Sampel:
32 studi (in vitro, in vivo, dan uji klinis) yang mengevaluasi efek anti-inflamasi.
Dosis/Durasi:
Dosis bervariasi; pada uji klinis: 500 mg ekstrak dua kali sehari selama 4–12 minggu.
Temuan:
Gugulsteron menghambat jalur NF-κB dan menurunkan sitokin proinflamasi seperti TNF-α, IL-6, dan IL-1β. Tinjauan ini mendukung penggunaan guggul sebagai terapi adjuvan pada penyakit inflamasi.