam resin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Guggul

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Guggul.

  1. Z-guggulsterone

    Golongan: Steroid
    Bagian Tanaman: Resin batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Penurun Kolesterol LDL, Antiinflamasi Melalui Penghambatan NF-κB, Antikanker Payudara Pada Studi In Vitro.
    Tampilkan
  2. E-guggulsterone

    Golongan: Steroid
    Bagian Tanaman: Resin batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Penurunan Trigliserida, Antioksidan, Antiproliferatif Pada Sel Kanker Prostat.
    Tampilkan
  3. Guggulsterol

    Golongan: Steroid
    Bagian Tanaman: Resin batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Aktivitas Hipolipidemik Tambahan, Antiinflamasi Pada Model Hewan.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Guggul

Interaksi & Kontraindikasi Guggul dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan obat antikoagulan (warfarin, heparin, aspirin dosis tinggi)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Hindari penggunaan kombinasi karena guggul dapat meningkatkan risiko perdarahan. Pantau waktu protrombin (INR) secara ketat jika tidak dapat dihindari.

  2. Penggunaan bersamaan dengan obat antiplatelet (clopidogrel, ticagrelor)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Kombinasi dapat meningkatkan risiko perdarahan. Disarankan konsultasi dengan dokter sebelum digunakan.

  3. Penggunaan bersamaan dengan obat tiroid (levothyroxine, liothyronine)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Guggul dapat memengaruhi fungsi tiroid dan meningkatkan efek obat tiroid. Pantau kadar TSH dan sesuaikan dosis obat tiroid jika perlu.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+7)

VI. Efek Samping Guggul

Guggul (Commiphora wightii) adalah ekstrak getah pohon yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurveda untuk menurunkan kadar kolesterol dan mengatasi peradangan. Meskipun umumnya dianggap aman bila digunakan dalam jangka pendek, konsumsi Guggul dapat menimbulkan berbagai efek samping gastrointestinal. Keluhan yang paling sering dilaporkan meliputi mual, muntah, sakit perut, diare, dan cegukan. Selain itu, beberapa individu mungkin mengalami reaksi hipersensitivitas seperti ruam kulit, gatal-gatal, dan sakit kepala setelah mengonsumsi suplemen ini.

Baca Semua Efek Samping

VII. Studi Klinis & Meta-Analisis Guggul

Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Guggul.

  1. Penggunaan Guggul (Commiphora wightii) untuk Perbaikan Profil Lipid pada Pasien Hiperlipidemia: Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun: 2022
    Temuan:
    Suplementasi guggul signifikan menurunkan kolesterol total dan LDL dibandingkan plasebo. Tidak ada peningkatan signifikan pada trigliserida atau HDL, dan efeknya bergantung pada dosis.
    Tampilkan
  2. Tinjauan Sistematis Aktivitas Anti-Inflamasi dan Antioksidan Guggul (Commiphora wightii) pada Penyakit Radang

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Gugulsteron menghambat jalur NF-κB dan menurunkan sitokin proinflamasi seperti TNF-α, IL-6, dan IL-1β. Tinjauan ini mendukung penggunaan guggul sebagai terapi adjuvan pada penyakit inflamasi.
    Tampilkan
  3. Efektivitas Ekstrak Commiphora wightii (Guggul) terhadap Nyeri dan Fungsi Sendi pada Pasien Osteoartritis Lutut: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun: 2021
    Temuan:
    Setelah 12 minggu, kelompok guggul menunjukkan penurunan skor WOMAC nyeri dan kekakuan yang lebih besar daripada plasebo. Efeknya setara dengan NSAID dosis rendah tetapi dengan tolerabilitas gastrointestinal yang lebih baik.
    Tampilkan

VIII. FAQ Guggul

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Guggul.

Apa saja senyawa aktif utama dalam guggul (Commiphora wightii) dan bagaimana mekanisme kerjanya?
Guggul mengandung resin yang kaya akan guggulsteron (E- dan Z-guggulsteron), serta minyak atsiri, lignan, dan flavonoid. Guggulsteron bekerja sebagai antagonis reseptor farnesoid X (FXR) dan agonis reseptor tiroid beta, yang berkontribusi pada penurunan kolesterol dan stimulasi metabolisme lipid. Sumber: Cui et al., 2003, Journal of Natural Products; Urizar et al., 2002, Science
Bagaimana dosis harian yang dianjurkan untuk konsumsi guggul sebagai suplemen penurun kolesterol?
Dosis harian guggul yang umum digunakan dalam penelitian klinis adalah 500–1000 mg ekstrak resin standar (mengandung 2,5–5% guggulsteron) dua kali sehari. Namun, dosis optimal belum ditetapkan secara resmi oleh BPOM atau FDA, dan penggunaan sebaiknya dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan. Sumber: Szapary et al., 2003, Annals of Internal Medicine
Apa efek samping yang mungkin terjadi dari penggunaan guggul dalam jangka panjang?
Efek samping yang dilaporkan meliputi gangguan pencernaan (mual, diare, sakit perut), sakit kepala, dan ruam kulit. Penggunaan dosis tinggi dapat menyebabkan hipotiroidisme subklinis karena efek anti-tiroid. Interaksi dengan obat antikoagulan (warfarin) juga perlu diwaspadai. Sumber: Ulbright & Gensler, 2004, Journal of Herbal Pharmacotherapy; Togni et al., 2012, Phytotherapy Research
Apakah guggul aman digunakan untuk ibu hamil, ibu menyusui, atau anak-anak?
Keamanan guggul pada ibu hamil dan menyusui belum diteliti secara memadai. Guggulsteron dapat memiliki efek stimulasi pada uterus, sehingga dikontraindikasikan selama kehamilan. Pada anak-anak, data klinis terbatas; penggunaan hanya boleh di bawah pengawasan dokter. Sumber: Ernst, 2002, British Journal of Clinical Pharmacology; Mills & Bone, 2000, Principles and Practice of Phytotherapy
Apakah guggul dapat berinteraksi dengan obat-obatan modern?
Ya, guggul dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan (warfarin) karena meningkatkan risiko perdarahan, serta dengan obat tiroid karena efek antagonis tiroid. Juga dapat mempengaruhi metabolisme obat yang dimetabolisme oleh enzim CYP3A4, seperti statin. Konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan bersamaan. Sumber: Izzo & Ernst, 2009, British Journal of Clinical Pharmacology; Hermann & von Richter, 2012, Clinical Pharmacokinetics
Bagaimana cara pemilihan dan penyimpanan suplemen guggul yang baik untuk menjaga kualitas?
Pilih produk yang terstandarisasi kandungan guggulsteron (minimal 2,5%) dan bersertifikat BPOM atau pihak berwenang. Simpan dalam wadah kedap udara, terlindung dari cahaya langsung, pada suhu ruangan (15–25°C). Hindari paparan kelembaban. Sumber: WHO, 2007, WHO Monographs on Selected Medicinal Plants; BPOM RI, 2021, Pedoman Suplemen Herbal
Apakah guggul efektif untuk menurunkan berat badan selain menurunkan kolesterol?
Beberapa studi menunjukkan guggul dapat meningkatkan metabolisme lipid dan termogenesis, namun bukti klinis untuk penurunan berat badan masih terbatas dan tidak konsisten. Efek utama guggul lebih terfokus pada profil lipid, bukan penurunan massa tubuh secara signifikan. Sumber: Szapary et al., 2003, Annals of Internal Medicine; Ulbright & Gensler, 2004, Journal of Herbal Pharmacotherapy
Apakah ada kontraindikasi absolut dalam penggunaan guggul?
Kontraindikasi absolut meliputi kehamilan (karena efek stimulasi uterus), gangguan tiroid yang tidak terkontrol, penyakit hati aktif, dan penggunaan bersamaan dengan obat antikoagulan atau obat tiroid tanpa pengawasan dokter. Sumber: Mills & Bone, 2000, Principles and Practice of Phytotherapy; Hermann & von Richter, 2012, Clinical Pharmacokinetics

Daun Cakaran

Boerhavia diffusa

Shankhpushpi

Convolvulus pluricaulis

Cari: