Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Penggunaan Guggul (Commiphora wightii) untuk Perbaikan Profil Lipid pada Pasien Hiperlipidemia: Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji klinis acak dengan total 1.012 partisipan (usia 35–65 tahun) dengan hiperlipidemia.
    Dosis/Durasi:
    50–100 mg gugulsteron per hari dalam 2–3 dosis terbagi selama 8–24 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi guggul signifikan menurunkan kolesterol total dan LDL dibandingkan plasebo. Tidak ada peningkatan signifikan pada trigliserida atau HDL, dan efeknya bergantung pada dosis.
  2. Tinjauan Sistematis Aktivitas Anti-Inflamasi dan Antioksidan Guggul (Commiphora wightii) pada Penyakit Radang

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    32 studi (in vitro, in vivo, dan uji klinis) yang mengevaluasi efek anti-inflamasi.
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi; pada uji klinis: 500 mg ekstrak dua kali sehari selama 4–12 minggu.
    Temuan:
    Gugulsteron menghambat jalur NF-κB dan menurunkan sitokin proinflamasi seperti TNF-α, IL-6, dan IL-1β. Tinjauan ini mendukung penggunaan guggul sebagai terapi adjuvan pada penyakit inflamasi.
  3. Efektivitas Ekstrak Commiphora wightii (Guggul) terhadap Nyeri dan Fungsi Sendi pada Pasien Osteoartritis Lutut: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    90 pasien osteoartritis lutut ringan-sedang (Kellgren-Lawrence II–III), usia 45–75 tahun.
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak Commiphora wightii standar 500 mg (mengandung 25 mg gugulsteron) dua kali sehari selama 12 minggu.
    Temuan:
    Setelah 12 minggu, kelompok guggul menunjukkan penurunan skor WOMAC nyeri dan kekakuan yang lebih besar daripada plasebo. Efeknya setara dengan NSAID dosis rendah tetapi dengan tolerabilitas gastrointestinal yang lebih baik.
  4. Pengaruh Suplementasi Guggulsterone terhadap Glukosa Darah dan Profil Lipid pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    74 pasien diabetes tipe 2 yang terkontrol dengan metformin (HbA1c 7–9%), usia 40–65 tahun.
    Dosis/Durasi:
    Guggulsterone 10 mg tiga kali sehari (total 30 mg/hari) selama 16 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi guggulsterone selama 16 minggu menurunkan HbA1c dan kolesterol LDL secara signifikan dibandingkan plasebo. Kadar insulin puasa tidak berubah, tetapi indeks HOMA-IR membaik.
  5. Efek Guggul (Commiphora wightii) terhadap Berat Badan, Lingkar Pinggang, dan Profil Lemak pada Dewasa Overweight: Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    120 orang dewasa overweight/obesitas (BMI 25–34,9 kg/m²) tanpa komorbid mayor.
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak guggul standar 500 mg dua kali sehari (25 mg gugulsteron per dosis) selama 24 minggu.
    Temuan:
    Guggul menghasilkan penurunan berat badan 1,8 kg dan lingkar pinggang 2,1 cm lebih besar daripada plasebo setelah 24 minggu. Kadar trigliserida menurun, tetapi LDL tidak berbeda signifikan.
  6. Guggulsterone pada Sindrom Metabolik: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Uji Klinis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    11 uji klinis acak dengan total 980 partisipan yang memenuhi kriteria sindrom metabolik.
    Dosis/Durasi:
    Dosis gugulsteron 20–100 mg/hari dalam 2–3 dosis; durasi 8–24 minggu.
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan perbaikan signifikan pada gula darah puasa dan tekanan darah sistolik. Efek pada profil lipid dan lingkar pinggang bersifat heterogen, menekankan perlunya standarisasi ekstrak.
  7. Efek Guggul (Commiphora wightii) terhadap Enzim Hati dan Penanda Inflamasi pada Pasien Penyakit Hati Berlemak Non-Alkoholik: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    66 pasien NAFLD (perlemakan hati pada ultrasonografi) dengan ALAT meningkat, usia 30–60 tahun.
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak guggul 500 mg dua kali sehari (mengandung 50 mg gugulsteron) selama 12 minggu.
    Temuan:
    Pemberian guggul selama 12 minggu menurunkan kadar ALAT dan penanda inflamasi hs-CRP serta TNF-α secara signifikan. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan pada penelitian ini.

Advertisement


Cari: